Cintamobil TV: Kelebihan dan Kekurangan Hyundai Kona Electric

17/02/2021

Jual beli

3 menit

Bagi Anda yang saat ini tengah ingin membeli mobil ramah lingkungan bertenaga listrik. Hyundai Kona Electric bisa menjadi salah satu pilihan untuk Anda.

PT Hyundai Motors Indonesia menjadi salah satu Agen Pemegang Merek yang pertama kali menjual mobil listrik murni bertenaga baterai secara resmi di Indonesia. Salah satu produk andalan dari pabrikan asal Korea Selatan ini adalah Kona Electric.

Jika Anda saat ini sedang mencari mobil listrik murni, Hyundai Kona Electric bisa menjadi salah satu pertimbangannya. Berikut kelebihan dan kekurangannya seperti yang sudah dirangkum oleh tim Cintamobil TV yang bisa Anda simak sebelum Anda memutuskan untuk membelinya.

>>> Minat Beli Hyundai Getz 2004 atau yang 2 Pintu? Cek Dulu Komponen Ini

Gambar menunjukan Hyundai Kona EV

Tampilan Kona Electric

Desain Hyundai Kona Electric

Secara desain Kona Electric hadir bergaya futuristik tanpa menghilangkan DNA Hyundai Kona. Adapun citra futuristik tersebut terlihat melalui bentuk grille yang tertutup tanpa ada lubang udara dan hanya menyisakan satu area tertutup yang menjadi tempat soket charger baterai dan di bagian bawah bumper memiliki active air flap. Pada bagian muka grill menutup tersebut disandingkan dengan lampu khas unik yang berasal dari lampu depan LED ke Day Running Light. 

Interior Hyundai  Kona Electric

Kesan modern interior terpancar lewat sistem Heads-Up Display yang tersedia pada Kona Electric, gambar virtual ke panel transparan yang dipasang di belakang panel instrumen, yang membantu pengemudi untuk tetap memperhatikan jalan. Dengan ukuran gambar proyeksi delapan inci yang jelas dan pencahayaan yang luar biasa, sistem tampilan heads-up memberikan visibilitas siang dan malam yang sangat baik.

Kona Electric juga sudah menerapkan sistem Shift-by-wire yang memungkinakan perpindahan gigi hanya dengan menyentuh sebuah tombol dan rem parkir, juga melalui sebuah tombol.

>>> First Drive Hyundai KONA EV 2020: Crossover Listrik yang Fun To Drive

Gambar menunjukan Interior Hyundai Kona

Tampilan interior Kona Electric

Baterai dan performa Hyundai Kona Electric

Kona Electric dibekali motor listrik sinkron bermagnet permanen dengan efisiensi tinggi sebesar 100 kW (136PS) yang disuplai oleh baterai lithium ion 39,2 kWh, dan menumpahkan torsi 395Nm yang didistribusikan melalui roda depan.

Dalam sekali pengisian daya Hyundai Kona  Electric bisa berjalan sejauh 345 km berdasarkan NEDC dan 289 km (berdasarkan WLTP). Pengisian daya penuh dapat dicapai dalam 54 menit dengan pengisian cepat (pengisian nol hingga 80 persen @ 100 kW).

Bebas Ganjil Genap dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor

Kona Electric merupakan mobil yang tidak mengeluarkan emisi, karena tidak mencemari lingkungan itu sebabnya mobil listrik bebas berkeliaran di semua jalanan Jakarta. Hal ini merupakan salah satu langkah pemerintah dalam mendukung elektrifikasi kendaraan bermotor di Indonesia. 

Tak hanya itu saja, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Peraturan Gubernur No.3 tahun 2020 juga telah mengeluarkan aturan membebaskan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) Kendaraan Bermotor Listrik. 

Kekurangan Hyundai Kona Electric

Dengan segala kecanggihan dan kemudahan yang ditawarkan Kona Electric tentunya mobil ini memiliki kekurangan yang perlu Anda ketahui. Pertama warna interior terlalu monoton. Berbeda dengan versi mesin konvensional, interiornya yang cukup variatif menyesuaikan dengan warna bodinya. Kedua mobil ramah lingkungan ini hanya memiliki ground clearance yang dipangkas 12 cm menjadi 158 mm. Terakhir ruang bagasi yang masih kurang cukup besar jika digunakan untuk membawa barang guna menemani perjalanan keluar kota.

>>> Keunggulan Hyundai KONA EV PATWAL Kantor Gubernur Jawa Barat

Sejak kuliah, Rahmat telah bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sarjana Sastra Indonesia ini mulai menjadi jurnalis sejak 2013 dan terjun di media otomotif setahun kemudian. Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.
 
back to top