Daftar Harga Mobil Listrik di Indonesia

18/02/2021

Jual beli

3 menit

Share this post:
Daftar Harga Mobil Listrik di Indonesia
Selain kelebihan dan kekurangannya, sebaiknya Anda juga mengetahui harga mobil listrik di Indonesia secara keseluruhan agar bisa jadi pertimbangan sebelum memutuskan membeli.

Mobil listrik semakin ngetren di dunia, termasuk di Indonesia. Perlahan tapi pasti mobil ini terus diperkenalkan. Sejumlah agen pemegang merek bahkan sudah mulai memasarkannya secara resmi, seperti Hyundai yang resmi menjual Kona Electric dan IONIQ Electric, atau BMW yang telah lebih dulu memasarkan i3 sejak 2019. Selain kelebihan dan kekurangan yang dimiliki, yang tak kalah penting adalah berapa harga mobil listrik di Indonesia saat ini.

Harga mobil listrik di Indonesia

Banyak yang bilang harga mobil listrik Indonesia lebih mahal dari mobil konvensional atau mobil berbahan bakar minyak (BBM). Sebenarnya tidak demikian. Akan lebih tepat jika disebut value for money. Harga yang disematkan sesuai dengan kualitas dan kelebihan yang ditawarkan, serta keuntungan bakal didapat pembeli. Berikut ini adalah harga mobil listrik di Indonesia saat ini yang kami kutip dari situs resminya masing-masing.

1. BMW i3

Foto menunjukkan BMW i3s tampak dari samping depan

BMW i3s, mobil listrik pertama yang dijual di Indonesia oleh APM

BMW i3 salah satu mobil listrik BMW paling laris di dunia. Mobil ini resmi dipasarkan di Indonesia sejak pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) bulan Juli 2019. Satu-satunya tipe BMW i3 untuk Indonesia, yaitu i3s 120Ah saat ini dijual dengan harga Rp 1.319.000.000 off the road atau sekitar Rp 1.350.000.000 on the road DKI Jakarta. Untuk daerah lain harga bisa jadi lebih mahal.

BMW i3 masuk kategori city car dengan kapasitas 4 penumpang dewasa (termasuk driver). Untuk performa, mobil dibekali baterai lithium-ion berkapasitas  42,2 kWh yang menghasilkan tenaga hingga 184 Hp dan torsi 270 Nm. Dalam satu kali pengisian penuh mobil bisa menempuh jarak hingga 325 Km dengan kecepatan maksimum 160 Km/jam.

2. Hyundai Kona Electric

Foto menunjukkan Hyundai KONA Electric tampak dari samping belakang

Hyundai serius menjual mobil listrik di Indonesia

Langkah lebih serius ditunjukkan Hyundai yang meluncurkan dua model mobil listrik sekaligus, yaitu Kona Electric dan IONIQ Electric pada 6 November 2020.

Hyundai Kona Electric hanya tersedia tipe Signature yang dijual dengan harga Rp 697.000.000. Kona Electric masuk dalam kategori compact SUV atau crossover dengan kapasitas 5 penumpang dewasa (termasuk driver). Dimensi panjangnya 4.180 mm, lebar 1.800 mm, tinggi 1.570 mm (w/roof rack), jarak sumbu roda 2.600 mm dan ground clearance 158 mm.

Untuk performa mobil dibekali motor listrik tipe Permanent Magnet Synchronous Motor (PMSM) yang mendapat pasokan listrik dari baterai lithium ion 39,2 kWh. Tenaga yang dihasilkan mencapai 134 Hp dengan torsi maksimum 395 Nm. Dalam sekali pengisian baterai penuh mobil bisa menempuh jarak hingga 345 km (berdasarkan NEDC) dan 289 km (berdasarkan WLTP).

3. Hyundai IONIQ Electric

Foto Hyundai IONIQ EV tampak dari samping depan

Harga mobil listrik Hyundai IONIQ Electric kurang dari Rp 700 juta

Harga mobil listrik Hyundai IONIQ Electric dibagi menjadi dua, yaitu tipe Signature Rp 677.000.000 dan tipe Prime Rp 637.000.000. Mobil ini perpaduan sedan dan hatchback dengan kapasitas 5 penumpang dewasa (termasuk driver). Ciri sedan bisa dilihat dari dimensi kendaraannya, yaitu panjang 4.470 mm, lebar 1.820 mm, tinggi 1.475 mm, jarak sumbu roda 2.700 mm dan ground clearance 150 mm. Sedangkan ciri hatchback karena pintu bagasi yang menyatu dengan jendela belakang. So, saat bagasi dibuka maka jendela juga ikut terangkat naik.

Performa Hyundai IONIQ Electric berkat motor listrik Permanent Magnet Synchronous Motor (PMSM) yang dipasok baterai lithium ion 38,3 kWh. Tenaga yang dihasilkan adalah 134 Hp dengan torsi maksimum 395 Nm. Dalam sekali pengisian baterai penuh mobil bisa menempuh jarak hingga 373 km (berdasarkan NEDC) dan 311 km (berdasarkan WLTP).

>>> Review Hyundai Ioniq Electric 2020: Godaan Mobil Listrik Termurah di Indonesia    

4. Tesla Model 3

Foto Tesla Model 3 tampak samping depan

Tesla Model 3, mobil listrik paling laris di dunia

Harga mobil listrik Tesla Model 3 mencapai Rp 1.500.000.000. Itu adalah harga untuk tipe Standard Range Plus atau tipe terendah. Untuk tipe yang Long Range dan Performance harganya lebih mahal. Model 3 Standard Range Plus berpenggerak roda belakang dengan akselerasi 0-100 km/ jam dalam waktu 5,3 detik dan kecepatan maksimum 225 km/jam. Mobil ini bisa menempuh jarak hingga 508 km dalam sekali pengisian baterai penuh.

Adalah Prestige Image Motorcars yang menjual mobil ini di Indonesia. Selain Model 3 Prestige juga memasarkan mobil listrik Tesla yang lain, seperti Model X dan Model S.

>>> KW Variant 3 Coilover Bikin Tesla Model 3 Lebih Nyaman

5. Nissan Kicks e-Power

Foto Nissan Kicks e-Power tampak dari samping depan

Nissan Kicks e-Power, mobil listrik tanpa ngecas

Nissan Kicks e-Power resmi dijual di Indonesia mulai 2 September 2020 dan saat ini dijual dengan harga Rp 451.000.000. Ini adalah mobil listrik yang cukup unik, dan sebenarnya lebih mirip dengan mobil hybrid. Mobil ini murni digerakkan oleh motor listrik yang bersumber dari baterai. Sedangkan baterainya tidak diisi ulang di stasiun pengisian, melainkan oleh mesin mobil berbahan bakar minyak (BBM) yang berfungsi sebagai generator.

Dari lima model di atas bisa diketahui bahwa harga mobil listrik termurah di Indonesia masih diatas Rp 500 jutaan. Untuk Nissan Kicks e-Power meski harganya di bawah Rp 500 juta, pemilik masih harus mengeluarkan dana pembelian BBM untuk menghidupkan mesin/generator. Lantas mana yang lebih menguntungkan?

Pertimbangan membeli mobil listrik

Sebagaimana mobil konvensional, membeli mobil listrik juga memerlukan pertimbangan. Tidak hanya dari harga mobil listrik itu sendiri tapi juga dari sisi keuntungan dan kekurangan yang dimiliki. Keuntungan memiliki mobil listrik diantaranya:

  • Berkendara menjadi lebih nyaman karena tidak terdengar suara mesin sebagaimana mobil konvensional. Ditambah lagi teknologi mobil listrik lebih canggih dalam mendukung kenyamanan dan keselamatan berkendara.
  • Pengeluaran lebih hemat karena biaya pembelian BBM berganti biaya isi ulang baterai yang nilainya lebih kecil. Termasuk juga lebih hemat karena tidak memerlukan servis berkala dan penggantian part seperti ganti oli dan yang lain.
  • Bebas polusi. Karena tidak ada pembakaran BBM mobil listrik tidak menghasilkan gas sisa pembakaran.

>>> Keberhasilan Mobil Listrik Bergantung Pada Infrastruktur Pengisian Dayanya

Foto SPKLU PLN untuk pengisian daya kendaraan listrik

Semakin banyak jaringan pengisian semakin memudahkan konsumen

Untuk kekurangan mobil listrik saat ini lebih banyak berkaitan dengan faktor eksternal. Diantaranya:

  • Infrastruktur pengisian yang masih sangat minim. Itu akan menyulitkan dalam mengisi ulang baterai saat mobil dibawa keluar daerah dengan jarak yang cukup jauh dan tidak ada fasilitas pengisian di sana.
  • Jika terjadi masalah hanya dealernya yang bisa menangani dan jumlahnya masih sedikit.
  • Untuk pengisian ulang baterai memerlukan listrik berdaya tinggi, minimal 2200 VA.

>>> Jangan lupa klik tips dan trik untuk mendapatkan tips menarik lainnya

Pertanyaan Sering Diajukan

Mana yang lebih menguntungkan, mobil listrik atau mobil hybrid?
Kalau Anda tinggal di ibu kota (Jakarta), memiliki mobil listrik lebih menguntungkan mengingat banyak stasiun pengisian yang tersedia. Tapi kalau Anda tinggal di daerah, mobil hybid lebih recommended dibanding mobil listrik dikarenakan masih minimnya stasiun pengisian daya.
Apa yang harus dipersiapkan untuk memiliki mobil listrik?
Pertama; persiapkan dana yang cukup, terutama jika mobil yang dipilih berharga mahal, Kedua; pastikan rumah memiliki daya listrik besar di atas 2200 VA. Ketiga; lebih baik jika memiliki mobil konvensional juga buat persiapan perjalanan jauh ke luar kota. Ketiga;
Berapa lama pengisian mobil listrik?
Lama pengisian mobil listrik (ngecas) tergantung seberapa besar daya pengisian yang digunakan. Misalnya kalau Anda mengisi ulang menggunakan listrik rumah 2200 VA, pengisian penuh bisa lebih dari 10 jam. Tapi kalau menggunakan fast charging 50 ribu VA pengisian penuh hanya butuh waktu 15-20 menit.
Share this post:
Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.

Berita lain

Yakin Mau Beli Mobil Listrik? Simak Dulu Kajian Ini

09/02/2021

Perawatan dan service

5 menit

Sebuah dokumen list harga baterai pack sebuah mobil listrik didapatkan tim Cintamobil.com, harganya tembus Rp 400 jutaan lho! Yakin mau beli mobil listrik?

Lihat juga

Menyikapi Era Mobil Listrik Secara Bijaksana

11/02/2021

Pasar mobil

5 menit

Mobil listrik memang memikat karena bebas polusi gas buang, tidak butuh bahan bakar dan minim perawatan namun banyak hal yang harus dicermati secara seksama.

Lihat juga

Mobil Listrik Tesla di China Dikomplain Konsumen, Kenapa Ya?

10/02/2021

Pasar mobil

3 menit

Pejabat pemerintah China telah bertemu dengan perwakilan dari produsen mobil listrik AS Tesla Inc atas laporan dari konsumen tentang kebakaran baterai.

Lihat juga

Penjualan Mobil Listrik Tertinggi Dikuasai 5 Merek Ini

07/02/2021

Pasar mobil

3 menit

Tesla paling sukses menjual mobil listrik di 2020. Bagaimana dengan yang lain, berikut 5 group otomotif dengan penjualan mobil listrik tertinggi tahun 2020.

Lihat juga

Keberhasilan Mobil Listrik Bergantung Pada Infrastruktur Pengisian Dayanya

08/02/2021

Pasar mobil

3 menit

Menurut bos Volvo Hakan Samuelsson bahwa keberhasilan penjualan mobil listrik bergantung pada infrastruktur pengisian daya. Benarkah demikian?

Lihat juga
 
back to top