TIPS BELI MOBIL BEKAS: Toyota Corolla Altis 10th Gen (2008-2013), Corolla Yang Modelnya Tak Lekang Dimakan Zaman

29/11/2018
Bagi Anda keluarga muda yang mempunyai uang Rp 150 hingga Rp 170 juta menginginkan mobil Sedan namun enggan membeli mobil baru dan lebih memilih mobil bekas, maka mobil inilah yang kami rekomendasikan untuk Anda.

Bila Anda ber-budget agak cekak, dan ingin mencari sedan yang modelnya tak lekang dimakan zaman, serta enak atawa cukup nyaman dikendarai dan lebih mementingkan kenyamanan penumpang atau keluarga yang Anda bawa, dan juga Anda agak kurang peduli dengan kesenangan mengemudi. Maka Toyota Corolla generasi ke-10 yang punya kode bodi E140 dan E150 adalah mobil yang paling tepat untuk Anda.

>>> Ternyata tahun 2018 ini adalah tahun kebangkitan Toyota Corolla, enggak percaya? Lihat disini

Tampak sebuah Toyota Corolla Altis 1.8 G berkode bodi E140

Toyota Corolla 1.8 G berkode bodi E140 pertama kali hadir di Indonesia pada tahun 2008

Toyota Corolla generasi ke-10 ini seolah ingin membalas dendam kesumat terhadap kemunculan Honda Civic generasi ke-8 yang punya kode bodi FD. Bagaimana tidak, sejak kemunculan Civic yang desain bodi maupun interiornya begitu revolusioner pada tahun 2006, hegemoni Toyota Corolla Altis yang saat itu masih menggunakan kode bodi E120 langsung kalah pamor dan meredup.

Tampak sebuah Toyota Corolla 1.8G CVT berkode bodi E150 tahun produksi 2010 hingga 2013

Bentuk yang lebih manis disajikan oleh Toyota Corolla E150 dan hadir di Indonesia pada tahun 2010

Pada generasi ke-10 ini juga lah, Toyota memperkenalkan pilihan jantung baru untuk Toyota Corolla Altis, yakni unit berjantung 2000 cc dengan menggunakan mesin berkode 3ZR-FE berkapasitas bersih 1986 cc, DOHC, dan dilengkapi dengan teknologi katup variabel yang lebih advance yakni Dual VVT-I. Mesin ini mampu menyemburkan tenaga hingga 150 daya kuda.

>>> Mengapa Toyota Corolla dinobatkan sebagai mobil paling laris didunia? Lihat jawabannya disini, dimulai dari daratan Eropa

Tampak dua buah Toyota Corrola E150 1800 cc dan 2000 cc

Toyota Corolla Altis berkode bodi E150 berkapasitas 2000 cc (kiri) dan 1800 cc (kanan)

Pada pertengahan tahun 2010 PT. Toyota Astra Motor memberikan penyegaran ke Altis generasi 10 ini dengan meluncurkan Corolla Altis yang menggunakan kode bodi E150. Perbedaan mendasar Altis generasi ini adalah lampu depannya kini lebih menyipit dan kap mesin yang digunakan lebih atletis. Tetap tersedia dua varian mesin yang tetap dilengkapi dengan girboks sejuta rasio alias CVT.

Tampak sebuah Toyota Corrola Altis 1.8 J 6 Speed MT

Bagi Anda pecinta transmisi manual, Toyota Corolla Altis juga menyediakan transmisi manual 6 percepatan

Lalu bagaimana langkah-langkah mengetahui lebih dalam Toyota Corolla yang modelnya tak lekang dimakan zaman ini? Simak pembahasan dari kami hanya di Cintamobil.com.

1. Bodi dan Tipe

Tampak sebuah Toyota Corolla Altis 1.8V CVT E140

Toyota Corolla Altis 1.8G AT hadir ke bumi Indonesia pertama kali pada tahun 2008

Toyota Corolla generasi ke-10 ini pertama kali menginjak bumi Indonesia pada tahun 2008, saat itu modelnya memang ber-ubah lebih baik dari pendahulunya yang sudah kelihatan sangat berumur karena belum kunjung ganti model sejak tahun 2001. Pada generasi ini pula Altis mendapat pilihan mesin 2000 cc, menemani varian 1800 cc-nya yang tetap menjadi andalan Toyota.

>>> Ini dia teknologi terbaru Toyota Corolla khusus untuk pasar China

Tampak sebuah Toyota Corolla Altis 2.0V CVT E140

Varian 2000 cc dengan tipe V langsung berhadapan dengan Honda Civic generasi ke-8

Cukup banyak fitur yang disematkan pada varian 2000 cc -nya apabila dibandingkan langsung dengan varian 1800 cc-nya. Antara lain transmisi dengan pilihan perpindahan gigi via setir, AC dengan climate control dual zone, setir 3 spoke yang jauh lebih sporti, lampu HID, emblem 2.0 V diburitan, jok kulit, serta peranti kontrol kestabilan. Pokoknya bila dibandingkan dengan rival terberatnya Civic, Altis ini menang secara fitur yang disajikan.

Toyota Corolla Altis E150 2011 berwarna hitam

Generasi dengan kode bodi E150 hadir ditahun 2010, sama-sama mengusung mesin 1800 cc dan 2000 cc

Sementara varian bermesin 1800 cc juga tidak kalah spesial, dengan mengusung varian G (menengah) dan J (terendah). Mesin bertenaga 140 dk dipadu dengan transmisi jenis CVT serta untuk transmisi manualnya menggunakan model 6 percepatan dengan rasio perbandingan rapat. Sehingga sangat asyik saat dioperasikan dijalanan, baik didalam kota maupun sesekali pelisir keluar kota.

>>> Ini pendapat kami mengenai Toyota Corolla Altis terbaru yang akan meluncur pada tahun 2019

Tampak sebuah interior Toyota Corolla Altis 2.0 V E150

Interior Toyota Corolla Altis 2.0 V lebih nyaman bila dibandingkan dengan pesaingnya

2. Mesin, Transmisi, dan Kaki-Kaki

Tampak sebuah mesin 3ZR-FE milik Toyota Corolla Altis 2.0 V

Kalau hanya dilihat dari cover luar mesin, kami yakin sulit bagi Anda membedakan mana mesin berkode 3ZR-FE dengan mesin 2ZR-FE

Seperti halnya mobil berlogo triple elips (Toyota, red) lainnya. Durabilitas adalah nilai jual utama bagi mobil-mobil keluaran Toyota. Tidak ada masalah berarti baik pada mesin 2000 cc yang berkode 3ZR-FE, dan juga mesin 1800 cc yang memiliki kode mesin 2ZR-FE. Yang terpenting perhatikan jadwal interval servis, dan juga jadwal ganti oli yang jangan sampai terlewat.

>>> Ini pendapat kami secara in depth mengenai mobil yang sedang Anda baca How To Buy-nya ini, Altis E150 2010

Tamoak tuas transmisi CVT milik Toyota Altis 2.0 V

Transmisi CVT yang digendong oleh Toyota Corolla Altis 2.0 V dan 1.8 G berkode bodi E150 sangat halus dan minim keluhan

Meski transmisi CVT itu tidak sekuat transmisi dengan torque converter biasa, namun jarang ditemui keluhan khusus pada transmisi mobil ini. Wajar saja, karena rata-rata Toyota menggunakan transmisi bikinan dari Aisin Warner yang sudah terkenal akan durabilitasnya. Sama seperti mesin, pengguna sebelumnya jangan sampai alpha dalam mengganti oli transmisi, dan gunakan oli transmisi khusus CVT.

Tampak sebuah tuas transmisi manual 6 percepatan yang digendong oleh Toyota Altis 1.8 J MT

Bagi Anda yang suka 'total control' Altis E150 juga menyediakan tipe 1.8 J bertransmisi manual 6 percepatan

Lalu bagaimana dengan kaki-kakinya? Seperti biasanya mobil dengan penggerak roda depan dan mesin depan laher roda, bushing, tie rod, dan ball joint harus menjadi perhatian utama. Selama pengguna sebelumnya menggunakan mobil dengan halus, dan enggak kasar, bisa dipastikan umur kaki-kaki sedan ini akan panjang. Apalagi Toyota dikenal dengan mobil dengan kaki-kaki badak.

>>> Nah, ini pendapat kami mengenai Toyota Corolla Altis 2017 yang ada di Indonesia, salah satu Altis terganteng yang pernah dijual disini

Tampak sebuah laher roda Toyota Corolla Altis E140 dan E150

Perhatikan laher roda depan, bushing, ball joint, dan arm saat inspeksi kaki-kaki Altis E140 dan E150 incaran Anda

3. Pajak, Rentang Harga, dan Biaya Perawatan

Tampak mekanik sedang membongkar kaki-kaki depan Toyota Altis E140

Mesin Toyota cenderung bandel, sehingga Anda bisa fokukan perbaikan ke kaki-kaki agar kenyamanan maksimum terus terjaga

Bagi Anda yang baru akan memelihara mobil dengan jenis sedan, kami harap Anda tidak kaget dengan pajak yang harus dibayarkan. Sama seperti Honda Civic pajaknya mobil ini enggak bisa dibilang murah, Anda harus mengeluarkan kocek sekitar Rp 4 hingga Rp 5 juta. Wajar saja, karena memang skema perpajakan di negara kita kurang berpihak pada mobil berjenis Sedan.

>>> Cek harga Toyota Altis terbaru disini

Tampak sebuah mobil Toyota Corolla Altis 1.8 G CVT berkode bodi E150

Jangan kaget saat hendak membayar pajaknya, karena di Indonesia sistem perpajakannya tidak ramah untuk mobil berjenis sedan

Untuk rentang harga, Toyota Corolla Altis kami bagi menjadi 2 bagian besar, yaitu dengan kode bodi E140 dan E150. Untuk Altis dengan kode bodi E140 bermesin 1800 cc harganya Anda bisa lihat disini, dan untuk yang bermesin 2000 cc harganya bisa dilihat di Cintamobil.com juga. Nah, untuk yang lebih baru yaitu berkode bodi E150 silahkan Anda lihat disini untuk Altis yang bermesin 1800 cc, dan disini untuk Altis yang menggendong unit 2000 cc.

Tampak sebuah Toyota Corolla Altis 2.0 V berkode bodi E140 dengan warna silver metalik

Selalu servis mobil Anda di bengkel resmi agar performa serta kehematan serta kualitas servis terus terjaga

Bagaimana dengan biaya perawatan? Jaringan dan purna jual Toyota di Indonesia, sudah tidak perlu Anda ragukan lagi. Mau Anda berkelana ke pelosok, hampir pasti jaringan purna jual Toyota siap melayani Anda. Namun, bagi Anda yang merasa keberatan dengan biaya perawatannya, Anda bisa juga mengunjungi bengkel umum yang paham akan mereparasi mesin maupun transmisi Corolla Altis generasi ke-10.

>>> Cek review mobil terbaru, terlengkap, dan dengan ulasan mendalam serta beda hanya di Cintamobil.com

Tampak belakang sebuah Toyota Corolla Altis 1.8 J 6 MT berkode bodi E140 warna silver

Desain buritan Toyota Corolla Altis tak lekang dimakan zaman

4. Kesimpulan

Foto Kesimpulan : Belilah Toyota Corolla Altis 1.8 G CVT berkode bodi E150

Belilah Toyota Corolla Altis bermesin 1800 cc dengan transmisi CVT 7 percepatan

So, Which Car Would You Buy? Dengan budget Rp 170 jutaan, memang banyak pilihan mobil yang dapat Anda pilih. Kami sangat menyarankan Anda memilih Toyota Corolla Altis tipe G tahun 2011 berkode bodi E150 dengan mesin 1800 cc yang menggandeng transmisi CVT. Mengapa? Karena dari segi tenaga dan kehematan, Toyota Corolla Altis 1.8G dapat memberikan hasil yang seimbang. Lalu, basis mesin 1800 cc dengan kode 2ZR-FE masih digunakan hingga Altis terkini (E170) bahkan Toyota C-HR. Terlebih model bodi E150 sudah jauh lebih segar dari E140.

>>> Baca juga tips dan trik mobil lainnya disini

Arfian Alamsyah

Ulasan anda

Apakah artikel ini bermanfaat untuk Anda?
6