Bila Meluncur di Indonesia, Hyundai Creta Butuh Modal Ini Biar Sukses

14/09/2021

Mobil baru

4 menit

Share this post:
Hyundai Creta dikabarkan bakal segera meluncur di Indonesia. Tentunya untuk bisa sukses, Hyundai Creta butuh 'modal' agar bisa bersaing dengan para rival.

Segmen SUV murah tampaknya bakal semakin menarik. Kali ini giliran pabrikan asal Korea Selatan, Hyundai yang dikabarkan akan mengikuti persaingan di segmen tersebut dengan merilis model barunya Creta. Namun kabar ini masih simpang siur dan belum bisa dipastikan kebenarannya. 

Beberapa waktu lalu seorang sumber mengatakan bahwa pabrik Hyundai yang tengah dibangun di Cikarang akan memproduksi sejumlah model dan Creta termasuk salah satunya. Sejatinya, kabar kehadiran Hyundai Creta di Indonesia sebenarnya sudah mencuat ketika sebuah mobil menyerupai Low SUV lima penumpang dengan kondisi tertutup kamuflase itu tertangkap kamera tengah dites di jalan. 

Gambar Spyshoot Hyundai Creta 2021

Mobil yang diduga Hyundai Creta tengah melakoni tes di jalanan Indonesia

>>> Hyundai Buka Suara Soal Isu Kehadiran Stargazer dan Creta di Indonesia

Hyundai Creta Tertangkap Kamera Lakoni Tes di Jalanan Indonesia

Kemudian setahun setelahnya mobil yang diduga Hyundai Creta kembali terlihat tengah melakoni tes jalan di kawasan rest area Jakarta-Surabaya. Pengetesan memang penting bagi mobil sebelum akhirnya bisa benar-benar meluncur di Indonesia. Kalaupun nanti jadi diluncurkan di Indonesia, serangkaian tes tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa mobil sudah cocok dengan kondisi jalanan Tanah Air. 

Selain cocok dengan kondisi jalanan Indonesia, setidaknya Hyundai Creta juga harus memiliki modal lain yang sekaligus menjadi strategi untuk melawan rivalnya di Indonesia. Seperti diketahui bersama, segmen yang bakal diisi Creta ini cukup berat. Bila melihat spesifikasi mesin Creta di India, salah satunya yakni berkapasitas 1.497 cc, maka Creta akan berhadapan langsung dengan Honda HR-V yang sama-sama mengusung konfigurasi lima penumpang. 

Hyundai Creta

Creta sudah ditunggu para rivalnya

Kemudian kalau Creta hadir dengan mesin serupa namun mengusung konfigurasi tujuh penumpang, pastinya sudah dinanti oleh duet Toyota Rush dan Daihatsu Terios. Belum lagi deretan Low SUV menggendong mesin tiga silinder turbo berkapasitas 1.000 cc, pastinya membuat persaingan makin berat. Tercatat sudah ada lima mobil di segmen Low SUV 'murah' itu mulai dari KIA Sonet, Nissan Magnite, Toyota Raize, Daihatsu Rocky, dan yang teranyar Renault Kiger. 

Harus Irit

dua mobil Hyundai Creta 2021 berwarna hitam dan merah

Keiritan bisa menjadi daya tarik bagi Creta kalau diluncurkan di Indonesia

Apapun pilihan mesinnya, setidaknya Hyundai Creta harus bisa menyajikan keiritan. Tak bisa dipungkiri, faktor irit masih menjadi bahan pertimbangan sebelum orang Indonesia membeli mobil. Keiritan ini juga penting bagi Creta lantaran akan berpengaruh terhadap pengenaan tarif PPnBM berbasis emisi. Semakin irit penggunaan bahan bakar sekaligus menghasilkan gas buang minim, tarif PPnBM yang akan dikenakan pada suatu mobil akan lebih rendah. 

Kalau irit sudah hal lain yang tak kalah penting adalah harganya. Setidaknya Hyundai harus benar-benar mendalami deretan harga Low SUV di Indonesia agar nantinya jika Creta jadi diluncurkan bisa tepat sasaran. Harga ini juga ditopang dari tarif PPnBM yang dikenakan pada suatu mobil. 

>>> Hyundai Staria Sudah Mulai Banyak Diburu Orang Indonesia

Harga Jual Bersaing

Setidaknya harga Creta harus bisa di antara kemampuan rata-rata orang Indonesia, tepatnya di kisaran Rp 200-300 jutaan. Ya, mobil di segmen ini cukup banyak diminati. Untuk bisa mengambil porsi tersebut, harga Hyundai Creta sebaiknya tak lebih dari Rp 300 juta. Sekadar gambaran, di India harga Creta paling murah dibanderol di kisaran Rp 200 jutaan hingga versi termahalnya di atas Rp 300 juta. 

Hyundai Creta

Creta harus punya harga bersaing

Maka dari itu, bila Creta memiliki mesin irit dan mampu mengeluarkan emisi gas buang sedikit bisa jadi harganya lebih murah. Terlebih bila Creta benar-benar diproduksi di Indonesia, harga jualnya mungkin bisa lebih bersaing dengan para rivalnya. 

Fitur Canggih

Tak lupa fiturnya juga harus canggih. Semakin ke sini, masyarakat Indonesia kian melek fitur mobil yang dapat menghadirkan rasa aman dan nyaman ketika berkendara. Di India, Hyundai Creta dibekali Vehicle Stability Management, Electronic Stability Control, Hill Assist Control, Driver rear view monitor, Rear Parking Camera with Dynamic Guidelines, Rear Parking Sensor, Electro Chromic Mirror, Speed Alert System, Lane Change Indicator, Lane Change Indicator Flash Adjusment, Emergency Stop Signal, dan Airbag. Kalau diperhatikan, fitur ini sudah cukup pas disematkan pada Hyundai Creta di Indonesia. 

Hyundai Creta

Tampilan interior Creta

Sayang bagi Anda yang sudah kepincut tampilan Creta masih harus sedikit bersabar. Pasalnya, PT Hyundai Motors Indonesia masih enggan buka suara mengenai produk barunya itu. Hyundai kini memusatkan perhatian terhadap sejumlah produk yang sudah lebih dulu dijual di Indonesia. 

>>> 4 Mobil Baru Hyundai Siap Ramaikan Jalanan di Tanah Air

Menjadi jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016 dan telah memiliki ragam pengalaman menguji mobil hingga mengunjungi pameran otomotif tingkat dunia. Bergabung sebagai Editor di Cintamobil sejak tahun 2020.

Lulusan Universitas Trisakti ini mengawali karir sebagai jurnalis di kanal ekonomi di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2015. Kemudian pada tahun 2016, dipercaya untuk mengisi kanal otomotif. Sebagai jurnalis di bidang otomotif, tentu dituntut untuk mengetahui ragam informasi yang berkaitan dengan mobil, motor, hingga lalu lintas kendaraan. Pun demikian dengan aturan lalu lintas yang berlaku saat ini. 

Tidak cuma memiliki pengetahuan soal industri otomotif Tanah Air, bekerja di media mainstream artinya dituntut juga untuk menyajikan berita secara cepat dan akurat. 

Dengan kemampuan yang dimiliki, sejak saat itu pula mulai dipercaya untuk mengetes ragam mobil baru di Indonesia maupun luar negeri. Adapun ragam mobil yang pernah dicoba antara lain di kelas LCGC, Low MPV, SUV, mobil listrik murni hingga Supercar sekelas Ferrari.

Tak cuma itu, aneka pameran otomotif berskala nasional dan internasional di berbagai negara juga telah dihadirinya. Pada tahun 2020, memutuskan untuk bergabung dengan Cintamobil.com sebagai Editor.

Experience

  • Tokyo Auto Salon 2019
  • Geneva International Motor Show 2017
  • GIIAS 2016, 2017, 2018, 2019
  • IIMS 2017, 2018, 2019
  • IMOS 2016, 2018
 
back to top