Begini Cara Kerja VFC Power Steering Fortuner Dan Hilux Baru

11/06/2020

Mobil baru

3 menit

Share this post:
Begini Cara Kerja VFC Power Steering Fortuner Dan Hilux Baru
Toyota Fortuner dan Hilux baru sudah dilengkapi dengan VFC (Variable Flow Control) di kemudinya, begini cara kerja VFC power steering Fortuner dan Hilux anyar..

Toyota Fortuner dan Toyota Hilux facelift baru saja diluncurkan di Thailand minggu lalu. Kedua produk International Innovative Multi-purpose Vehicle (IMV) Toyota ini selain tampil dengan desain yang lebih garang, juga terdapat beberapa ubahan minor yang diklaim mampu untuk meningkatkan kualitas pengendaraan. Salah satunya dengan mengaplikasikan VFC (Variable Flow Control) di power steeringnya. Kali ini Cintamobil.com akan membahas tentang cara kerja VFC power steering-nya.

Cara Kerja VFC

Gambar menunjukkan power steering hidrolik pada setir

Power steering bertugas memperlancar putaran setir

Cara kerja VFC pada sistem power steering adalah dengan mendeteksi speed (kecepatan) pada kendaraan. Sederhananya sistem ini mampu menyesuaikan diri dengan kecepatan kendaraan. Saat kecepatan mobil rendah, power steering membuat putaran setir lebih enteng untuk membantu kelincahan dan kemudahan saat parkir. Sebaliknya, ketika kecepatan tinggi, power steering membuat putaran kemudi lebih berat agar lebih aman dalam pengendalian.

Gambar menunjukkan Variable Flow Control Power Steering

Katup VFC berfungsi membuka dan menutup aliran oli power steering

Nah, VFC ini membuat sinyal khusus yang berkaitan dengan kecepatan kendaraan. Alhasil VFC dapat digunakan untuk membuat aliran membuka dan menutup untuk minyak atau oli power steering (Toyota Hilux dan Toyota Fortuner facelift masih mengandalkan power steering model hidrolik). Saat kecepatan rendah, katup atau valve-nya dibuka lebih besar, dan begitu pula sebaliknya. Tentunya besar aliran juga ditentukan oleh berapa besar derajat kita putar steering wheel-nya.

Power Steering Hidrolik Lebih Kuat Dari EPS

Toyota Fortuner dan Toyota Hilux Facelift Resmi Meluncur di Thailand

Fortuner maupun Hilux baru masih setia dengan power steering hidrolik

Sebagai informasi power model hidrolik itu paling kuat, bahkan bila dibandingkan dengan Electronic Power Steering (EPS) dan biaya perbaikannya enggak terlalu mahal jika terjadi kerusakan. Seperti halnya SUV bongsor Toyota lainnya, semisal Toyota Land Cruiser, Toyota Prado atau Toyota Hilux Surf yang memiliki keungguilan untuk digunakan di medan off-road, masih menggunakan power steering model hidrolik semua.

Foto tampilan samping Toyota Hilux 2.4 V AT 2015

Saat di medan off-road kehandalan power steering hidrolik sudah terbukti

Disamping itu power steering model hidrolik akan sangat membantu sistem kemudi saat membutuhkan putaran (tenaga) steering yang kuat. Terutama saat sedang di trek off-road yang lumayan berat. Apalagi jika terjebak ditrek berlumpur dalam, kekuatan power steering sangat dibutuhkan agar pengemudi dapat mengarahkan setir dengan benar untuk keluar dari handicap. Jadi begitulah cara kerja VFC di sistem power steering pada Toyota Fortuner dan Toyota Hilux baru.

>>> Ingin beli Toyota Fortuner bekas? Klik di sini

Share this post:
Penulis
Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif pada 2014, setahun kemudian Arfian menjadi test driver di sebuah tabloid otomotif nasional. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2018, Kini ia menjadi Managing Editor Cintamobil.com
 
back to top