Kelebihan dan Kekurangan Mobil Listrik yang Dijual di Indonesia

25/02/2021

Jual beli

4 menit

Share this post:
Dengan harga yang tinggi dan perawatan yang perlu perhatian khusus, mari kita simak apa saja kelebihan dan kekurangan mobil listrik yang dijual di Indonesia.

Popularitas mobil listrik yang semakin tinggi dari tahu ke tahun sudah sampai ke Indonesia. Hingga tahun lalu, ada banyak pilihan yang bisa didapatkan konsumen Tanah Air. Mengingat harganya yang tak bisa dianggap murah dibandingkan varian bermesin konvensional, mari kita simak apa saja kelebihan dan kekurangan mobil listrik yang sudah dijual di Indonesia.

1. BMW i3S

Mobil listrik BMW pertama yang diperkenalkan di Indonesia pada gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show 2019 ini. Kesan SUV yang maskulin namun tetap elegan layaknya model BMW lainnya membuat i3 menjadi salah satu SUV bertenaga listrik yang sangat menarik untuk ditunggangi.

peluncuran BMW i3s di GIIAS 2019
Peluncuran BMW i3S pada gelaran GIIAS 2019

Performanya cukup baik ketika dibawa untuk perjalanan harian di dalam kota. City car dengan kapasitas 4 penumpang dewasa ini dibekali baterai lithium-ion berkapasitas 42,2 kWh. Menghasilkan tenaga hingga 185 PS dan torsi maksimal 270 Nm, sekali pengisian penuh bisa menempuh 325 kilometer dengan kecepatan maksimal menyentuh 160 km/jam.

Sayangnya dibandingkan model lainnya, bobotnya yang terbilang berat serta baterai yang tak terlalu besar membuat daya jangkau mobil ini tak terlalu jauh. Inilah yang membuat i3s lebih cocok untuk penggunaan di dalam kota. Apalagi harga yang ditawarkan membuat Anda perlu merogoh kocek cukup dalam. harga BMW i3s 120h yang dipasarkan di Indonesia mulai dari Rp 1,35 miliar.

>>> Modifikasi BMW E30 EV, Padukan Motor Listrik Tesla dan Model Ikonik

2. Hyundai Kona Electric

Untuk urusan mobil listrik, Hyundai memang cukup aktif membawa amunisinya ke Indonesia. Pabrikan asal Korea ini bahwa membawa dua model mobil listriknya ke Tanah Air. Yang pertama adalah Hyundai Kona Electric yang meluncur pertama kali pada 6 November 2020. Bahkan pada awal 2021 lalu, Hyundai memasukkan versi facelift Kona Electric.

Rasa berkendara yang fun to drive didukung dengan fitur yang lebih lengkap pada versi facelift membuat mobil ini patut diperhitungkan. Yang baru di model facelift adalah kehadiran fitur adaptive cruise control yang bisa menyesuaikan kecepatan dengan kendaraan di depan, mengurangi kelelahan ketika berkendara jarak jauh. Kona juga satu-satunya kendaraan listrik dengan baterai berpendingin cairan, menjaga suhu baterai lebih baik dibandingkan pendingin udara biasa.

Hanya saja Anda perlu memperhatikan kepraktisan mobil ini. Kona Electric yang saat ini dibanderol dengan harga Rp 697 jutaan ini sudah mendapatkan sunroof untuk kesan lapang di dalam kabin, tak bisa dipungkiri bahwa ruang kaki untuk penumpang di baris ketika tak begitu nyaman untuk penumpang dewasa. Sedangkan ruang bagasi tak begitu memikat, hanya 332 liter.

>>> Review Hyundai KONA Electric Facelift 2021: Tambah Fitur Agar Makin Sempurna

3. Hyundai Ioniq

Mobil listrik Hyundai lainya adalah Hyundai Ioniq. Harga mobil listrik murah ini mulai dari Rp 677 jutaan. Dengan kenyamanan serta daya tarik rendah emisinya, model liftback (sedan dengan pintu belakang layaknya hatchback) bahkan menjadi armada mobil listrik salah satu penyedia layanan ojek online di Indonesia.

Selain harganya yang sangat terjangkau, modelnya yang tak jauh berbeda dibandingkan mobil konvensional membuatnya menjadi pilihan terbaik bagi Anda yang ingin beralih ke mobil tanpa emisi. Apalagi fitur hiburan dan keselamatannya relatif lengkap, termasuk Electronic Stability Control, Smart Cruise Control, serta tiga mode berkendara.

Selain berjalan tanpa suara, Anda butuh penyesuaian terlebih dahulu ketika membawa mobil ini. Pasalnya ketika pedal gas dilepas, maka mobil akan mengerem secara otomatis. Apalagi dengan berbagai fitur yang disematkan di dalam mobil. Kekurangan lainnya adalah mobil ini dipasarkan dengan modul fast charging dijual terpisah. Anda juga harus mempersiapkan daya minimal 2.200 watt pada rumah Anda untuk mengisi daya mobil ini.

>>> Daftar Harga Mobil Listrik di Indonesia

4. Nissan Kicks e-Power

Mobil yang cukup unik ini seringkali disebut sebagai mobil hybrid. Namun Nissan Kicks e-Power murni digerakkan oleh motor listrik, meski baterainya tak diisi ulang di stasiun pengisian. Meski dibanderol dengan harga “hanya” Rp 451 jutaan saja, Kicks e-Power memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan mobil listrik lainnya.

Tak perlu khawatir akan kehabisan baterai, sistem e-Power pada Kicks memungkinkan pengemudi mengisi mobil ini dengan bahan bakar RON minimal 90. Dalam percobaan kami, mobil ini menawarkan handling yang mumpuni dan suspensi yang empuk, lengkap dengan sistem regenerative braking, serta fitur berkendara yang lengkap.

Memang nama Nissan yang tak sekuat pabrikan lainnya menjadi salah satu kendala memiliki mobil ini, berdampak pada harga jual kembali yang turun cukup drastis. Apalagi beberapa fitur yang ditawarkan tak selengkap model lain di negara tetangga, seperti Power Tailgate yang dihilangkan, kemungkinan besar untuk membuat harganya semakin terjangkau.

>>> Ekspansi Mobil Hybrid di Indonesia, Ini Dia Keunggulan dan Harganya

5. Lexus UX 300e

Setelah kemunculan Lexus UX sempat membuat heboh segmen mobil premium Tanah Air, PT Toyota Astra Motor melalui divisi Lexus Indonesia bahkan menawarkan Lexus UX 300e dengan banderol Rp 1,245 miliar. Dengan harga yang tak bisa dibilang murah, ternyata mobil ini juga membutuhkan daya 2.200 watt agar bisa mengisi baterai di dalam mobil.

Namun Anda sudah bisa mendapatkan kesan mewah layaknya model Lexus lainnya, termasuk kesan eksklusif dan kenyamanan kelas atas di dalam kabin. Mengusung platform Toyota New Global Architecture (TNGA) terbaru, UX 300e dilengkapi teknologi terbaru, termasuk tuning akustik Quantum Logic Surround (QLS) dan sistem berkendara Lexus Safety System+ (LSS+).

Menggunakan bodi sedan tentu saja membuat akomodasi kabin di belakang tak begitu luas. Apalagi kapasitas bagasi yang masih terbatas, meski terasa cukup baik dalam membawa barang kebutuhan sehari-hari. Kekurangannya yang terakhir adalah dealer dan jaringan servis Lexus masih terbatas di Indonesia.

>>> Review Lexus UX 300e 2020: The Most Perfect Urban EV

6. Tesla Model 3

Selain Ioniq, Tesla Model 3 juga didapuk sebagai armada mobil listrik oleh salah satu perusahaan taksi terbesar Tanah Air, yaitu Blue Bird. Sayangnya mobil ini hanya bisa didapatkan melalui Importir Umum (IU), mengingat Tesla belum secara resmi membuka distributor resmi maupun Agen Pemegang Merek di Indonesia.

Performanya tak kalah dibandingkan model sedan lainnya, dengan percepatan 0-100 km/jam hanya dalam 5,3 detik serta mampu menyemburkan kecepatan hingga 225 km/jam. Model 3 juga menawarkan daya jangkau yang terbilang jauh, yaitu menempuh 508 kilometer dalam sekali pengisian baterai penuh.

Tanpa adanya dealer resmi membuat harga Tesla Model 3 cukup tinggi. Padahal mobil ini mendapatkan predikat sebagai salah satu mobil listrik termurah di negara asalnya. Model 3 bisa Anda dapatkan dengan harga mulai dari Rp 1.5 miliar untuk tipe terendah, yaitu Standar Range Plus. Tentu saja Anda perlu merogoh kocek lebih dalam untuk membeli varian di atasnya.

Dengan berbagai pabrikan sudah serius dalam mengembangkan mobil listrik, kami prediksikan akan lebih banyak lini model baru yang masuk ke Indonesia tahun ini. Namun yang paling penting adalah sistem infrastruktur berupa stasiun pengisian listrik yang perlu ditingkatkan, untuk memberikan rasa nyaman ketika membawa mobil ini di jalanan.

>>> Dapatkan berbagai informasi dan tips otomotif lainnya di sini

Pria asal Minang ini menjadi salah satu tim pelopor eksistensi Cintamobil.com di Indonesia dan bergabung sejak 2017. Dengan bekal ilmu SEO yang mumpuni, Padli menjadi salah satu spesialis SEO di Cintamobil.com.

Pertemuannya dengan Cintamobil terjadi pada Oktober 2017, kala Auto Portal sedang mencari penulis-penulis baru untuk mengisi laman berita dan tips di website Cintamobil.com. Masih berkutat dengan kepenulisan, ia mencoba ranah baru; yaitu menulis di bidang otomotif dengan pengetahuan yang bisa dibilang minim.
Mempelajari dunia otomotif memang bukan hal mudah. Tapi sedikit demi menggali informasi dan mulai mengenal penggiat dan media otomotif yang selalu memberi masukan, hingga akhirnya ia mengarungi lebih dalam dunia ‘petrolhead’ ini. Dan bulan demi bulan berlalu. Dari feelance, Padli akhirnya resmi bergabung dengan Cintamobil.com sebagai Content Writer pada bulan Desember 2018.
Berkenalan dengan nama-nama ‘gaek’ di ranah otomotif Tanah Air, ia mulai ditantang dengan lajur baru; fokus pada SEO (Search Engine Optimization) guna meningkatkan trafik dan kualitas website menjadi ‘mainan’ baru. Sampai saat ini, titelnya sebagai SEO Editor di Cintamobil.com menjadi tantangan terbaru mulai digeluti pemuda yang juga menyukai film dan buku ini.

 
back to top