Bedah Teknologi Mesin All New Toyota Harrier 2020

15/04/2020

Mobil baru

5 menit

Share this post:
Bedah Teknologi Mesin All New Toyota Harrier 2020
Setelah 7 tahun akhirnya Toyota Harrier generasi keempat siap diperkenalkan ke publik, kini mari kita lakukan bedah teknologi mesin All New Toyota Harrier 2020

All New Toyota Harrier kini memasuki generasi keempat. Otomatis, banyak ubahan yang dilakukan mulai dari bodi hingga mesin. Tersedia dua jenis mesin yang akan dipasarkan di dunia, yakni varian hybrid dengan mesin 2.500 cc, dan bensin dengan mesin 2.000 cc. Pada artikel kali ini, kami akan lebih fokus terhadap teknologi mesin All New Harrier 2020 yang bermesin 2.000 cc.

Foto mesin M20A-FKS All New Harrier

Mari kita kupas kecanggihan teknologi mesin Toyota Harrier terbaru ini

Sebelum membahas teknologi mesinnya, mari sedikit melihat sejarah. Toyota Harrier bekas adalah SUV (Sport Utility Vehicle) yang sempat booming di Indonesia tahun 2000-an. Kala itu para IU (Importir Umum) berlomba-lomba memasukkan mobil ini dengan berbagai varian dan tipe ke Tanah Air. Dari mulai Toyota Harrier 240G, 300G, hingga Air-S yang full option. Sontak, Harrier sempat menjadi SUV andalan orang kaya lama alias kaum metropolis ibukota. Inilah kecanggihan teknologi mesin All New Toyota Harrier.

FLOW UDARA DIPERCEPAT

Gambar menunjukkan kerebahan katup mesin dynamic force Toyota

Posisi katup lebih rebah membuat aliran udara lebih lancar

Kembali ke pembahasan teknologinya, All New Toyota Harrier untuk mesin bensin 2.000 cc menggunakan konvigurasi 4 silinder berkode M20A-FKS, dengan teknologi Dynamic Force Direct Injection. Teknologi dynamic force engine intinya mempercepat aliran udara dengan mengatur kerebahan katup lebih rebah dari mesin konvensional. Derajat antar katup di mesin ini adalah 41 derajat, bandingkan dengan mesin konvensional yang berkisar antara 35-37 derajat.

Gambar menunjukkan mesin M15A Toyota Yaris 2020

Teknologi mesin Harrier generasi keempat ini mirip dengan mesin Yaris terbaru

Dengan mengatur ulang kemiringan katup, lubang katup, dudukan katup, posisi injektor, dan sebagainya, aliran udara masuk menjadi lebih lancar dan berputar cepat, tujuannya agar saat meledak, udara-bensin yang ada di dalam silinder cepat habis terbakar. Dengan pengaturan ulang kemiringan katup, lubang katup, sitting klep (dudukan katup) maka diharapkan aliran udara masuk menjadi lebih lancar, padat, dan berputar dengan cepat.

RESPON KATUP SECEPAT KILAT

Gambar menunjukkan teknologi VVT-iE Dynamic Force Engine Toyota

Angkatan katup jadi lebih cepat dan akurat dengan kontrol elektris

Kecepatan buka tutup katup juga disesuaikan, berkat penggunaan teknologi VVT-iE. VVT-iE lho ya, bukan VVT-i biasa yang mengandalkan tekanan oli. Kelebihan VVT-iE ini karena digerakkan menggunakan energi listrik, responnya jauh lebih cepat dan presisi. VVT-iE yang digerakkan listrik hanya butuh sepersekian detik sudah bisa aktif. Bandiingkan dengan VVT-i hidrolik yang membutuhkan waktu lebih lama, apalagi jika olinya kental.

PAKAI TEKNOLOGI BALAP

Gambar menunjukkan mesin TRD-8AR

Mesin kompetisi TRD-8AR juga mengadopsi sistem direct injection D-4S

Bukaan katup tadi juga dibantu sistem D-4S (Direct Injection 4-Stroke) anyar. Jadi mesin All New Harrier 2020 ini punya dua injektor terpisah. Pertama untuk injeksi langsung dan satu lagi ke port intake, sistem D-4S dapat mengatur injektor tersebut untuk menyemprotkan bahan bakar dengan tekanan tinggi ke kepala piston dan injektor port menyemprot ke intake secara bersamaan. Atau salah satu saja, misal menyemprot ke atas kepala piston saja, itu semua tergantung dari putaran mesin serta suhu dan parameter lainnya. Teknologi ini mirip dengan yang diusung mesin TRD-8AR di mobil kompetisi Toyota.

Gambar menunjukkan piston dynamic force engine

Piston didesain untuk mengurangi friksi

O ya, suhu mesin juga diatur agar tidak terbuang sia-sia dengan variable cooling system yang memanfaatkan motor driven water pump dan heated thermostat yang dengan cepat bekerja menjaga suhu mesin tetap optimal agar pembakaran yang dilakukan juga makin optimal. Apa teknologi mesin All New Harrier 2020 hanya sebatas itu? Tentu saja tidak. Piranti penggebuk kompresi alias piston juga diracik ulang. Pada bagian bawah ring piston (dinding piston), finishingnya dibuat sehalus kaca, tujuannya tentu untuk mengurangi gesekan.

Gambar menunjukkan tampilan belakang All New Toyota Harrier 2020

All New Toyota Harrier jadi efisien namun tetap bertenaga

Agar mengoptimalkan torsi yang dihasilkan, semua mesin Toyota yang mengusung teknologi dynamic force engine ini juga menggunakan desain long stroke (langkah piston lebih panjang dari penampang diameter piston). Dengan teknologi ini, udara dan bensin yang ada di dalam silinder akan lebih cepat habis terbakar. Semua itu dilakukan demi terciptanya perpaduan antara efisiensi dan performa. Maka tak heran, Toyota mengklaim teknologi mesin All New Toyota Harrier ini super efficient, tanpa meninggalkan performa yang tetap baik.

Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif pada 2014, setahun kemudian Arfian menjadi test driver di sebuah tabloid otomotif nasional. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2018, kini ia menjadi Head of Content di Cintamobil.com   About Arfian Lulusan kampus Trisakti angkatan 2009 ini sebe
 
back to top