Menggunakan mobil impor atau mobil yang terintegrasi dari luar negeri (disebut juga completely build up atau CBU) memang memberikan kesenangan tersendiri. Tapi tidak selamanya menguntungkan, mobil CBU yang tidak memiliki merek atau APM di Indonesia adalah mobil yang rawan ditolak asuransi.
Supercar yang seringkali dibeli langsung dari luar atau melalui pameran, seperti Ferrari, Lamborghini, maupun mobil lain yang tidak memiliki APM ternyata susah mendapatkan klaim asuransi. Hal ini diserukan oleh salah satu perusahaan asuransi Indonesia, Asuransi Astra.
Ferrari 612 Scaglietti yang dijual di Cintamobil
Ketika diwawancara oleh Kompas, Rabu (12/9) lalu, Chief Marketing Officer Retails Business Asuransi Astra, Liem Gunawan Salim, menyebutkan bahwa pihaknya akan menolak keikutsertaan mobil yang tidak memiliki APM. Pasalnya, pengurusan servis akan menyusahkan ketika terjadi kerusakan.
Keengganan tersebut disebutkan murni karena masalah kesulitan penggantian kerusakan. Jika mobil bermasalah, suku cadang yang harus didatangkan dari luar akan menyulitkan pihak asuransi. "Kalau servisnya sulit, dan ketika mobil ada masalah, kita tidak meng-cover, reputasi kita hancur," jelas Liem.
>>> Dapatkan berbagai informasi memilih asuransi mobil lainnya hanya di sini
Liem menjelaskan berapapun mahalnya kendaraan, jika APM dan bengkel resmi kendaraan ada di Indonesia, pihak asuransi dengan senang hati akan menerima keikutsertaan mobil. Kemudahan layanan servis dan penggantian yang mudah menjadi alasannya. Liem menambahkan, "Semahal apapun kalau servisnya mudah, ada APM-nya, pasti kita cover."
Pernyataan berbeda diungkapkan oleh Direktur Utama Adira Insurance, Julian Noor. Ia beranggapan bahwa tidak banyaknya perusahaan asuransi yang mau menangani mobil mewah memberikan peluang bagi Adira. "Karena tidak semua perusahaan mau bermain di situ, otomatis pilihan tidak banyak dan kita kebagian cukup banyak untuk mobil-mobil seperti itu," jelasnya.
>>> Tertarik untuk membeli mobil bekas terbaik di pasaran? Klik di sini untuk informasi lebih lanjut
Tidak semua kendaraan CBU ditolak oleh asuransi (Foto: Turtlemint)
Selain menerima mobil yang rawan ditolak asuransi, pihak Adira juga tidak mendapatkan masalah dari keikutsertaan mobil impor, jelas Julian. "Karena kita jadi pemain besar di asuransi kendaraan, kita juga punya jalur khusus untuk pengadaan spare part. Jadi kita punya jalur yang bisa menyediakan spare part dalam waktu singkat."
>>> Temukan berbagai tips dan trik otomotif terpercaya hanya di sini

