Jangan Tertipu, Ini Tips Mengetahui Odometer Putaran

16/11/2019

Jual beli

3 menit

Jangan Tertipu, Ini Tips Mengetahui Odometer Putaran
Odometer menjadi salah satu acuan jika Anda ingin membeli mobil bekas. Maka dari itu penting untuk mengetahui mobil yang akan Anda beli tidak menggunakan odometer putaran.

Salah satu acuan dalam membeli mobil bekas adalah melihat angka odometer yang pernah ditempuh. Pasalnya jika odometer menunjukan angka yang tinggi mengisyaratkan bahwa mobil yang akan Anda beli telah menempuh jarak yang cukup jauh. Efeknya tentunya berdampak pada performa mobil yang akan Anda beli dan harga jualnya lagi akan sangat terdepresiasi. Lalu bagaimana caranya agar tidak tertipu odometer putaran? Simak tips di bawah ini.

>>> Musim Hujan Segera Tiba, Praktikan Tips Ini untuk Merawat Wiper Supaya Bekerja Maksimal

Gambar menunjukan odometer putaran

Penting untuk Anda mengetahui odometer yang akan Anda beli bukan putaran

Pertama Anda harus perhatikan catatan servis berkala mobil yang akan Anda beli. Cara ini merupakan yang paling efektif agar meminimalisir kemungkinan tertipu odometer palsu. Anda cukup lihat catatan servis terakhir yang ada di buku servis, selanjutnya hubungi bengkel yang tertera di buku service untuk mengkonfirmasi keterangan service record yang pernah dilakukan lalu sesuaikan. Jika catatan buku servis tidak bisa dicek, maka Anda sebaiknya memeriksa keaslian odometer dari kondisi mobil yang akan Anda beli.

Kedua periksa kondisi fisik mobil, Anda bisa perhatian tanda-tanda mobil telah terlalu lelah karena menempuh jarak yang sudah terlalu jauh. Perhatikan interiornya apakah kondisi setir sudah kusam, jok sudah pecah-pecah, bahkan pedal sudah mengalami kehausan atau tidak. Sedangkan pada sektor mesin, perhatikan suara mesin apakah kasar atau tidak. Lalu pada bagian kaki-kaki seperti bushing, boot, link stabilizer sudah mengalami kehausan atau tidak.

>>>Simak pula artikel tips aman berkendara lainnya di sini

Gambar menunjukan kondisi ban kempes

Sebagai salah satu acuan Anda bisa perhatikan kondisi ban pada mobil yang akan Anda beli

Ketiga periksa tahun pembuatan, Anda harus perhatikan hal ini. Apakah kilometer sesuai dengan usia mobil yang akan Anda beli bukan mengunakan odometer putaran. Biasanya setiap mobil melakukan servis baik dilakukan setiap enam bulan atau  sejauh 10 ribu kilometer. Lantas jika satu tahun, maka jarak tempuh pada odometer idealnya mencapai 20 ribu km per tahun, bukan 100 ribu km.

Terakhir Anda bisa perhatikan kualitas ban mobil yang akan Anda beli. Bisanya ban mobil harus diganti setelah berjalan sejauh 35.000 km. Maka Anda perlu perhatikan apakah semua ban pada mobil yang akan Anda beli masih original atau sudah diganti dengan yang baru. Anda perlu mengakurkan, tahun pembuatan, odometer yang pernah ditempuh, dan kondisi ban mobil untuk mengetahui mobil yang akan Anda beli tidak menggunakan odometer putaran.

>>> Tips dan trik lainnya ada di sini

Sejak kuliah, Rahmat telah bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sarjana Sastra Indonesia ini mulai menjadi jurnalis sejak 2013 dan terjun di media otomotif setahun kemudian. Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.
 
back to top