Penelitian Terbaru Tunjukan Generasi Z Lebih Memilih Mobil Bekas Dibandingkan Baru

01/02/2019
Dalam analisis baru yang (tidak terlalu) mengejutkan dari J.D. Power, pengemudi muda Generasi Z (yang lahir di antara pertengahan 90-an dan 2000-an) lebih menyukai dan memilih mobil bekas dengan lebih banyak fitur dibandingkan dengan mobil kompak entry-level baru.

Produsen otomotif memperkenalkan mobil baru dengan harga yang terjangkau dimaksudkan untuk menarik pengemudi muda dengan anggaran mobil rendah. Namun anak-anak Generasi Z tampaknya lebih memilih mobil bekas high-end dibandingkan mobil baru yang murah.

anak muda menyetir mobil berwarna merah

Generasi muda lebih memilih membeli mobil bekas menengah hingga premium

>>> Bingung Membeli Mobil? Perhatikan 5 Langkah Mudah Mencari Mobil di Cintamobil.com

Menurut analisis yang dipaparkan oleh Automotive News, penjualan kendaraan yang harganya kurang dari $ 20.000 (sekitar Rp 280 jutaan) merosot dalam penjualan selama 2018 sementara kendaraan di atas $ 40.000 (sekitar Rp 560 jutaan). Dengan kata lain, tidak ada yang menginginkan mobil baru yang murah.

Penelitian tersebut menyebutkan anggaran pembelian mobil semakin besar, dengan rata-rata harga transaksi kendaraan baru naik dari $ 32.700 (sekitar Rp 445 jutaan) pada tahun 2017 menjadi $ 32.500 (sekitar Rp 457 jutaan) pada tahun 2018. Ketika konsumen muda di awal 20-an mencari mobil baru dan melihat harga mobil lebih dari $ 30.000, mereka dengan cepat mengalihkan pandangan ke pasar bekas.

>>> Ingin membeli mobil bekas? Dapatkan tips jual beli hanya di sini

Yang mengejutkan adalah jenis mobil yang dibeli oleh konsumen di pasar bekas. Pada 2018, penjualan sedan menengah bekas naik tujuh persen dan penjualan kendaraan kompak bekas naik sembilan persen. Penjualan mobil sedan baru mungkin berkurang tahun lalu, tetapi konsumen sepertinya lebih menyukai membeli mobil bekas setelah depresiasi meningkatkan proposisi nilai mobil bekas tersebut.

dua mobil bekas berwarna putih

Pasar mobil bekas diyakini semakin berkembang tahun ini

"Kami pikir pasar bekas benar-benar siap untuk menawarkan peluang besar yang belum benar-benar ada dan didasarkan pada pasar yang sehat secara fundamental," jelas Wakil Presiden untuk Penilaian dan Analisis Kendaraan J.D. Power, Jonathan Banks. "Pasar [otomotif] itu sehat, tetapi sehat karena aspek mendasar. Kita bicara tentang permintaan riil."

>>> Ingin membeli mobil bekas terbaik? Dapatkan daftarnya di sini

Dalam penelitian tersebut, tidak sulit untuk melihat kenapa Generasi Z membeli mobil bekas, bukan yang baru. Pembeli muda terlihat lebih pintar dengan memanfaatkan depresiasi nilai. Pasalnya, rata-rata mobil baru kehilangan 35% nilainya selama tiga tahun pertama dibeli. Bahkan beberapa mobil mengalami penurunan yang lebih besar.

laman website untuk jual beli mobil bekas di Cintamobil.com

Anda bisa membeli mobil bekas berkualitas di Cintamobil.com

Secara keseluruhan, kendaraan bekas lebih murah 51% dibandingkan kendaraan baru. Nah, bagi Anda yang ingin memilih mobil bekas berkualitas, Anda bisa langsung melihat daftar kendaraan bekas yang dijual di Cintamobil.com. Tentu saja dengan banyak pilihan di seluruh Indonesia. Lalu, tunggu apa lagi?

>>> Tips dan trik otomotif paling lengkap bisa Anda dapatkan di sini

Padli Nurdin

Ulasan anda

Apakah artikel ini bermanfaat untuk Anda?
0

berita lain