Teknologi Knalpot Valvetronic: Suara Menggelegar Atau Senyap Hanya Dengan Sentuhan Tombol

22/08/2019
Teknologi knalpot valvetronic hadir bagi pemilik sports car atau super car yang ingin mengup-grade performa mobil mereka, namun tetap praktis dengan kemampuan mengatur kapan suara knalpot mereka bisa menggelegar atau senyap

Peningkatan tenaga lewat mengoptimalkan komponen gas buang atau knalpot aftermarket kerap menjadi solusi jitu yang ditempuh oleh pemilik mobil. Namun salah satu masalah yang kerap timbul dari aplikasi knalpot aftermarket adalah bisingnya suara knalpot. Hal tersebut semakin dikhawatirkan khususnya pengguna sports car hingga supercar yang telah mengup-grade knalpot mobil super mahal mereka dengan aplikasi knalpot aftermarket, yakni soal polusi suara yang mengganggu orang sekitar.

>>> Baca juga:

Foto knalpot valvetronic merek Akrapovic untuk Lamborghini Aventador

Teknologi knalpot valvetronic terlebih dahulu populer digunakan pada sportscar atau supercar

Maka dari itu, beberapa produsen knalpot aftermarket menawarkan teknologi valvetronic pada line-up knalpot aftermarket high-end mereka. Teknologi valvetronic pada knalpot bertujuan agar pemilik kendaraan dapat mengatur suara yang ditimbulkan oleh knalpot mereka. Jika mereka sedang di kawasan sensitif dengan suara knalpot bising seperti pada kawasan perumahan atau gedung parkir, pemilik mobil dengan knalpot valvetronic ini bisa mengatur suara knalpot mereka sehingga terdengar lebih senyap dan sopan. Namun ketika mereka juga bisa mengatur suara knalpot mereka jika ingin merasakan performa dan suara yang menggelegar.

>>> Ingin membeli mobil terbaru? Dapatkan daftarnya di sini

Foto katup valvetronic pada knalpot

Lewat katup valvetronic ini aliran gas buang bisa diatur melewati tabung resonator atau langsung dibuang sehingga menghasilkan suara menggelegar lewat tombol di remote

Pengaturan suara yang dihasilkan pada knalpot valvetronic ini menggunakan sebuah katup yang dipasangkan pada pipa knalpot. Katup ini dapat terbuka atau tertutup lewat mekanisme vakum atau motor elektris. Jika ingin suara knalpot yang sopan, maka katup pada knalpot akan tertutup, sehingga aliran gas buang akan dialirkan menuju resonator atau saringan. Namun jika ingin merasakan performa dan suara menggelegar, maka katup valvetronic ini akan terbuka. Sehingga, menghasilkan suara menggelegar layaknya knalpot dengan tahanan rendah atau bahkan free flow, lantaran aliran gas buang langsung disalurkan tanpa melewati tabung resonator.

>>> Tips jual beli mobil baru dan bekas bisa Anda dapatkan di sini

Foto satu set knalpot berteknolog valvetronic

Knalpot valvetronic juga menyediakan opsi material titanium alloy yang membuatnya semakin mahal

Kerennya, pengaturan suara knalpot lewat katup valvetronic ini bisa dilakukan hanya dengan sentuhan tombol pada remote. Sehingga sangat praktis dan mudah dalam pengoperasiannya. Namun sayang, knalpot aftermarket dengan teknologi valvetronic ini masih cukup mahal harganya. Contohnya saja knalpot valvetronic merek seperti IPE, Kreissieg, Eissenmann hingga Armytrix ditawarkan dengan harga mulai dari Rp 30 hingga 40 jutaan untuk mobil seperti VW Golf, MINI Cooper atau BMW Seri 2 dan 3 atau Mercedes-benz CLA series. Sementara untuk knalpot valvetronic untuk supercar seperti Nissan GT-R, Audi R8, beberapa model Ferrari, Porsche dan Lamborghini, harganya bisa menyentuh ratusan jutaan Rupiah! Harga selangit tersebut salah satunya dikarenakan penggunakan material eksotis seperti titanium berkualitas tinggi yang super ringan namun kuat dan tahan dengan suhu dan tekanan ekstrim.

>>> Artikel tips & trik lainnya di Cintamobil.com

Pratomo FJ

Ulasan anda

Apakah artikel ini bermanfaat untuk Anda?
1

berita lain