Audi Grandsphere Concept, Grand Tourer Listrik Bertenaga 710 HP

03/09/2021

Mobil baru

4 menit

Share this post:
Setelah Skysphere Concept, pabrikan Jerman ini kembali memperkenalkan mobil konsep Audi Grandsphere Concept, Grand Tourer listrik dengan tenaga 710 HP.

Audi Skysphere Concept diperkenalkan di halaman rumput Pebble Beach pada bulan Agustus. Skysphere menjadi mobil pertama yang menggunakan nomenklatur 'sphere' yang nampaknya akan dipertahankan Audi untuk mobil-mobil listrik konsep mereka.

Mobil tersebut tampil sebagai convertible 2-penumpang dengan powertrain motor listrik dan disebut memiliki kemampuan berkendara otonomi hingga Level 4. Kini, menjelang IAA Auto Show minggu depan di Munich, Audi mengungkapkan konsep sphere kedua bertajuk Audi Grandsphere.

Grand Tourer 4 Pintu

Gambar Audi Grandsphere Concept

Audi Grandsphere Concept tampil sebagai Grand Tourer 4 pintu bertenaga listrik

Jika Skysphere memiliki konfigurasi 2 penumpang dan 2 pintu dengan atap terbuka, Grandsphere memiliki konfigurasi 4 penumpang dan 4 pintu dengan siluet Grand Tourer yang khas.

>>> 2 Mobil dalam 1 Konsep Bernama Audi Skysphere

Sama seperti saudaranya, mobil ini dipamerkan untuk memperlihatkan teknologi mobil listrik serta kemampuan berkendara otonomi Level 4 dengan tampilan futuristik.

Secara tampilan, Audi menyebut Grandsphere sebagai 'jet pribadi jalanan'. Dan penggambaran tersebut terlihat pada desain eksterior yang ramping dan super panjang dari mobil ini yang bahkan mengalahkan panjang keseluruhan dari Audi A8. Audi Grandsphere memiliki panjang 5,4 meter, lebar 2 meter, dan memiliki wheelbase 3,2 meter.

Desain fasia depan secara samar-samar mirip dengan produk Audi saat ini, hal itu ditampilkan melalui grille singleframe yang khas. Namun di luar itu, desain mobil konsep ini hampir seluruhnya unik.

Gambar Fascia Audi Grandsphere

Grille hexagonal khas Audi dipadu dengan desain hiper futuristik

Lampu depan ramping berada di atas setiap sudut grille, kap mesin dan overhang depan pendek, serta profil samping berpadu menjadi bagian belakang mobil yang bergaya fastback dengan lampu tipis dan logo Audi berwarna merah.

>>> Laris Manis, Audi Cetak Rekor Penjualan Mobil Global

Beralih ke interior, Audi Grandsphere tampilan kabin mobil ini berbeda dengan jajaran produk Audi lain yang pernah kami lihat, kecuali Skysphere Concept.

Grandsphere menyambut Anda dengan kabin ultra-high-end yang memiliki ambient lighting khusus pengemudi. Pengaturan kursi pengemudi dan penumpang juga menyesuaikan secara otomatis, tergantung pada mode yang telah ditentukan, dan kabin menjadi dingin atau hangat sesuai dengan suhu yang diinginkan.

Bahan kelas atas seperti kayu, wol, aluminium, dan kaca memenuhi kabin. Anda tidak akan menemukan head unit pada mobil ini karena tampilan infotainment MMI diproyeksikan di atas permukaan kayu dasbor, menampilkan hal-hal seperti kontrol audio dan navigasi.

Gambar Audi Grandsphere Concept Interior

Tampilan interior bak pesawat luar angkasa

Dan ketika Anda berkemudi pada mode otonomi Level 4, setor dan pedal ditarik ke dalam bodi untuk pengalaman tanpa pengemudi sepenuhnya. Itu memungkinkan penumpang untuk memanfaatkan kulkas yang dipasang di konsol tengah, lengkap dengan dua gelas dan botol yang dirancang khusus untuk minuman.

Menggunakan Platform VW PPE

Audi Grandsphere Concept menggunakan naik platform PPE (Platform Premium Electric) milik Vokswagen Group yang juga digunakan oleh Audi E6 dan Q6 E-Tron dan Porsche Macan EV.

>>> Audi Marah saat Mobilnya Dipakai Banjir-banjiran oleh YouTuber

Grandsphere Concept menggunakan modul baterai 120 kWh, dan bila digabungkan dengan dua motor listriknya, mobil ini dapat menghasilkan tenaga hingga 710 HP dengan torsi 960 Nm. Jika diterjemahkan ke dalam performa akselerasi, Grandsphere Concept hanya membutuhkan waktu 4 detik untuk berakselerasi 0 - 100 km/jam.

Gambar Audi Grandsphere Concept

Sekali pengisian daya, Audi Grandsphere Concept dapat menempuh jarak 750 kilometer

Mobil ini diklaim dapat menempuh jarak 750 kilometer dalam sekali pengisian daya, dengan kemampuan untuk menambah jarak 300 km hanya dalam 10 menit berkat kemampuan baterai untuk mengisi daya kembali hingga 270 kW.

Mobil ini menggunakan sistem penggerak roda belakang (RWD) dan pengaturan suspensi udara adaptif. Suspensi tersebut dapat melakukan penyesuaian dalam hitungan milidetik untuk mengontrol pitch dan body roll.

Hal itu dapat dicapai dengan menggunakan kamera canggih di depan untuk memantau permukaan jalan dan melakukan penyesuaian secara proaktif, bergantung pada kondisi di depan.

Untuk saat ini, Audi Grandsphere hanyalah sebuah konsep. Tetapi, seperti Skysphere Concept, Audi mengatakan bahwa kedua kendaraan ini menjadi pratinjau masa depan mobil listrik dalam jajaran produk pabrikan asal Ingolstadt, Jerman ini.

>>> Harga mobil terbaru dan promo terbaik ada di sini

Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif di tahun 2017, Taufan mengisi berbagai posisi mulai dari reporter, test driver, dan host untuk salah satu portal berita otomotif nasional. Kini, Ia bergabung sebagai content writer di Cintamobil.com.

Taufan merupakan lulusan Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya. Lulus di tahun 2017, ia langsung mengejar passion dan ketertarikannya sebagai seorang jurnalis otomotif.

Tak butuh waktu lama, Taufan diterima bekerja di GridOto.com. GridOto.com merupakan kanal berita yang mengulas berbagai hal yang berkaitan dengan otomotif, dari mulai review dan test, berita dalam dan luar negeri, serta tips & trick sebagai panduan bagi para pengguna kendaraan bermotor.

Selama dua tahun bekerja di GridOto.com, Taufan diplot untuk menjadi jurnalis yang serba bisa. Dari mulai mengisi artikel news, tips & trick, test drive & review, menjadi host untuk kanal YouTube GridOto.com, hingga menjadi editor pengganti.

Mengunjungi berbagai pameran otomotif nasional dan internasional, menemui narasumber ATPM, dealer mobil bekas, hingga ke bengkel-bengkel spesialis sudah pernah ia jabani. Taufan pun kerap dipercaya menghadiri ajang media test drive untuk mencoba mobil-mobil baru. Dari LCGC seperti Datsun Go, hingga ke Supercar seperti McLaren 720S.

Di sela-sela pekerjaannya, Taufan adalah petrolhead tulen yang gemar mengoleksi mobil (baik dalam bentuk die cast atau mobil asli) dan mengikuti dunia motorsport roda empat. Hobi membacanya juga membuat Taufan memiliki pengetahuan yang cukup dalam terhadap sejarah dan perkembangan mobil di dunia.

Setelah dua tahun berkarya di GridOto.com, Taufan pun memutuskan untuk rehat di tahun 2019. Selama vakum menjadi jurnalis, ia sempat membuka bisnis detailing dan cuci mobil bersama dengan sahabatnya. Selama berbisnis, ia pun memperdalam pengetahuannya terhadap perawatan mobil.

Di tahun 2021, ia memutuskan untuk kembali ke industri yang ia cintai dengan bergabung di Cintamobil.com sebagai Content Writer. Anda akan banyak menemukan tulisan Taufan mengenai berita otomotif dalam dan luar negeri, tips & trick, ulasan teknis mengenai mobil, serta hal-hal yang berkaitan dengan dunia motorsport di website ini.

 
back to top