Ini 4 Kelebihan dan Kekurangan Honda BR-V

19/08/2021

Jual beli

5 menit

Rumor Honda BR-V digantikan oleh N7X semakin santer terdengar. Sebelum mobil ini diskontinu, simak kelebihan dan kekurangan BR-V jika Anda tertarik membelinya.

Jika benar Honda BR-V akan digantikan oleh N7X, ada kemungkinan bahwa PT Honda Prospect Motor memberikan diskon untuk menghabiskan stok Low SUV ini.

Di pasar mobil bekas, harganya pun sudah mulai menarik untuk tahun muda. Di kanal Mobil dijual Cintamobil.com saja, ada beberapa unit yang dijual dari harga Rp 130 hingga 170 jutaan.

Jika dilihat sekilas, memang mobil ini seperti Mobilio yang ditinggakan saja. Namun, rasa berkendara dan sensasinya berbeda lantaran suspensinya yang telah diset ulang, menyesuaikan jati dirinya sebagai sebuah SUV.

Gambar Honda N7X

Rumornya, BR-V akan digantikan dalam waktu dekat oleh Honda N7X

Honda BR-V pertama kali diluncurkan di Indonesia pada tahun 2015, saat itu tren Low SUV memang sedang naik daun karena konsumen Indonesia rupanya menginginkan ground clearance lebih tinggi dari MPV 7-penumpang mereka. Jagoan daro Honda ini pun harus bersaing dengan Toyota Rush dan Daihatsu Terios dari kubu Astra.

>>> Vakum 15 Tahun, Honda Integra Akan Kembali di 2022

Honda menyematkan mesin berkode L15Z1 4-silinder 1.496 cc SOHC i-VTEC yang dikenal irit nan bertenaga. Dapur pacu tersebut menghasilkan tenaga 118 HP dengan torsi 145 Nm yang menyalurkan tenaga ke roda depan (FWD) melalui pilihan transmisi otomatis CVT atau manual 6-percepatan. Iya, 6-percepatan.

Kami rasa sudah cukup perkenalannya, mari kita simak apa saja yang menjadi kelebihan dan kekurangan dari Low SUV andalan Honda ini.

Kelebihan Honda BR-V

1. Lebih Nyaman Dibanding Rival

Gambar BR-V

Pemilihan sasis monocoque membuat BR-V lebih nyaman dikendarai

Honda BR-V dikenal memiliki kenyamanan yang lebih baik jika dibandingkan dengan rivalnya, Toyota Rush dan Daihatsu Terios. Hal tersebut dikarenakan sasis monocoque lebih rigid sehingga minim guncangan dan body roll jika dibanding sasis ladder frame yang digunakan Rush dan Terios.

Kenyamanan tersebut juga hadir melalui transmisi otomatis CVT dari Honda yang halus saat berkendara. Sayangnya, kenyamanan BR-V masih kurang optimal karena kekurangan yang akan kami bahas di bawah.

2. Mesin Bertenaga dan Efisien

Mesin 1.496 cc milik Honda BR-V memiliki tenaga 118 HP dan torsi 145 Nm yang bertenaga. Jika dibanding Rush atau Terios yang memiliki tenaga 102 HP dan torsi 139 Nm, tentu BR-V lebih andal untuk dipacu terutama saat mobil terisi penuh dengan 7 penumpang.

Gambar Mesin Honda BR-V

Mesin L series Honda dikenal irit dan bertenaga

Tenaga tersebut mampu diterjemahkan ke dalam akselerasi 0 - 100 km/jam yang hanya membutuhkan waktu 11,8 detik. Sedangkan jagoan-jagoan dari Astra hanya mampu mencatat waktu 15 detik. Artinya, tak sulit bagi Low SUV Honda ini untuk mengasapi rivalnya.

>>> Ajang Balap Virtual Honda Kembali Digelar, Total Hadiah Rp 100 Juta!

Sedangkan untuk efisiensi, Honda BR-V dapat mencatat konsumsi bahan bakar 13,9 km per liter untuk rute kombinasi. Sedangkan rivalnya hanya mampu mencatat konsumsi bahan bakar 12,7 km per liter di rute yang sama.

3. Keamanan Yang Baik

Struktur rangka G-CON plus ACETM dari mobil ini memberikan daya serap bentuk yang cukup baik jika terjadi kecelakaan. Pun dengan fitur keselamatan aktif Honda BR-V seperti Vehicle Stability Asist, Hill Start Assist, dan pengereman ABS+EBD+BA.

Honda BR-V juga dibekali dengan fitur Smart Entry, Immobilizer dan Alarm System untuk melindungi mobil Anda saat diparkir.

4. Tampilan Sporty

Gambar Honda BR-V

Terlihat sporty tanpa banyak tambahan yang justru akan membuat tampilan mobil menjadi norak

Harus diakui, tampilan BR-V memang lebih atraktif dan agresif dibandingkan saudara MPV-nya, apalagi untuk versi RS. Desain ini sangat cocok bagi konsumen Indonesia yang cenderung menyukai mobil yang sporty.

Kekurangan Honda BR-V

1. Road Noise

Salah satu kelemahan yang paling utama dari banyak mobil Honda dengan harga terjangkau adalah road noise atau kebisingan saat berjalan yang cukup terasa. Entah karena pemilihan ban atau karena peredaman kabin yang minimalis.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, sebaiknya Anda memasang peredam mobil tambahan atau mengganti ban dengan kebisingan yang lebih kecil dibanding bawaan standarnya.

2. Kaki-kaki

Gambar kaki-kaki mobil

Kaki-kaki mobil Honda dikenal lebih rewel dibanding kompetitor

Ini adalah satu sektor di mana para pesaingnya lebih unggul dari Honda BR-V. Selain ground clearance yang tak terlampau tinggi (205 mm), kaki-kaki mobil ini juga dikenal rewel.

Kelemahan ini sangat terasa di bagian depan karena sistem penggeraknya yang di depan (FWD). Kaki-kaki Toyota Rush atau Terios lebih tahan banting karena tidak bekerja sebagai penggerak.

>>> Honda Brio Konfigurasi 5-Penumpang dan Fitur Lengkapnya

3. Beberapa Fitur Hanya Tersedia di Tipe Tertinggi

Fitur yang sebelumnya kami sebutkan di kelebihan di atas seperti Smart Entry, Vehicle Stability Assist untuk membantu stabilitas, dan Hill Start Assist untuk membantu pengemudi dalam menanjak. Ya, semua itu hanya Anda dapatkan jika merogoh kantong lebih dalam.

4. Harga Jual Kembali Merosot

Gambar Honda BR-V Bekas

Siap-siap harga turun saat hendak dijual kembali

Dibandingkan dengan saudaranya, Honda Brio, BR-V kurang mampu mempertahankan harga jual kembalinya. Jika Anda merasa itu hal yang sangat penting dalam memilih mobil, sebaiknya pikir dua kali sebelum meminang Low SUV ini.

Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif di tahun 2017, Taufan mengisi berbagai posisi mulai dari reporter, test driver, dan host untuk salah satu portal berita otomotif nasional. Kini, Ia bergabung sebagai content writer di Cintamobil.com.

Taufan merupakan lulusan Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya. Lulus di tahun 2017, ia langsung mengejar passion dan ketertarikannya sebagai seorang jurnalis otomotif.

Tak butuh waktu lama, Taufan diterima bekerja di GridOto.com. GridOto.com merupakan kanal berita yang mengulas berbagai hal yang berkaitan dengan otomotif, dari mulai review dan test, berita dalam dan luar negeri, serta tips & trick sebagai panduan bagi para pengguna kendaraan bermotor.

Selama dua tahun bekerja di GridOto.com, Taufan diplot untuk menjadi jurnalis yang serba bisa. Dari mulai mengisi artikel news, tips & trick, test drive & review, menjadi host untuk kanal YouTube GridOto.com, hingga menjadi editor pengganti.

Mengunjungi berbagai pameran otomotif nasional dan internasional, menemui narasumber ATPM, dealer mobil bekas, hingga ke bengkel-bengkel spesialis sudah pernah ia jabani. Taufan pun kerap dipercaya menghadiri ajang media test drive untuk mencoba mobil-mobil baru. Dari LCGC seperti Datsun Go, hingga ke Supercar seperti McLaren 720S.

Di sela-sela pekerjaannya, Taufan adalah petrolhead tulen yang gemar mengoleksi mobil (baik dalam bentuk die cast atau mobil asli) dan mengikuti dunia motorsport roda empat. Hobi membacanya juga membuat Taufan memiliki pengetahuan yang cukup dalam terhadap sejarah dan perkembangan mobil di dunia.

Setelah dua tahun berkarya di GridOto.com, Taufan pun memutuskan untuk rehat di tahun 2019. Selama vakum menjadi jurnalis, ia sempat membuka bisnis detailing dan cuci mobil bersama dengan sahabatnya. Selama berbisnis, ia pun memperdalam pengetahuannya terhadap perawatan mobil.

Di tahun 2021, ia memutuskan untuk kembali ke industri yang ia cintai dengan bergabung di Cintamobil.com sebagai Content Writer. Anda akan banyak menemukan tulisan Taufan mengenai berita otomotif dalam dan luar negeri, tips & trick, ulasan teknis mengenai mobil, serta hal-hal yang berkaitan dengan dunia motorsport di website ini.

 
back to top