Auto Shanghai 2021: Toyota Perkenalkan bZ4x Concept, Diproduksi 2022

19/04/2021

Mobil baru

4 menit

Share this post:
Toyota menjadi pusat pemberitaan di Auto Shanghai 2021, pabrikan Jepang itu memboyong bZ4x Concept, mobil konsep SUV EV yang akan diproduksi pertengahan 2022.

Meski terkesan terlambat, Toyota mulai serius menggarap kendaraan ramah lingkungan dengan menyiapkan setidaknya 15 unit EV sampai 2025 nanti. Tujuh di antaranya merupakan model bZ (Beyond Zero), salah satunya Toyota bZ4x Concept.

>>> IIMS 2021: Mobil Listrik Toyota Unjuk Gigi di Pameran IIMS

Proyek Toyobaru lainnya, mulai diproduksi 2022

Memang masih konsep, tapi Toyota bZ4x Concept yang mejeng di Auto Shanghai hari ini memiliki dimensi yang sama seperti RAV4. Menjadi model kedua hasil kolaborasi Toyobaru (Toyota-Subaru).

Tampilan samping Toyota bZ4x concept

bZ4x concept mengadopsi konsep e-TNGA dengan dimensi setara RAV4

Toyota bZ4x Concept mengambil basis platform e-TNGA dan akan launching dalam waktu dekat dengan model mulai diproduksi sekitar pertengahan 2022. Secara desain, Toyota memberi SUV elektriknya beberapa sentuhan mencolok.

Mulai dari Eksterior yang terlihat agresif dengan beberapa lekukan tajam dan aksen gloss black di beberapa bagian. Di bagian depan, Anda tidak akan menemukan grille berukuran besar lantaran digantikan kisi-kisi berukuran kecil. Kemudian ada panel hitam tipis yang menampung sensor mobil.

Panel tersebut diaput oleh lampu depan trapesium Daytime Running Light berbentuk L, dan serangkaian projectors, yang menyatu dengan fender yang diberi aksen hitam.

Dari sisi samping, mobil terlihat agresif dengan beberapa garis tegas, termasuk fender belakang besar yang juga dibuat hitam. Tapi bagian menariknya ada di belakang, dengan lampu model belakang yang memanjang di buritan memberi aksen dinamis dan modern.

>>> Mobil Listrik Pertama Subaru Akan Dikembangkan Bersama Toyota

Desain setir unik, spesifikasi masih disimpan rapat

Kesan futuristik Toyota bZ4x Concept berlanjut di dalam, dengan setir ala pesawat terbang yang dikombinasikan sistem steer-by-wire. Ini sekaligus menjadikannya sebagai model produksi pertama dengan konsep seperti ini (Tesla Model S Facelift punya setir sama, tapi masih memakai pengemudian mekanis).

Teknologi ini memberikan pengemudi kontrol lebih baik dengan menghilangkan gangguan dari permukaan jalanan tidak rata dan pengereman, yang memberikan respons lebih presisi terhadap kecepatan dan sudut setir mobil.

Desain interior Toyota bZ4x Concept

Toyota menggunakan konsep kemudi yang revolusioner di konsep SUV listriknya

Steer-by-wire juga memberi feeling yang berbeda dengan setir konvensional di mana pengemudi tidak perlu memindahkan tangannya di sekitar setir saat menikung.  Hal ini meningkatkan unsur kesenangan berkendara mobil.

Setir drop-top itu dipadukan instrument display yang diletakkan sedikit lebih tinggi, sedang konsol tengah dengan model waterfall menghadirkan layar infotainment yang dibuat berdiri, dan gear selector model rotary.

Tampilan belakang Toyota bZ4x Concept

Memanfaatkan kolaborasi Toyobatu, bZ4x Concept diklaim memiliki kemampuan off-road mumpuni

Platfom e-TNGA memberikan Toyota bZ4x Concept wheelbase yang panjang dipadukan overhang pendek, dan diklaim memiliki legroom setara dengan SUV lebih besar.  Mobil ini juga akan ditawarkan dengan sistem penggerak all-wheel drive dengan sepasang motor listrik di depan dan belakang. Untuk hal ini, Toyota mengklaim kolaborasi Toyobaru memastikan bZ4x memiliki kapabilitas off-road yang sangat mumpuni.

Belum ada detail lebih lanjut soal spesifikasi, dan juga range baterai, kemungkinan akan hadir saat versi produksi sudah siap meluncur. Namun, rumor mengatakan Toyota menyiapkan panel surya yang ditanam dalam mobil untuk menambah jarak tempuh baterai.

>>> Berita otomotif terbaru dari dalam dan luar negeri bisa Anda simak di sini

Bergabung di Cintamobil sejak 2019, Derry adalah seorang penyuka kecepatan tulen. Pengalaman di salah satu situs motorsport global membuatnya khatam soal dunia balap. Masih mengejar gelar Sarjana, Derry juga sering memacu adernalin dengan go-kart.
 
back to top