Ini 5 Persamaan Toyota Supra dan BMW Z4, Hal Yang Dikecewakan Penggemar Supra

24/01/2019
Seperti yang kita ketahui sebelumnya bahwa peluncuran Toyota Supra nyatanya merupakan bentuk kerjasama antara Toyota dengan BMW. Bagi sebagian penggemarnya, hal ini dinilai negatif karena seharusnya model legendaris sekelas Toyota Supra seharusnya memiliki esensi lebih spesial tanpa harus mengadopsi banyak hal dari BMW Z4. Merespon hal tersebut, Cintamobil.com mengakui bahwa keduanya memiliki banyak kesamaan. Hal itu akan dijawab dalam artikel berjudul persamaan Toyota Supra dan BMW Z4.

Tak dipungkiri, antara Toyota Supra dan BMW Z4 memiliki banyak sekali kesamaan di setiap inci bodinya. Bahkan, unsur perbedaan nyaris tidak terlihat kecuali beberapa hal seperti Toyota Supra yang berdiri sebagai Coupé dan BMW Z4 sebagai Roadster. Karena perbedaan tersebut, keduanya akhirnya menawarkan sensasi berkendara yang berbeda bahkan dari Output mesin serta Handling. Namun, khusus di artikel kali ini, Cintamobil.com hendak menjelaskan 5 persamaan Toyota Supra dan BMW Z4.

Persamaan Toyota Supra dan BMW Z4 bisa diamati di berbagai sisinya

Para penggemar Supra banyak kecewa karena Toyota Supra menerapkan banyak hal serupa dengan BMW Z4

Spesifikasi Mesin

Keduanya menggunakan spesifikasi mesin serupa yakni berkode BR8 3.0 Liter Turbocharged 6 silinder segaris buatan Jerman. Namun, seperti yang kami jelaskan sebelumnya bahwa Output keduanya berbeda karena perbedaan kategori bodi serta pengaturan tingkatan Tune-Up. Bisa diamati bahwa BMW Z4 M40i mampu memberikan daya 250 Kw dan torsi puncak 500 Nm, sedangkan Toyota Supra menghasilkan daya serupa namun dengan torsi lebih kecil di angka 450 Nm. Hal tersebut juga berdampak pada segi akselerasi yang mana Toyota Supra mampu meraih 0-100 Km/Jam dalam tempo 4,1 detik dan BMW Z4 hanya 4,9 detik.

Mesin Toyota Supra dan BMW Z4 menggunakan kode serupa yakni BR8

Keduanya menggunakan mesin serupa namun dengan Output berbeda karena hal desain bodi serta pengaturan pabrikan

Padahal jika ditilik dari generasi Toyota Supra sebelumnya, mesinnya sangat ciamik menggunakan 2JZ-GTE. Seharusnya, untuk mobil legendaris Toyota, Supra menggunakan mesin yang spesial berbeda dengan yang dimiliki oleh perusahaan otomotif lainnya. Entah mengapa, di generasi terbarunya ini, Toyota Supra menggunakan mesin serupa dengan BMW Z4.

>>> Review Toyota Supra 2019: Bangkitnya Legenda Toyota

Sistem Transmisi

Kini Toyota Supra menggunakan sistem transmisi 8 tingkat percepatan otomatis yang serupa dengan BMW Z4. Hal ini yang banyak disayangkan oleh para penggemar Supra yang sudah terbiasa dengan transmisi manual. Tak dipungkiri, perubahan Supra kali ini terbilang tidak memuaskan karena penggemarnya tidak bisa merasakan sensasi berkendara tiga pedal.

Mode Penggerak

Untuk aspek mode penggerak, Toyota Supra masih menggunakan Rear Wheel Drive (RWD). Hal serupa juga diterapkan pada BMW Z4. Alasannya cukup masuk akal mengingat mode RWD bisa meningkatkan kestabilan dan Cornering di kecepatan tinggi. Sejatinya, mode RWD dan Front-Engine sudah menjadi ciri khas Toyota Supra dari generasi ke generasi.

Eksterior Toyota Supra dan BMW Z4 memiliki persamaan di berbagai sisinya khususnya

Keduanya juga menerapkan mode penggerak RWD

>>> Di Indonesia, banyak sekali mobil Toyota yang dijual sangat terjangkau, coba simak informasi lengkapnya

Ruang Interior

Jika diamati lebih lanjut, ruang kabin Toyota Supra memiliki rupa mirip desain BMW Z4. Meski tidak 100% mirip tapi banyak hal diadopsi dari Z4 seperti panel Radio Control Unit, Rotary Selector Knob hingga ikon pada Switchgear-nya. Bagi Toyota hal ini mampu memangkas biaya produksi lebih optimal namun banyak penggemarnya kurang setuju dikarenakan Toyota Supra bukanlah tentang harga terjangkau tetapi lebih menciptakan tren terbaru bagi dunia otomotif.

Interior Toyota Supra dan BMW Z4 tampak banyak memiliki kesamaan

Bisa Anda amati banyak hal pada interior-nya memiliki kemiripan

Sistem Suspensi

Toyota Supra menerapkan Double-Joint Spring MacPherson Strut pada sisi depan dan Five-Link pada bagian belakang. Hal serupa juga ditemui pada BMW Z4 yang dipadu Electro Mechanical Steeering. Keduanya memiliki racikan serupa namun Toyota Chief Engineer, Tetsuya Tada, mengatakan, “Anda akan merasakan Toyota Supra berbeda daripada kendaraan lainnya.

>>> Ikuti terus berita otomotif terupdate dan kritis hanya di situs Cintamobil.com

Franky Pratama

Ulasan anda

Apakah artikel ini bermanfaat untuk Anda?
0

berita lain