Arquus Scarabee, Kendaraan Militer Bertenaga Hybrid Pertama Buatan Prancis

15/07/2019

Mobil baru

4 menit

Setelah kejayaan Humvee tamat, banyak produsen kendaraan militer yang berlomba untuk menghadirkan kendaraan militer yang tangguh sekaligus efisien dan sebaguna. Salah satunya Arquus Defense yang baru saja memperkenalkan kendaraan militer ringan terbarunya, Scarabee

Kebutuhan akan sebuah kendaraan militer ringan serbaguna yang tangguh dan efisien, membuat produsen kendaraan militer berlomba-lomba dalam menghadirkan produk terbarunya yang semakin canggih. Salah satunya adalah produsen asal Prancis, Arquus Defense yang baru-baru ini memperkenalkan lini kendaraan militer ringan serbaguna terbaru yang diberi nama Scarabee. Nama Scarabee sendiri diambil dari sebuah kumbang yang memiliki ukuran cukup besar.

Foto Arquus Scarabee buatan Arquus Defense asal Prancis

Arquus Scarabee mampu memuat bobot hingga 1,8 ton dan memiliki kecepatan tertinggi hingga 120 km/jam di jalan aspal

>>> Artikel terkait lainnya:

Arquus Defense sendiri merupakan perusahaan militer yang sebelumnya bernama Renault Trucks Defense. Namun setelah diakuisisi oleh Volvo pada 2018 lalu, berubah nama menjadi Arquus Defense. Konsep awal dari Arquus Scarabee merupakan kendaraan intai militer ringan yang memiliki kemampuan mobilitas tinggi. Namun pada perkembangannya, Arquus Scarabee menjadi kendaraan militer ringan yang multi fungsi, mulai dari kendaraan intai ringan, kendaraan back-up militer hingga kendaraan militer dengan fungsi khusus, yakni dengan dilengkapi dengan persenjataan artileri ringan hingga sedang.

Foto penggerak empat roda dan four wheel steering Arquus Scarabee

Suspensi berpenggerak empat roda dan four wheel steering ini memiliki konstruksi yang kuat menahan ledakan ranjau dan mampu bertahan dengan berjalan hingga sejauh 13 kilometer

>>> Sedang cari mobil? Temukan daftarnya di sini

Karena dituntut memiliki mobilitas tinggi di segala medan, Arquus Scarabee dibekali dengan penggerak empat roda plus sistem kemudi pada roda depan dan belakang (four wheel steering), sehingga di beberapa kondisi, Arquus Scarabee memungkinkan untuk jalan menyamping atau berputar 360 derajat. Kombinasi dari penggerak all-wheel drive dan four wheel steering diklaim menjadi yang pertama diaplikasi pada kendaraan militer. Tak hanya itu, konstruksi kaki-kaki pun diperkuat untuk melintasi medan off-road hingga untuk menghadapi ledakan ranjau.

Foto senjata pada Arquus Scarabee

Pada sektor persenjataan, Arquus Scarabee bisa dipasang senjata mesin kaliber .50 hingga meriam anti tank berukuran 30 mm 

>>> Dapatkan berita mobil baru terlengkap lainnya hanya di sini

Terobosan keren lainnya adalah penggunakan sumber tenaga hybrid. Arquus Scarabee menggunakan mesin turbo diesel bertenaga 300 hp plus sebuah motor listrik bertenaga 103 hp. Keduanya diletakkan di bagian belakang mobil. Sementara dua buah baterai berteknologi li-ion diletakkan pada bagian bawah mobil. Kombinasi mesin turbo diesel dan motor listrik ini dipercaya mampu menghadirkan performa mumpuni untuk sebuah kendaraan militer dengan bobot 6,6 ton, namun juga efisien, sehingga berdampak pada jangkauan jelajah yang semakin luas, yakni mencapai 992 kilometer dalam sekali isi bahan bakar dan pengisian baterai.

Foto bagian wajah Arquus Scarabee

Pada bagian wajah dilengkapi dengan lampu LED, bullbar dan winch sebagai piranti recovery

Arquus Defense juga membekali beberapa pilihan level armor, mulai dari kepentingan sipil hingga spesifikasi yang mendekati kendaraan lapis baja khas militer. Kendaraan militer ini juga memiiki beberapa titik penguatan armor, seperti di bagian dek untuk melindungi baterai dan pada bagian belakang untuk melindungi mesin dan motor listrik. Menurut Arquus Defense, Scarabee kemungkinan besar akan diproduksi pada 2015 dan negara pemesan pertama adalah Prancis yang memesan sebanyak 730 unit.

>>> Berita otomotif terkini di Cintamobil.com

 
back to top