Gimana Cara Menghitung Denda Telat Bayar Pajak Mobil?

16/06/2019

Jual beli

8 menit

Share this post:
Gimana Cara Menghitung Denda Telat Bayar Pajak Mobil?
Mungkin banyak dari Anda selalu membayar pajak mobil tepat waktu. Namun tak sedikit juga lupa dan terlat membayar. Jika begitu, berapa denda pajak mobil itu ya?

Ada dua denda pajak mobil hal yang harus diketahui lebih dulu yakni Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) serta Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).

1. Berapa denda telat bayar pajak mobil?

Besaran denda PKB yang ditangguhkan akan berbeda-beda, tergantung pada durasi keterlambatan pembayaran pajak. Sebelum membahas masalah perhitungan, ada baiknya Anda memahami ketentuan penting berikut ini:

  • Denda PKB adalah 25 persen selama 1 tahun. Hitungan denda PKB berdasarkan tahun dan bulan
  • Terlambat pembayaran 1 hari belum dikenai denda, diberikan toleransi oleh pemerintah
  • Jika sudah telat 2 hari maka sudah masuk hitungan denda 1 bulan
  • Jika telat 1 bulan lewat 1 hari, maka hitungannya sudah denda 2 bulan. Begitu seterusnya

Pajak Kendaraan Bermotor memiliki aturan tersendiri yang mana apabila telat dibayarkan maka akan diberikan denda tambahan

Jumlah PKB bisa dilihat pada STNK milik Anda

Sedangkan untuk aturan penghitungan denda telat bayar pajak mobil 2019, bisa Anda amati di bawah ini:
•    Jika Anda baru telat membayar 1 hingga 12 bulan, maka rumus perhitungannya, PKB x 25 persen x n/12 (n= jumlah keterlambatan bulan)
•    Denda telat bayar pajak mobil 1 bulan = PKB x 25 persen x 1/12
•    Telat bayar 2 bulan = PKB x 25 persen x 2/12
•    Telat bayar 6 bulan  PKB x 25 persen x 6/12
•    Denda telat bayar pajak mobil 1 tahun = PKB x 25 persen x 12/12
•    Denda telat bayar pajak mobil 2 tahun = 2 (tahun) x PKB x 25 persen x 12/12

>>> Berlaku Mulai 2020, Pajak STNK Tidak Dibayar 2 Tahun Bakal Diblokir

2. Penghitungan Denda Pajak SWDKLLJ

Sedangkan pada denda SWDKLLJ, terdapat dua besaran dana yakni Rp. 32.000 untuk sepeda motor dan Rp. 100.000 pada mobil.

SWDKLLJ adalah iuran wajib dari para pengguna kendaraan bermotor yang fungsinya untuk memberikan santunan kepada korban kecelakaan di masa mendatang

Iuran dari SWDKLLJ memiliki fungsi tersendiri yang sudah dijelaskan oleh Jasa Raharja

>>> Tips Lapor Pajak Online serta Cara Menghitung Pajak Mobil

3. Simulasi Penghitungan Denda Telat Bayar Pajak Mobil 2019

Supaya lebih mudah dalam melakukan penghitungan, Cintamobil.com akan memberikan beberapa contoh.

Contoh 1: Semisal Anda memiliki sebuah mobil Toyota dengan Pokok PKB senilai Rp. 1.750.000. Besaran nilai ini berbeda-beda yang bisa Anda amati pada Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Nah, jika keterlambatan pembayaran mencapai durasi 1 tahun, maka berapa denda telat bayar pajak mobil yang harus dibayarkan?

Pokok Denda Keterlambatan Membayar 1 Tahun
PKB: Rp. 1.750.000 PKB: Rp. 1.750.000 x 25 persen x 12/12
         Rp. 437.500 x 12/12
         Rp. 437.500
SWDKLLJ: Rp. 143.000      SWDKLLJ: Rp. 100.000
Total : Rp. 1.893.000 Total: Rp.537.500

Total Yang Harus Dibayarkan

(Total dana pokok PKB + denda telat 1 tahun)

Rp. 1.893.000 + Rp. 537.500 = Rp. 2.430.500

Maka untuk kasus contoh 1, Anda harus membayar Rp. 2.430.500

Contoh 2: Seorang pemuda telat membayar pajak mobil Suzuki Ertiganya selama 1 bulan. Dalam hal ini, Pokok KB Suzuki Ertiga berada di nilai Rp. 1.500.000. Maka, berapa denda telat bayar pajak mobil 1 bulan dalam kasus ini?

Pokok Denda Keterlambatan Membayar 1 Bulan
PKB: Rp. 1.500.000 PKB: Rp. 1.500.000 x 25 persen x 1/12
         Rp. 375.000 x 1/12
         Rp. 31.250
SWDKLLJ: Rp. 143.000 SWDKLLJ: Rp. 100.000
Total: Rp. 1.643.000 Total: Rp. 131.250

Total Yang Harus Dibayarkan

(Total dana pokok PKB + denda telat 1 bulan)
Rp. 1.643.000 + Rp. 131.250 = Rp. 1.774.250

Contoh 3: Ibu rumah tangga memiliki mobil dengan jumlah Pokok PKB di angka Rp. 1.500.000. Dikarenakan hari-harinya yang sibuk, dia lupa membayar pajak mobilnya selama 2 bulan. Maka berapa denda telat bayar pajak kendaraan yang harus ia bayarkan?

Pokok Denda Keterlambatan Membayar 2 Bulan
PKB: Rp. 1.500.000 PKB: Rp. 1.500.000 x 25 persen x 2/12
         Rp. 375.000 x 2/12
         Rp. 62.500
SWDKLLJ: Rp. 143.000 SWDKLLJ: Rp. 100.000
Total: Rp. 1.643.000 Total: Rp. 162.500

Total Yang Harus Dibayarkan

(Total dana pokok PKB + denda telat 2 bulan)
Rp. 1.643.000 + Rp. 162.500 = Rp. 1.805.500

Itulah cara menghitung denda pajak mobil yang Cintamobil.com hendak sampaikan. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda semuanya. Satu lagi jangan lupa membayar pajak kendaraan Anda tepat waktu ya, jangan sampai harus bayar denda pajak mobil besar-besaran.
>>> Jangan lupa untuk menyimak tips dan trik mengenai otomotif menarik lainnya, hanya di situs Cintamobil.com

Share this post:

Berita lain

Mobil Mahal Pajaknya Mahal? Lihat Dulu Harga Pajak Lamborghini Gallardo LP550-2 Ini

11/06/2019

Jual beli

4 menit

Sebagai salah satu mobil terlaris Lamborghini, Gallardo memiliki banyak fans di Indonesia. Bagi Anda yang ingin memiliki mobil ini, lihat dulu harga pajak salah satu Gallardo yang cukup marak di jalanan Tanah Air, Lamborghini Gallardo LP550-2.

Lihat juga

Ketahui Cara Dan Syarat Perpanjang STNK, Dijamin Lebih Mudah

16/12/2018

Pengemudian

Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK) merupakan suatu dokumen penting yang harus selalu dibawa dan diperbarui setiap tahunnya. Menjawab hal ini Cintamobil.com ingin membahas tata cara serta syarat perpanjang STNK.

Lihat juga

STNK Tak Diperpanjang, Kendaraan Bermotor Bisa Dianggap Ilegal Tak Berizin

11/09/2018

Pengemudian

4 menit

Buat Anda yang malas perpanjang STNK mesti waspada. Anda bisa kena masalah besar karena kendaraan bermotor Anda dianggap ilegal tak berizin.

Lihat juga

Tak Registrasi Dalam Dua Tahun, STNK Tidak Bisa Diperpanjang, Hoax atau Fakta?

08/09/2018

Jual beli

Jangan pernah percaya dengan berita yang belum pasti kebenarannya. Salah satunya mengenai Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor atau STNK tidak bisa diperpanjang apabila telah dua tahun tidak melakukan registrasi ulang.

Lihat juga

Bagaimana Caranya Mengetahui Keaslian STNK & BPKB Kendaraan?

17/10/2017

Jual beli

Mengetahui keaslian STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) dan BPKB (Buku Pemilik Kendaraan Bermotor) itulah soal yang penting jika Anda mau membeli kendaraan bekas ataupun baru. Sekarang ini masih terjadi pencetakan STNK dan BPKB palsu yang dilakukan oleh orang tidak bertanggung jawab. Masyarakat awam banyak yang tidak mengetahui perbedaan STNK dan BPKB palsu dengam aslinya. Alasannya bentuk fisik STNK dan BPKB palsu umumnya sangat mirip dan bahkan tidak bisa terlihat dengan pandangan kasat mata.

Lihat juga
 
back to top