Cara Sederhana Cegah Tertipu Membeli Mobil Bekas Tsunami

15/04/2019
Agar menghindari dari tertipu membeli mobil bekas tsunami sebaiknya Anda perhatikan dengan benar kondisi fisik dari mobil tersebut. Karena umumnya mobil korban tsunami memiliki ciri fisik hampir sama dengan mobil bekas banjir.

Sejumlah wilayah di Indonesia sempat tertimpa musibah gempa bumi dan tsunami. Sebut saja di wilayah Lombok, Nusa Tenggara atau Anyer, Banten. Selain korban jiwa, puluhan atau bahkan ratusan unit mobil pun juga menjadi korban ganasnya gelombang air laut yang melebar hingga ke pesisir pantai tersebut.

Setelah bencana usai dan masyarakat kembali memulai kehidupan baru, salah satu hal yang juga mulai dibenahi adalah mobil hasil korban tsunami. Sebagian para pemilik mobil pun memutuskan untuk menjual mobil mereka. Lalu adakah dari Anda pembaca Cintamobil.com yang tertarik membeli mobil bekas tsunami?

>>> Tips Membeli Mobil Bekas Usia 10 Tahun

Mungkin jawabannya hampir tidak ada, karena umumnya mobil bekas korban tsunami hampir sama dengan mobil bekas banjir. Tumpukan lumpur pada kabin, mesin yang terendam air laut, serta ancaman karat dan keropos di beberapa bagian mobil adalah momok menakutkan dari mobil bekas tsunami.

Lalu bagiamana caranya agar tidak terjebak membeli mobil bekas tsunami? Kali ini akan kami paparkan langkah sederhananya.

1. Perhatikan Bodi

bodi hancur

Mobil korban tsunami pasti akan mengalami perbaikan bodi

Perhatikan dengan seksama kondisi keseluruhan dari bodi eksterior mobil tersebut. Adakah tanda-tanda mobil bekas mengalami perbaikan dan pengecatan ulang akibat benturan. Lihat secara jeli perbedaan warna cat antara bagian permukaan yang lebar dengan warna cat di sudut-sudut mobil, seperti lipatan pintu atau lipatan bagasi.

Jika warna cat cenderung berbeda ada kemungkinan mobil bekas mengalami perbaikan bodi. Mobil yang telah menjadi korban tsunami juga bukan tidak mungkin membutuhkan perbaikan bodi. Hal itu lantaran ombak yang menerjang mobil membawa serta material-material besar seperti pohon atau kayu yang kemudian menghantam bodi mobil.

>>> Temukan mobil idaman Anda di sini

2. Cek Kebersihan Kabin

interior tidak lembab

Pastikan tidak ada aroma lembab di kabin

Sama seperti mobil bekas banjir, memilih mobil bekas tsunami juga harus memperhatikan kondisi ruang interior. Pastikan tidak ada bekas air atau lumpur di dalam kabin. Angkat karpet lantai, dan pastikan lantai dasar mobil bersih dari tanda-tanda terkena lumpur. Periksa juga sudut-sudut lipatan pintu kalau-kalau Anda menemukan bekas lumpur juga disitu.

>>> 5 Hal yang perlu Diperhatikan untuk Menghindari Membeli Mobil Bekas Banjir

Kemudian periksa kondisi pelapis jok dan plafon mobil. Sentuh bagian ini untuk memastikan bahan pelapis tidak lembab. Kalau perlu cium juga bagian ini, apakah ada aroma lembab dari bagian tersebut. Karena jika lembab ada kemungkinan pelapis jok telah dibuka untuk dicuci bersih dari sisa-sisa lumpur.

3. Injak Pedal-pedal

pedal-pedal

Injak pedal rem dan gas apakah berfungsi normal

Langkah selanjutnya dalam membeli mobil bekas tsunami adalah dengan melakukan pengecekan pedal rem, gas, kopling, serta tuas transmisi. Lakukan saat mobil dihidupkan dengan cara dimaju dan mundurkan. Pastikan semuanya bekerja normal karena jika tersendat ada kemungkinan bagian ini mengalami korosi atau mungkin masih tertumpuk oleh lumpur.

>>> Temukan tips jual beli mobil lainnya di sini

4. Jangan Ada Lampu Indikator yang Menyala

indikator mesin menyala

Ada lampu indikator yang menyala tanda tak beres pada mesin

>>> Sangat Bahaya Jika Belum Paham Arti Simbol Pada Dashboard Mobil

Mobil yang pernah terendam air tentunya akan mengalami mal fungsi pada beberapa bagian mesinnya. Hal ini pasti akan ditandai dengan menyalanya beberapa lampu indikator pada panel instrumen. Lampu yang umumnya menyala jika ada yang tidak beres dari bagian teknis adalah munculnya lampu check engine.

5. Ruang Mesin Tidak Korosi

korosi di mesin

Jangan sampai ada korosi di ruang mesin

Jika ternyata tidak ada lampu indikator yang menyala, Anda juga patut tetap waspada dengan kondisi mobil tersebut. Coba lakukan pengecekan secara manual dengan memeriksa ruang mesin mobil tersebut. Guna mencegah membeli mobil bekas tsunami, pastikan tidak ada sisa-sisa lumpur di ruang mesin. Perhatikan pula bagian-bagian kecilnya termasuk sudut-sudut ruang mesin tersebut. Pastikan tidak ada korosi pada bagian ini karena sejatinya air laut bersifat korosif jika dibiarkan dalam waktu yang relatif lama.

>>> Tips & trik tentang mobil ada di Cintamobil.com

Prasetyo Adhi

Ulasan anda

Apakah artikel ini bermanfaat untuk Anda?
0

berita lain