BMW Berencana Hadirkan MPV Kompak Hybrid Bertenaga 270 Hp

12/08/2021

Mobil baru

3 menit

Share this post:
Generasi selanjutnya dari MPV kompak BMW Seri 2 Active Tourer dikabarkan akan memiliki desain baru dengan peningkatan tenaga hingga 270 daya kuda.

BMW Seri 2 Active Tourer generasi berikutnya dijadwalkan akan diluncurkan tahun 2022. Saat diluncurkan nanti dikabarkan MPV kompak tersebut akan memiliki desain baru dan peningkatan powertrain.

>>> BMW i4 M50 Jadi Safety Car Balap Motor Listrik MotoE

Gambar menunjukan BMW

Spy shoot bocoran tampilan BMW 230xe Active Tourer 2022

Dibekali dengan Tenaga 270 Daya Kuda

Laporan tersebut datang dari BMWblog yang paling menarik dari kabar tersebut yakni salah satunya BMW 230xe Active Tourer akan menjadi plug-in hybrid paling bertenaga pada model dengan kode U06 tersebut. Saat ini tempat itu diambil oleh BMW 225xe yang menggunakan mesin 1,5 liter tiga silinder yang dipasangkan dengan motor listrik kecil. Total tenaga yang dihasilkan mencapai 224 tenaga kuda.

BMW 230xe Active Tourer baru kemungkinan akan menggunakan kombinasi mesin 2.0 liter turbocharged empat silinder yang dipasangkan lagi dengan motor listrik. Berbeda dengan tenaga sebelumnya tenaga baru yang dihasilkan dikabarkan menapai 270 tenaga kuda. Dan meskipun model Active Tourer saat ini terkadang terasa tidak cukup cepat, powertrain baru ini akan membuat minivan premium lebih menyenangkan untuk dikendarai bersama keluarga.

>>> BMW M3 dan M4 Coupe Competition Dirilis, Harganya Tembus Rp 2,6 Miliar

Gambar menunjukan BMW

Tampilan BMW Seri 2 Active Tourer dengan kode F45

Kabin yang Lebih Luas

Selain mesin baru dikatakan juga MPV kompak itu sepenuhnya diubah dengan ruang kabin yang lebih luas, fleksibilitas tambahan, opsi powertrain baru yang berada di platform FAAR generasi berikutnya dan teknologi digital terbaru. MPV kompak baru ini juga akan menerima kode internal U06, dengan huruf "U" yang kemungkinan menunjukkan "Unter" seperti di Unterklasse (UKL, platform FWD generasi pertama), atau "Kelas kelas bawah" dalam bahasa Jerman.

Skema penamaan kode U06 juga akan menelurkan model lain yang didukung oleh sasis FAAR, seperti generasi ketiga X1 (U11), diharapkan untuk tiba pertengahan 2022 dan model MINI masa depan. Melihat spyshot terbaru, bersama dengan bocoran sebelumnya dari U06, bisa disimpulkan bahwa 2 Series Active Tourer yang akan datang kemungkinan akan bertambah besar.

Beberapa sentimeter akan ditambahkan untuk panjang dan lebar mobil, sedangkan tinggi U06 pada dasarnya harus tetap pada level model dengan kode F45 saat ini. Van berukuran kompak ini akan menerima desain eksterior yang serba baru, dibedakan dengan lampu depan yang ramping dan gril depan berukuran besar. 

Sementara itu di bagian belakang, lampu belakang MPV kompak itu juga akan menjadi lebih elegan dan berbentuk ramping, menampilkan grafis bagian dalam dengan aksel huruf L yang khas. Seri 2 Active Tourer baru juga akan mendapatkan kaca spion luar yang lebih besar yang langsung menempel di pintu depan.

>>> 10.000 Unit Mobil BMW Jadi Korban Krisis Chip Semikonduktor

Rahmat menjadi jurnalis otomotif media daring sejak 2014 silam. Tercatat Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019 hingga saat ini. 

Lulusan jurusan Sastra Indonesia ini sejak awal kuliah memang bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sebelum berkiprah di media yang berfokus di Industri otomotif, Rahmat terlebih dulu menulis untuk sebuah majalah sebuah media lokal di Kota Tangerang Selatan.

Setelah setahun lamanya menulis untuk sebuah majalah lokal akhirnya ia berpindah menulis untuk sebuah media daring otomotif. Tepatnya di tahun 2014 ia mulai menulis berkaitan dengan industri otomotif nasional dalam dan juga luar negeri. 

Setelah lulus kuliah di tahun 2017 ia memutuskan untuk keluar dari dunia kewartawanan yang selama ini menghidupinya. Ia mencoba peruntungan dunia marketing mobil bekas. Tak lama berselang ia mencoba peruntungan bekerja di Cintamobil.com pada posisi yang sama. Tak lama setelah itu Rahmat dipindahkan ke tim redaksi Cintamobil.com

Orang bijak pernah berkata rumah bukan sebuah tempat, melainkan perasaan. Sejauh manapun Anda melangkah rumah adalah tempat untuk kembali. Kira-kira seperti itulah yang menggambarkan nasib Rahmat yang akhirnya bisa kembali ke dunia penulisan. 

 
back to top