Tips Terhindar Dari Mobil Bekas Bermasalah

15/09/2019
Membeli mobil bekas adalah salah satu solusi untuk Anda yang ingn membeli mobil impian namun belum mampu untuk model terbaru. Namun bila Anda tidak hati-hati, bisa saja tertipu dan mendapatkan mobil bekas bermasalah baik dari sisi teknis dan non-teknis. Nah, agar terhindar dari penjual yang nakal, berikut tips membeli mobil bekas yang aman.

1. Riwayat Mobil

Orang memfoto mobil keceakaan

Periksa riwayat mobil apakah pernah kecelakaan atau terkena banjir

Meskipun Anda membeli mobil secara online, bertemu langsung dengan penjual untuk melihat kondisi mobil adalah wajib. Saat bertemu, tanyakan secara detail riwayat mobil bekas yang dijual, apakah mobil pernah mengalami kecelakaan, terendam banjir, atau terlibat kasus. Tidak perlu khawatir dan merasa terlalu cerewet terhadap penjual. Bagaimanapun, Anda pasti ingin memiliki kendaraan dengan kondisi mesin dan performa prima meskipun yang dibeli adalah mobil bekas.

>>> Ternyata Ini Penyebab Iklan Mobil Bekas Sepi Peminat

2. Periksa Komponen

Bodi mobil alami baret halus

Cek kondisi mobil baik eksterior maupun interior

Hal kedua yang harus dilakukan saat membeli mobil bekas adalah dengan melakukan pengecekan kondisi komponen, mesin, dan bodi mobil. Meskipun penjual telah menjelaskan kondisinya secara detail, ada baiknya Anda memeriksa setiap bagian mobil secara cermat. Mobil bekas kecelakaan atau banjir yang sudah dipermak biasanya meninggalkan bekas seperti guratan pada bodi, warna cat yang belang, mesin karatan, hingga bunyi mobil yang lebih nyaring dari biasanya. Jika menemukan tanda-tanda semacam itu, lebih baik urungkan niat untuk membeli mobil bekas bermasalah.

>>> Promo mobil baru menarik ada disini

3. Menguji Fitur

Tombol power window untuk membuka jendela

Periksa kondisi fitur apakah masih berfungsi dengan normal atau tidak

Selain memeriksa mesin, lakukan juga pengujian fitur-fitur seperti lampu, wiper, pedal, tuas transmisi, klaskson, AC, dan power window. Tidak ketinggalan sistem audio, alarm, serta kontrol elektrik lainnya. Jika tidak mengerti soal otomotif, pastikan Anda mengajak kerabat atau teman yang mengerti soal ini. Minta mereka untuk melakukan uji kemampuan secara menyeluruh untuk memastikan apakah semua fitur berfungsi sesuai yang disampaikan penjual.

>>> Baca tips jual beli mobil lainnya di sini

4. Test Drive

Seseorang Mengemudi mobil

Lakukan test drive untuk memastikan mobil dalam kondisi baik

Test drive merupakan hal yang wajib dilakukan saat membeli mobil bekas baik secara online maupun offline. Pada saat test drive, kita bisa langsung merasakan performa mesin dan menemukan kejanggalan yang mungkin tidak ditemukan saat pemeriksaan mesin. Misal, dari suara dan getaran mesin, tarikan gas, rem, serta kopling kita bisa mengetahui apakah kondisi mobil sesuai dengan yang diungkapkan penjual. Untuk hasil yang lebih maksimal, ajak penjual mengendarai mobilnya melewati berbagai kondisi jalanan mulai dari jalan mulus, bergelombang, berbatu, hingga lewati polisi tidur.

>>> BPKB Anda Hilang, Inilah Cara Mengurusnya

5. Cek Fisik ke SAMSAT

BPKB dan STNK mobil

Bila perlu, cek fisik ke SAMSAT untuk memastikan bukan mobil bodong

Bila diperlukan, lakukan cek fisik ke SAMSAT. Tujuan cek fisik adalah untuk mengetahui apakah surat-surat mobil sesuai dengan nomor mesin dan terdaftar di SAMSAT setempat, agar kita terhindar dari membeli mobil bekas bermasalah hasil penipuan atau pencurian. Jika penjual menolak atau tidak memiliki waktu luang, ajak kerabat yang tahu cara melihat rangka mobil dan nomor mesin untuk menyamakannya dengan nomor yang tertera di BPKB. Anda juga bisa melakukan pemeriksaan melalui website SAMSAT untuk mengetahui apakah nomor polisi dan nama pemiliknya sudah terdaftar dan sesuai dengan datanya. Nah, kalau sudah membaca tips ini, semoga saja Anda terhindar dari mobil bekas bermasalah.

>>> Tips dan trik otomotif paling lengkap bisa Anda dapatkan di sini

Mahmudi Restyanto

Ulasan anda

Apakah artikel ini bermanfaat untuk Anda?
2

berita lain