Pick Up Buatan China Juga Berani Lawan Jepang, Inilah Kelebihan Dan Kekurangan DFSK Super Cab 1.5L Gasoline 2017

10/10/2019

Jual beli

5 menit

Pick Up Buatan China Juga Berani Lawan Jepang, Inilah Kelebihan Dan Kekurangan DFSK Super Cab 1.5L Gasoline 2017
Siapa bilang segmen mobil niaga terutama mobil pick up hanya dikuasai pabrikan Jepang saja? Pabrikan asal China ini juga bertaji! Enggak percaya? mari kita simak apa saja kelebihan dan kekurangan DSFK Super Cab 1.5L Gasoline 2017

Kelebihan DFSK Super Cab 1.5L Gasoline 2017:

1. Kabin Lega

Gambar menunjukkan Kabin DFSK Super Cab 1.5L Gasoline 2017

Kabin lega menjadi salah satu kelebihan utama DFSK Super Cab dibanding rival

Kabin yang lega jelas menjadi salah satu kelebihan DFSK Super Cab 1.5L Gasoline 2017 ini dibandingkan dengan rival lainnya asal Jepang. Ruang kaki juga terasa lapang. Bahkan tester kami yang berpostur gemuk pun dapat duduk dengan nyaman di dalam kabin mobil ini.

>>> Ini dia 7 keuntungan mengandalkan DFSK Super Cab sebagai mobil operasional

2. Kapasitas Angkut Hingga 1,3 Ton

Gambar menunjukkan Tampilan belakang DFSK Super Cab 1.5L Gasoline 2017

Kapasitas angkut hingga 1.399 kilogram juga merupakan satu-satunya di kelasnya

Beban angkut maksimum yang boleh digendong oleh mobil DFSK Super Cab bensin ini adalah diatas 1,3 ton atau tepatnya 1.399 kilogram. Jelas ini merupakan salah satu kelebihan DFSK Super Cab 1.5L Gasoline 2017. Mengingat rival lainnya seperti Suzuki Carry hanya mampu mengangkut 1 ton alias 1.000 kilogram saja.

>>> DFSK Super Cab ini jadi penambah devisa bagi negara Indonesia karena sebab ini

3. Electronic Power Steering Memudahkan Pengendalian

Gambar menunjukkan Setir DFSK Super Cab 1.5L Gasoline 2017

Electronic Power Steering sangat memudahkan pengendalian pick up dengan panjang 4,4 meter ini

Power steering sudah merupakan peranti wajib di mobil kekinian. Karena keberadaannya selain bikin nyaman, juga menambah faktor safety, sebab dapat mempercepat respon pengemudi memutar kemudi. Dan Electronic Power Steerting di DFSK Super Cab 1.5L Gasoline 2017 ini sangat memudahkan nyetir.

>>> Temukan berbagai mobil bekas DFSK jenis Supercab di sini

4. Bak Model 3-Way Flat

Gasoline Bak 3-Way Flat DFSK Super Cab 1.5L Gasoline 2017

Proses loading barang jadi lebih mudah berkat model bak 3-way

Bukaan bak model 3-way atau 3 sisi penutupnya dapat direbahkan merupakan keunggulan tersendiri dari DFSK Super Cab 1.5L Gasoline 2017. Apalagi panjang baknya mencapai 2.470 mm, plus lebar bak 1.670 mm, serta tinggi bak 340 mm membuat pick up ini kapabel membawa barang dengan dimensi besar.

>>> Ini pendapat kami mengenai DFSK Super Cab yang mesinnya tanpa busi

5. Harga Paling Terjangkau

Gambar menunjukkan Desain DFSK Super Cab 1.5L Gasoline 2017

Harga jadi kelebihan utama DFSK Super Cab 1.5L Gasoline 2017 dibandingkan rival lainnya

Bagi kami, inilah yang jadi kelebihan utama DFSK Super Cab 1.5L Gasoline 2017 ini dibandingkan para rivalnya. Harga jualnya hanya Rp 128,990,000 seperti varian yang kami sudah tes jalan ini. Harga itu lebih rendah Rp 9,6 juta dari Daihatsu GranMax bak 3-way, bahkan banderolnya lebih murah hingga Rp 16 juta lebih dari Suzuki New Carry Pick Up Wide Deck 2019. Harga yang ditawarkan oleh DFSK Super Cab bensin ini super kompetitif.

>>> Layanan DFSK ini mengandalkan DFSK Super Cab sebagai ujung tombak pelayanannya

Kekurangan DFSK Super Cab 1.5L Gasoline 2017:

1. Minim Ruang Penyimpanan

Gambar menunjukkan Tempat penyimpanan DFSK Super Cab 1.5L Gasoline 2017

Sayang minim ruang penyimpanan dan minus cup holder di DFSK Super Cab bensin ini

Salah satu yang jadi kekurangan DFSK Super Cab 1.5L Gasoline 2017 ini adalah minimnya tempat penyimpanan. Bahkan, tidak ada satupun cup holder pada Super Cab bensin ini. Jelas ini sangat merepotkan bagi pemilik maupun pengemudi mobil ini ketika hendak menaruh segelas kopi atau botol air mineral.

>>> Tips jual beli mobil bisa Anda lihat di sini

2. Agak Boros BBM Dibanding Rival

Gambar menunjukkan Mesin DK15 DFSK Super Cab 1.5L Gasoline 2017

Meski diklaim pabrikan DFSK konsumsi BBM-nya 13,9 km/l namun kami tetap merasa ia agak boros BBM

Dibandingkan dengan rival lainnya yang sama-sama punya kubikasi 1,500 cc. Konsumsi BBM Super Cab bensin ini agak "minum" dari rival lainnya. Teknologi DVVT pada mesin berkode DK15 DFSK Super Cab 1.5L Gasoline 2017 seolah tidak terlalu membantu. Bisa juga itu disebabkan karena rasio gigi dan bodinya yang berat.

3. Material Plastik Eskterior Mudah Pudar

Gambar menunjukkan Lampu Depan DFSK Super Cab 1.5L Gasoline 2017

Mobil tes kami kali ini lansiran 2017, namun material plastik di eksteriornya sudah mulai memudar

Agak aneh, meski usianya baru berjalan 2 tahun, namun material yang terbuat dari plastik di DFSK Super Cab bensin ini sudah mulai memudar. Contoh headlamp, dan bumper depan. Ini merupakan salah satu kekurangan DFSK Super Super Cab 1.5L Gasoline 2017.

>>> Review DFSK Glory 560 1.8L Luxury CVT 2019: Harga Sama Tapi Lebih Oke!

4. Rasio Gigi (Terlalu) Kasar

Gambar menunjukkan mengemudikan mobil pick up DFSK Super Cab 1.5L Gasoline 2017

Mobil hanya berlari 80 km/jam dengan beban kosong, namun putaran mesin sudah terdengar meraung

Ketiadaan takometer pada DFSK Super Cab bensin ini membuat pengemudi tidak bisa memantau putaran mesin. Namun, berdasarkan indera pendengaran, ketika kami menjalankan mobil dengan kecepatan 80 km/jam, suara mesin sudah terdengar agak meraung. Hal ini mungkin disebabkan karena rasio gigi yang (terlalu) kasar.

5. Seatbelt Belum Emergency Locking Retractor (ELR)

Gambar menunjukkan Seatbelt DFSK Super Cab 1.5L Gasoline 2017

Seatbelt yang masih manual alias belum ELR akan membuat pengemudi dan penumpang malas menggunakannya

ELR atau Emergency Locking Retractor adalah sabuk pengaman pretensioner yang dilengkapi dengan pembatas beban yang dipasangkan pada kursi penumpang depan. Sabuk pengaman pretensioners dengan pembatas beban menyediakan perlindungan tambahan untuk sabuk pengaman ELR standar pada saat kecelakaan. Ketiadaan sistem ELR pada DFSK Super Cab 1.5L Gasoline 2017 ini membuat sabuk pengaman harus diatur manual dan membuat malas mengaturnya.

>>> Tips dan trik seputar otomotif lainnya bisa ditemukan disini

Penulis
Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif pada 2014, setahun kemudian Arfian menjadi test driver di sebuah tabloid otomotif nasional. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2018, Kini ia menjadi Managing Editor Cintamobil.com
 
back to top