Lakukan Langkah ini Agar Harga Jual Kembali Mobil Tidak Jatuh Drastis

27/05/2021

Jual beli

4 menit

Harga jual mobil biasanya menurun dari harga beli. Namun ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan agar harga jualnya tidak turun drastis.

Ada beberapa hal bisa dijadikan pertimbangan saat membeli mobil. Mulai dari harga, merk, tipe, kualitas mesin, ataupun fitur. Selain kelima hal tersebut, ada satu hal lagi yang juga tak boleh dilupakan yakni harga jual kembali mobil. Faktor ini perlu dijadikan pertimbangan sebelum membeli mobil untuk persiapan seandainya mobil tersebut akan Anda jual di kemudian hari. 

Pada umumnya harga jual kembali mobil mengalami penurunan dari harga saat Anda membeli. Hal tersebut wajar karena mobil merupakan benda yang memiliki nilai penyusutan. Pada kasus tertentu, harga jual kembali bahkan bisa turun jauh dari harga beli. Banyak faktor yang menjadi penyebabnya, salah satunya bisa karena kondisi mobil yang buruk.  Namun ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan agar harga jual kembali mobil tidak jatuh drastis. Apa saja? Berikut ulasannya!

Tips Agar Harga Jual Kembali Mobil Tidak Turun Jauh

1. Perawatan eksterior dan interior

Ketika seseorang membeli mobil bekas hal yang pertama dilihat adalah kondisi eksteriornya. Untuk itu agar harga jual mobil tidak jatuh, perhatikan kondisi eksteriornya. Usahakan sebisa mungkin tidak ada bekas lecet atau baret apalagi penyok ketika hendak menjual mobil. Adanya bekas lecet atau baret sangat berpengaruh pada harga jual mobil.

Salah satu perawatan di bagian eksterior adalah poles bodi mobil. Tidak perlu sering, untuk mempercantik tampilan luar mobil agar terlihat mulus dan terawat Anda bisa sesekali melakukan perawatan ke salon mobil. 6-8 bulan sekali.

Di bagian interior, Anda perlu beri perhatian di beberapa komponen seperti kulit jok dan door trim agar jangan sampai rusak. Termasuk hindari merokok di dalam mobil karena itu bisa berpengaruh pada udara dalam mobil sehingga menimbulkan aroma tidak sedap yang susah hilang. 

kondisi eksterior mobil yang baik memengaruhi harga jual

Kondisi eksterior mobil yang masih mulus dan terawat membuat harga jual lebih stabil

2. Lengkapi surat dan dokumen kendaraan

Selain mengecek kondisi mobil, pembeli pastinya akan menanyakan kelengkapan surat-surat dan dokumen kendaraan. Seperti STNK dan BPKB termasuk faktur pembelian unit. Jangan sampai Anda kehilangan dokumen-dokumen penting tersebut karena itu sangat berpengaruh pada harga jual kembali mobil. 

Mengapa surat-surat dan dokumen kendaraan menjadi penting? Hal itu untuk membuktikan bahwa mobil tersebut sah milik Anda dan bukan hasil barang curian. Untuk itu simpan baik-baik dokumen kendaraan tersebut. Tidak hanya STNK dan BPKB,  dokumen seperti buku manual dan panduan servis juga harus dijaga jangan sampai hilang. Kelengkapan dokumen-dokumen seperti ini akan mencegah harga jual mobil bekas Anda turun drastis.

3. Perbaiki bagian-bagian mobil yang rusak

Kondisi mobil yang bagus berjalan seiringan dengan harga mobil yang tinggi. Semakin buruk kondisi mobilnya maka harga jual mobil bisa makin jatuh. Untuk itu sebelum menjualnya, Anda perlu mengecek seluruh komponen-komponen mobil dan memperbaiki di bagian yang rusak. Mulai dari mesin, AC, aki, oli, power window, power steering, ban, ataupun lampu-lampu mobil.

surat-surat mobil harus lengkap

Ketiadaan bpkb, stnk, atau surat-surat mobil lainnya akan menurunkan harga jual mobil

>>> Waspada, Penipuan Jual Beli Mobil Bekas Meningkat Selama Pandemi

4. Jangan modifikasi berlebihan

Modifikasi bukanlah hal yang terlarang dilakukan. Namun untuk konteks jual beli mobil, modifikasi memiliki pengaruh yang cukup signifikan pada harga jual. Sebagai penjual, ada baiknya Anda lebih berhati-hati dalam melakukan modifikasi. Hindari modifikasi dengan aksesoris yang berlebihan agar harga jual kembali mobil tidak turun drastis. Beberapa tambahan aksesoris yang sebaiknya dihindari antara lain tambahan di bagian kelistrikan atau elektrikal. Hal itu lantaran penggunaan aksesoris pada bagian elektrikal bisa menyebabkan kerusakan pada komponen standar kendaraan. Selain itu modifikasi pada sistem kelistrikan bisa berpengaruh pada garansi pabrikan sehingga konsumen tidak dapat mengajukan klaim jika terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan.

>>> Jual Beli Mobil Bekas Makin Mudah Lewat Aplikasi

5. Servis rutin di bengkel resmi

Salah satu hal yang juga dicek oleh pembeli mobil bekas adalah riwayat servis mobilnya. Sebagai pembeli, mobil yang diservis secara rutin memberi jaminan bahwa mobil tersebut dalam keadaan terawat. Karena itu sebagai pemilik mobil, penting untuk Anda melakukan servis rutin. Untuk lebih amannya sebaiknya servis rutin dilakukan di bengkel resmi sesuai dengan rekomendasi di buku panduan servis. Mobil yang punya riwayat servis di bengkel resmi akan memiliki nilai tambah di mata pembeli. 

Selain itu langkah yang perlu dilakukan untuk mencegah harga jual kembali mobil turun adalah menggunakan genuine spare part atau spare part asli / ori. Jika ada bagian-bagian mobil yang rusak atau perlu diganti, sebaiknya gunakan spart part atau suku cadang yang asli dan dilakukan di bengkel resmi. Hal itu untuk menjaga standar kualitas mobil Anda. Penggantian suku cadang di bengkel resmi tentunya lebih terjamin dan sesuai standar sertifikasi. 

melakukan servis mobil secara rutin di bengkel

Agar lebih aman, lakukan servis rutin di bengkel resmi

>>> Ketahui 7 Keunggulan Servis Mobil di Bengkel Resmi

6. Tidak terkena banjir

Pernah mendengar pembeli bertanya, “mobilnya pernah kena banjir?”. Bukan tanpa alasan pembeli mobil bekas menanyakan hal tersebut pada pembeli. Mobil yang pernah terkena banjir akan dihargai lebih murah daripada standar harga pada umumnya. Karena itu semasa masih digunakan jangan paksakan mobil Anda menerobos genangan banjir. Apabila mobil sudah menjadi korban banjir, jangan kaget jika harga jualnya akan turun drastis. Ketika mobil terkena banjir, tidak hanya mesin yang menjadi bermasalah namun juga kabin mobil yang menjadi bau, timbul jamur, atau bahkan karat. Jadi lebih berhati-hati jika menggunakan mobil pada musim penghujan.

Cara menjual mobil bekas

Untuk menjual mobil bekas ada beberapa cara yang bisa digunakan. Anda bisa titip jual melalui showroom penjual mobil bekas. Meski bisa cepat laku namun tentu ada potongan yang harus Anda berikan pada penjual mobil bekasnya. Selain cara tersebut Anda bisa menjualnya melalui situs-situs jual beli mobil online. Saat ini sudah banyak situs jual beli mobil online yang menawarkan kemudahan dalam pemasangan iklan penjualan mobil seperti Cintamobil.com. Selain lebih mudah melakukannya, melalui iklan di situs jual beli, mobil yang Anda jual bisa diiklankan hingga ke seluruh Indonesia.

showroom mobil bekas

Showroom penjual mobil bekas

>>> Penjualan Mobil Bekas Ikut Terkerek Diskon PPnBM, Ini Model Paling Dicari

Menyukai dunia menulis di bangku SMP hingga serius menggeluti dunia SEO sejak tahun 2011. Penggemar berat FC Barcelona, konser musik, dan eksplorasi alam, kini menulis SEO di Cintamobil.com sejak Maret 2021.

 
back to top