Hatchback Alternatif, Inilah Tips Lengkap Membeli Suzuki Swift Bekas

02/11/2018
Ketika berbicara mobil jenis hatchback, Honda Jazz dan Toyota Yaris yang langsung terpikirkan. Padahal ada hatchback alternatif yang bisa menjadi opsi bila ingin tampil beda. Dan inilah tips lengkap membeli Suzuki Swift bekas.

Pasar hatchback memanglah bukan MPV yang menjadi primadona di dunia otomotif Indonesia. Wajar hal itu terjadi, karena masyarakat Indonesia lebih membutuhkan mobil yang memiliki akomodasi penumpang lebih. Meski begitu, antusiasme masyarakat terhadap hatchback bukannya kecil. Seperti yang terjadi beberapa waktu lalu ketika segmen hatchback begitu diminati mulai dari tahun 2000-an. Salah satu produk yang berjaya pada saat itu adalah pabrikan mobil asal Jepang, yaitu Suzuki dengan menghadirkan Swift di Indonesia.

Pada tahun 2012, Suzuki Swift mengalami ubahan besar, salah satunya adalah mesin yang digunakan. Mesin baru yang digunakan adalah mesin Ertiga dengan kode K14B. Menariknya dengan kapasitas mesin yang turun, Swift menjanjikan konsumsi BBM lebih irit. Setahun kemudian, Suzuki meluncurkan Swift varian Sport seperti pendahulunya. Mesin yang digunakan pun lebih bertenaga dengan 136 dk dan kapasitas mesin 1.600 cc. Sedangkan versi mesin biasanya hanya memiliki tenaga 95 dk. Selang 2 tahun, Suzuki pun kembali melakukan facelift untuk Swift agar tetap diminati oleh konsumen. Salah satu hal yang menonjol adalah ubahan pada bagian eksterior yang terlihat lebih menarik dan mengikuti perkembangan zaman.

>>> Baca juga: Kelebihan dan Kekurangan Suzuki Swift 2017

gambar menunjukan mobil Suzuki Swift berwarna kunning Edisi sport diluncurkan

Suzuki Swift Sport mendapat tampilan lebih sporty dan mendapat performa yang berbeda

Beberapa daya tariknya selain lincah, juga desain eksterior yang unik dibanding rival sekelasnya. Daya tarik lain yang diberikan adalah pengolahan bahan bakar Swift yang terbilang efisien. Terakhir, soal harga yang diberikan. Dalam kondisi baru, Swift menawarkan harga yang lebih bersahabat dibanding beberapa rivalnya. Bayangkan perbedaan harganya hingga Rp 20-30 juta. Tertarik untuk memilikinya? Inilah hal-hal yang harus diperhatikan ketika Anda hendak meminang Suzuki Swift bekas.

>>> Mungkin Anda tertarik: Review Suzuki Swift 2019

Teknis

Sebelum meminang Suzuki Swift bekas, ada beberapa hal yang harus dicek. Untuk komponen teknis, adalah kompresor AC, salah satu komponen di Swift yang cukup sering mengalami malfungsi. Pastikan tidak ada suara-suara kasar pada kompresor AC tersebut. Komponen lainnya ialah rack steering yang juga cukup sering mengalami kerusakan.

Mesin Suzuki Swift Menggunakan mesin baru K14B

Mesin Suzuki Swift produksi 2013-2014 menggunakan mesin berkode K14B

Rack steering yang mengalami kerusakan bisa diindikasi dengan suara pada sekitar setir. Pastikan mobil yang Anda incar memiliki rack steering dalam kondisi baik. Selain itu juga tidak luput kaki-kaki pada Suzuki Swift yang bisa dicek melalui indikasi adanya suara gemuruh pada bagian tersebut. Khusus untuk Swift dengan transmisi otomatis. Coba cek, apakah transmisi merasa mengentak ketika tuas transmisi dipindahkan dari posisi P, R, N dan D. Jika ada, diskusikan budget dengan bengkel, mengingat biayanya yang tidak murah.

>>> Ketahui fakta-fakta mobil bekas dalam format infografik terbaru

Non-Teknis

Selain hal teknis yang juga harus diperhatikan adalah histori perawatan berkalanya. Melalui catatan servis Anda bisa mengetahui dengan lebih pasti kerusakan yang pernah dialami oleh mobil yang akan dipinang. Hal lainnya adalah lampu indikator pada instrumen panel. Swift sudah menggunakan cukup banyak sistem elektronik, salah satu indikasi ketika mengalami masalah dengan melakukan pengecekan di instrumen panel.

Pastikan kondisi interior rapi dan bersih

Kebiasaan makan di mobil membuat Anda harus teliti memeriksa kondisi interiornya

Cek dengan teliti lampu peringatan di indikator saat kondisi mesin hidup, pastikan tidak ada yang menyala. Mengingat hatchback lebih sering digunakan di perkotaan, periksa dengant teliti bagian interior. Pastikan tidak ada noda bekas minuman bersoda atau remahan makanan ringan di kolong mobil.

>>> Tips terlengkap seputar mobil bisa ditemukan di Cintamobil

Mahmudi Restyanto

Ulasan anda

Apakah artikel ini bermanfaat untuk Anda?
1