Adu Spesifikasi Nissan Leaf vs Hyundai Ioniq, Siapa Lebih Unggul?

19/08/2021

Mobil baru

3 menit

Dengan diluncurkannya Nissan Leaf, Hyundai Ioniq mendapat rival sengit sebagai mobil listrik di kisaran Rp 600 juta. Mari kita adu spesifikasi keduanya.

PT Nissan Motor Distributor Indonesia (NMDI) baru saja meluncurkan Nissan Leaf pada Rabu, 18 Agustus 2021. Dengan banderol mulai dari Rp 649 juta, mobil ini akan berhadapan langsung dengan Hyundai Ioniq.

Ioniq diluncurkan pada tahun 2020 dan dibanderol dengan harga sedikit lebih terjangkau, yaitu mulai dari Rp 637 juta. Mari kita kesampingkan harga terlebih dahulu dan simak mobil mana yang lebih unggul dalam hal spesifikasi.

Dimensi

Hyundai Ioniq memiliki dimensi panjang keseluruhan 4.470 mm, lebar 1.820 mm, tinggi 1.475 mm, wheelbase 2.700 mm, serta ground clearance 150 mm.

Sedangkan Nissan Leaf memiliki dimensi panjang keseluruhan 4.480 mm, lebar 1.790 mm, dan tinggi 1.540 mm. Kebetulan, wheelbase dan ground clearance mobil ini sama dengan pesaingnya.

Gambar Hyundai Ioniq

Secara dimensi, Hyundai Ioniq ternyata tak berbeda jauh dengan Leaf

>>> Nissan Leaf Resmi Diluncurkan di Tanah Air, Harga Mulai Rp 649 Juta

Dari angka tersebut kita bisa melihat bahwa Leaf menawarkan panjang dan tinggi yang lebih besar, menandakan legroom dan headroom yang mungkin sedikit lebih lega bagi penumpangnya.

Lalu, dengan wheelbase serupa dan lebar yang lebih kecil, Leaf juga nampaknya sedikit lebih lincah dibanding pesaingnya untuk bermanuver di kepadatan lalu lintas perkotaan. Untuk sementara Ioniq harus kalah dalam urusan dimensi.

Powertrain

Sebagai Battery Electric Vehicle (BEV), keduanya digerakkan oleh powertrain berupa motor listrik yang didukung oleh tenaga dari baterai. Hyundai Ioniq menggunakan motor listrik Permanent Magnet Synchronous Motor yang memiliki tenaga 134 HP dengan torsi 295 Nm yang disalurkan ke roda depan (FWD).

>>> Hyundai Ioniq 5 Disebut Bakal Diproduksi di Cikarang

Sedangkan Nissan Leaf menggunakan motor listrik Synchronous Motor EM57 yang menghasilkan tenaga 148 HP dengan torsi 320 Nm yang juga disalurkan ke roda depan. Leaf unggul dalam hal tenaga dan torsi yang dihasilkan.

Gambar Nissan Leaf

Masalah tenaga, mobil listrik lansiran Nissan masih lebih unggul

Keunggulan tersebut juga diterjemahkan ke dalam akselerasi 0 - 100 km/jam. Leaf unggul jauh dengan catatan waktu 7,9 detik, sedangkan Ioniq hanya mampu mencatatkan waktu 9,9 detik. Selisih yang sangat impresif untuk dua mobil yang dari segi tenaga tidak terlampau jauh.

Untuk kapasitas baterai, Nissan Leaf menggunakan baterai 40 kWh yang bisa mengakomodasi jangkauan hingga 311 kilometer (NEDC) dalam satu kali pengisian daya penuh. Sedangkan Hyundai Ioniq menggunakan baterai 38 kWh, tetapi bisa mengakomodasi jarak tempuh hingga 373 kilometer (NEDC).

Kesimpulan

Jika melihat dari data-data tanpa merasakan langsung mobilnya, memang Nissan Leaf jauh lebih unggul dibanding sang rival. Baik itu dari segi dimensi maupun powertrain.

>>> Ini Alasan Nissan Baru Meluncurkan Leaf Setelah 2 Tahun Dianggurkan

Gambar Nissan Leaf vs Hyundai Ioniq

Nissan Leaf memenangkan duel spesifikasi dalam komparasi mobil listrik ini

Hyundai Ioniq memang masih unggul dalam hal jangkauan atau jarak tempuh, namun selisih 62 kilometer kami rasa tidak terlalu signifikan apabila mengingat akselerasi dari Leaf unggul sangat jauh. Keunggulan jarak tersebut masih belum bisa membawa Anda berkendara dari Jakarta ke Bandung yang memiliki jarak 150 kilometer.

Begitu pula dengan selisih harga keduanya yang hanya berbeda Rp 12 juta. Memang saat ini Hyundai Ioniq menjadi mobil listrik paling laku mengingat harganya yang paling terjangkau. Namun, kami rasa dengan segala keunggulan Leaf calon konsumen baru mungkin saja melirik ke arah Nissan.

Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif di tahun 2017, Taufan mengisi berbagai posisi mulai dari reporter, test driver, dan host untuk salah satu portal berita otomotif nasional. Kini, Ia bergabung sebagai content writer di Cintamobil.com.

Taufan merupakan lulusan Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya. Lulus di tahun 2017, ia langsung mengejar passion dan ketertarikannya sebagai seorang jurnalis otomotif.

Tak butuh waktu lama, Taufan diterima bekerja di GridOto.com. GridOto.com merupakan kanal berita yang mengulas berbagai hal yang berkaitan dengan otomotif, dari mulai review dan test, berita dalam dan luar negeri, serta tips & trick sebagai panduan bagi para pengguna kendaraan bermotor.

Selama dua tahun bekerja di GridOto.com, Taufan diplot untuk menjadi jurnalis yang serba bisa. Dari mulai mengisi artikel news, tips & trick, test drive & review, menjadi host untuk kanal YouTube GridOto.com, hingga menjadi editor pengganti.

Mengunjungi berbagai pameran otomotif nasional dan internasional, menemui narasumber ATPM, dealer mobil bekas, hingga ke bengkel-bengkel spesialis sudah pernah ia jabani. Taufan pun kerap dipercaya menghadiri ajang media test drive untuk mencoba mobil-mobil baru. Dari LCGC seperti Datsun Go, hingga ke Supercar seperti McLaren 720S.

Di sela-sela pekerjaannya, Taufan adalah petrolhead tulen yang gemar mengoleksi mobil (baik dalam bentuk die cast atau mobil asli) dan mengikuti dunia motorsport roda empat. Hobi membacanya juga membuat Taufan memiliki pengetahuan yang cukup dalam terhadap sejarah dan perkembangan mobil di dunia.

Setelah dua tahun berkarya di GridOto.com, Taufan pun memutuskan untuk rehat di tahun 2019. Selama vakum menjadi jurnalis, ia sempat membuka bisnis detailing dan cuci mobil bersama dengan sahabatnya. Selama berbisnis, ia pun memperdalam pengetahuannya terhadap perawatan mobil.

Di tahun 2021, ia memutuskan untuk kembali ke industri yang ia cintai dengan bergabung di Cintamobil.com sebagai Content Writer. Anda akan banyak menemukan tulisan Taufan mengenai berita otomotif dalam dan luar negeri, tips & trick, ulasan teknis mengenai mobil, serta hal-hal yang berkaitan dengan dunia motorsport di website ini.

 
back to top