Mobil Eks Taksi Tahun Muda vs Mobil Pribadi Tahun Tua, Pillih Mana?

29/09/2021

Jual beli

6 menit

Share this post:
Saat ingin membeli mobil bekas dengan bujet terbatas, Anda dihadapkan dengan dua pilihan. Beli mobil eks taksi tahun muda, atau mobil pribadi tahun tua?

Tak ada yang salah dalam membeli mobil bekas dengan budget terbatas. Meski harus berkompromi, bukan berarti Anda tak bisa memilih mobil yang tepat dengan kebutuhan dan tetap memuaskan.

Bicara budget terbatas, pilihan paling logis bagi Anda ada dua. Pertama, membeli mobil eks taksi dengan usia yang cukup muda (di bawah 5 tahun ). Atau, membeli mobil bekas pribadi yang usianya sudah lebih lanjut (di atas 5 tahun).

Kami akan menjabarkan plus dan minus dari kedua mobil tersebut, sehingga Anda bisa menentukan pilihan dengan baik.

Mobil Eks Taksi Tahun Muda

Gambar Taksi Wuling

Wuling Confero yang baru diperkenalkan tahun 2017 pun sudah ada eks taksinya

Plus

1. Harga Terjangkau

Mobil-mobil eks taksi sudah pasti ditawarkan dengan harga yang terjangkau. Selain perusahaan mendapatkan harga mobil dengan murah (karena membeli banyak), mereka juga tak terlalu berpikir masalah kerugian karena perusahaan mungkin memilih armada baru atau melakukan perampingan armada.

>>> Tips Beli Mobil Eropa Bekas A La Cintamobil.com

2. Ada Garansi

Beberapa perusahaan taksi memberikan garansi pada mobil-mobil yang mereka jual. Sebelum melego armada tersebut, biasanya mereka akan melakukan perbaikan setidaknya agar mobil tersebut bisa digunakan dengan layak oleh pembelinya.

Gambar Toyota Limo

Perusahaan taksi seperti 'Burungbiru' biasanya meremajakan armada yang mereka jual dan memberi garansi

Tetapi, ini tidak berlaku secara umum karena ada juga beberapa perusahaan yang menjual mobil eks taksi dengan kondisi seadanya. Jadi, sebaiknya tanyakan status mobil sebelum memutuskan untuk membeli.

3. Tidak Repot Memikirkan Balik Nama

Biasanya, ketika membeli mobil bekas pemakaian pribadi, Anda masih harus direpotkan oleh proses balik nama. Selain membutuhkan biaya, tentu ini juga membuang waktu bagi Anda yang memiliki banyak kesibukan sehari-hari.

Jika membeli mobil eks taksi, Anda tak perlu memikirkan hal tersebut. Karena, biasanya perusahaan akan mengurus migrasi dari pelat kuning ke pelat hitam agar bisa dipakai sebagai kendaraan pribadi.

Minus

1. Kilometer Tinggi

Meski terbilang muda, mobil armada taksi biasanya memiliki jarak tempuh yang tinggi karena digunakan untuk antar-jemput penumpang seharian dengan rute yang beragam.

Artinya, kondisi mesin dan kaki-kaki mungkin menyimpan masalah yang tak terlihat oleh mata telanjang. Beberapa perusahaan taksi memang melakukan perbaikan dan peremajaan sebelum menjual unit mereka. Tetapi, tak jarang yang menjual dengan kondisi seadanya saja.

Pada akhirnya, pengiritan dana yang Anda lakukan bisa menjadi sia-sia jika harus melakukan servis besar atau penggantian spare part karena hal tersebut.

>>> CintamobilTV: Beli Mobil Bekas Taksi Bisa Bikin Anda Rugi?

2. Kondisi Eksterior dan Interior Belum Tentu Baik

Gambar Eks Taksi

Ada juga perusahaan taksi yang menjual armada mereka dengan kondisi seadanya

Jika Anda menemukan unit-unit yang dibiarkan seadanya, sudah pasti kondisi eksterior dan interior mobil tersebut tak terawat. Bagaimanapun, merawat tampilan mobil memang bukan tugas utama dari para sopir taksi.

Anda harus menyiapkan dana untuk 'menyegarkan' tampilan eksterior dan interior setidaknya ke level pantas untuk digunakan sehari-hari. Meski begitu, lagi-lagi kami sebutkan ada beberapa perusahaan yang memang melakukan peremajaan terhadap tampilan armada mereka sebelum dijual.

3. Fitur Seadanya

Seperti yang kita tahu, mobil eks taksi dibekali dengan fitur kenyamanan yang seadanya. Anda tak akan menemukan fitur infotainment seperti head unit dan sistem audio. Fitur standard mobil pribadi seperti power window, central lock, dan electric mirror pun tak tersedia.

Jadi, Anda harus berkompromi dengan minimnya fitur tersebut atau menyiapkan bujet lebih untuk menambahkan fitur-fitur itu ke mobil eks taksi yang akan Anda beli.

Gambar Power Window

Jangan kaget saat Anda tidak menemukan fitur ini di mobil bekas taksi

Mobil Pribadi Tahun Tua

Plus

1. Lebih Bebas Untuk Memilih Unit

Berbeda dengan mobil bekas taksi, Anda memiliki pilihan yang lebih besar saat mencari mobil pribadi. Tinggal sesuaikan dengan bujet, Anda bisa memilih merek, model, warna, tahun, dan tipe mobil sesuai dengan yang Anda inginkan.

Selain itu, Anda juga lebih bebas untuk memilih kondisi mobil. Pastinya Anda bisa memilih mobil yang masih mulus dengan preferensi pemakaian yang Anda inginkan.

Gambar Mobil Bekas

Mobil pribadi tentu saja pilihannya akan jauh lebih beragam

2. Asal-usulnya Jelas

Mobil pribadi, apalagi yang Anda beli langsung dari bekas pemakainya, biasanya memiliki asal-usul yang jelas. Anda bisa mengetahui apakah mobil tersebut rajin dirawat dari pemiliknya.

3. Kondisinya Lebih Terawat

Karena pemakaian pribadi, biasanya kondisi mobil jauh lebih terawat. Bagian mesin setidaknya diservis dan diperbaiki sebagaimana mestinya. Begitu pula dengan kondisi eksterior dan interior (yang biasanya akan dipoles sebelum diiklankan untuk dijual untuk mendapat harga lebih tinggi).

Minus

1. Harga Cenderung Lebih Tinggi

Tentu Anda bisa mencari mobil-mobil dengan harga serupa mobil bekas taksi, tetapi mungkin kondisinya tak sebaik mobil-mobil yang harganya lebih tinggi. Begitu pula dengan tahunnya.

>>> MPV dan City Car Jadi Mobil Bekas yang Paling Banyak Diburu

2. Usia yang Lebih Tua

Gambar Toyota Corolla 1991

Jangan pilih mobil yang terlalu tua, kecuali Anda memang mencari mobil hobi

Seperti yang kami singgung di poin sebelumnya, jika ingin mobil dengan harga terjangkau, Anda harus mencari mobil-mobil tahun tua. Artinya, mobil tersebut periode penggunaannya sudah lebih lama, dan biasanya akan ada bagian-bagian mobil yang bermasalah. Dari mulai mesin, kaki-kaki, hingga kelistrikan.

3. Harus Jeli Mengetahui Kondisi

Biasanya, penjual mobil pribadi akan mempercantik tampilan mobil tersebut sebelum dilepas ke calon pembeli. Anda harus jeli untuk melihat kondisi 'asli' dari mobil, apakah mobil tersebut sudah pernah terkena banjir? Atau sudah pernah mengalami tabrakan?

Sebaiknya Anda memang memperdalam referensi untuk mengetahui hal-hal tersebut, atau mengajak orang yang lebih ahli saat hendak membuat janji untuk melihat kondisi mobil.

Bagaimana, apakah Anda sudah menentukan pilihan? Kedua pilihan di atas memang tidak sempurna, karena itu Anda harus berkompromi perkara bujet dan ekspektasi untuk mobil yang akan Anda beli.

Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif di tahun 2017, Taufan mengisi berbagai posisi mulai dari reporter, test driver, dan host untuk salah satu portal berita otomotif nasional. Kini, Ia bergabung sebagai content writer di Cintamobil.com.

Taufan merupakan lulusan Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya. Lulus di tahun 2017, ia langsung mengejar passion dan ketertarikannya sebagai seorang jurnalis otomotif.

Tak butuh waktu lama, Taufan diterima bekerja di GridOto.com. GridOto.com merupakan kanal berita yang mengulas berbagai hal yang berkaitan dengan otomotif, dari mulai review dan test, berita dalam dan luar negeri, serta tips & trick sebagai panduan bagi para pengguna kendaraan bermotor.

Selama dua tahun bekerja di GridOto.com, Taufan diplot untuk menjadi jurnalis yang serba bisa. Dari mulai mengisi artikel news, tips & trick, test drive & review, menjadi host untuk kanal YouTube GridOto.com, hingga menjadi editor pengganti.

Mengunjungi berbagai pameran otomotif nasional dan internasional, menemui narasumber ATPM, dealer mobil bekas, hingga ke bengkel-bengkel spesialis sudah pernah ia jabani. Taufan pun kerap dipercaya menghadiri ajang media test drive untuk mencoba mobil-mobil baru. Dari LCGC seperti Datsun Go, hingga ke Supercar seperti McLaren 720S.

Di sela-sela pekerjaannya, Taufan adalah petrolhead tulen yang gemar mengoleksi mobil (baik dalam bentuk die cast atau mobil asli) dan mengikuti dunia motorsport roda empat. Hobi membacanya juga membuat Taufan memiliki pengetahuan yang cukup dalam terhadap sejarah dan perkembangan mobil di dunia.

Setelah dua tahun berkarya di GridOto.com, Taufan pun memutuskan untuk rehat di tahun 2019. Selama vakum menjadi jurnalis, ia sempat membuka bisnis detailing dan cuci mobil bersama dengan sahabatnya. Selama berbisnis, ia pun memperdalam pengetahuannya terhadap perawatan mobil.

Di tahun 2021, ia memutuskan untuk kembali ke industri yang ia cintai dengan bergabung di Cintamobil.com sebagai Content Writer. Anda akan banyak menemukan tulisan Taufan mengenai berita otomotif dalam dan luar negeri, tips & trick, ulasan teknis mengenai mobil, serta hal-hal yang berkaitan dengan dunia motorsport di website ini.

 
back to top