Alasan Toyota Agya Terbaru Tanpa Head Unit Audio Layar Sentuh

16/08/2017

Mobil baru
Alasan Toyota Agya Terbaru Tanpa Head Unit Audio Layar Sentuh
Ternyata bagian kabin Toyota New Agya belum menerapkan sistem hiburan layar sentuh, baik itu untuk tipe Agya 1.0 liter hingga 1.2 liter TRD.
Setir dan hasboard Toyota New Agya
Interior Toyota New Agya masih menggunakan 2Din bukan layar sentuh. 
Toyota New Agya menjadi daya tarik tersendiri di kelas mobil murah ramah lingkungan atau Low Cost Green Car (LCGC). Hal ini pula yang membuat mobil tersebut kini dibanderol mulai dari Rp 127,6 juta sampai Rp 151,9 juta. 

Dari sekian banyak ubahan yang terlihat menarik, ternyata bagian kabin Toyota New Agya belum menerapkan sistem hiburan layar sentuh, baik itu untuk tipe Agya 1.0 liter hingga 1.2 liter TRD. 

Lain halnya dengan sang saudara kembarnya, yakni Daihatsu New Ayla termewah versi Deluxe yang telah menggunakan 2DIN touchescreen audio. Tentunya tampilan ini menjadi sangat menarik. 

Menanggapi bagian ini, Product Knowledge PT Toyota Astra Motor (TAM), Tomy Hermansyah, ikut angkat bicara. Dia mengatakan, apa pun yang diaplikasikan pada Toyota New Agya bukan tanpa perhitungan, melainkan karena adanya keinginan dari konsumen. 

"Jadi kan emang itu based on survey-nya di customer-nya, dia yang penting bisa Bluetooth. Untuk touchscreen beberapa justru enggak ada yang suka, lebih suka yang biasa. Apalagi kalau dulu dia pakai mobil-mobil orang tuanya," ungkap Tomy saat ditemui beberapa waktu lalu. 
>>> Baca juga berita update tiap hari tentang pasar mobil 

Tomy menjelaskan, para konsumen yang berada di kelas LCGC rata-rata masih fungsional. Di mana sistem audio yang kerap digunakan, yakni radio, berfungsi dengan baik. Jika radio berfungsi, ujarnya, maka hal yang perlu diperhatikan adalah adanya fitur Bluetooth dan Aux. “Kalau touchscreen di Yaris misalnya, itu kan ada navigasi, mirroring itu baru terpakai, tapi kan speknya terlalu tinggi," dia menegaskan. 
>>> Baca juga review mobil Toyota Agya 
>>> Beli mobil Toyota Agya bekas  

 

 
back to top