Beli Mobil Bekas Berbasis Jarak Tempuh Odometer, Apa Masih Layak?

07/02/2019

Jual beli
Share this post:
Beli Mobil Bekas Berbasis Jarak Tempuh Odometer, Apa Masih Layak?
Enggak bisa dipungkiri, masih banyak dari konsumen mobil bekas juga penjual mobil bekas yang menggunakan basis jarak tempuh odometer dalam hal penentuan harga jual mobil bekas, pertanyaannya apa beli mobil bekas berbasis jarak tempuh odometer masih layak untuk dipertimbangkan?

Jarak tempuh odometer memang merupakan salah satu indikator untuk menentukan harga jual kendaraan bekas, biasanya mobil dengan jarak tempuh yang tertera pada odometer yang terlihat lebih sedikit, akan dapat dijual dengan harga yang lebih mahal bila dibandingkan dengan mobil yang sama namun dengan jarak tempuh odometer yang banyak (atau istilahnya kilometer mobil yang gondrong). Namun sebenarnya apakah panduan harga beli mobil bekas berbasis jarak tempuh odometer pada kendaraan tersebut masih layak diterapkan di Indonesia? Terutama di kota besar yang cenderung macet luar biasa.

>>> Baca juga: Ini 5 Alasan Sebagian Orang Lebih Suka Membeli Mobil Bekas

Tampak Odometer Toyota Fortuner

Odometer merupakan salah satu indikator harga jual mobil bekas

Kami pernah membaca sebuah ulasan di salah satu situs teknik nomor satu mengenai kendaraan roda empat, disana ditulis "masih idealkah mengganti oli mesin mobil per 10.000 kilometer ditengah kepadatan ibu kota," Dalam artikel teknik tersebut dijelaskan bahwa jika mobil cenderung digunakan pada jalanan dalam kota yang padat dan sarat dengan kemacetan yang paling penting adalah mengganti oli sesuai dengan engine hour-nya. Jadi yang terpenting adalah ritme penggantian olinya yang seharusnya lebih sering jika mobil sering digunakan pada kemacetan lalu lintas.

Tampak Odometer Asli Tapi Palsu

Odometer rendah bisa juga hasil manipulasi pedagang mobil bekas nakal

Tentunya akan percuma jika mobil bekas memiliki jarak tempuh odometer rendah namun penggantian olinya tidak rajin. Apalagi kecenderungan jarak tempuh odometer yang dapat dengan mudah dicurangi oleh pedagang mobil bekas yang nakal. Jadi, sebenarnya kilometer tinggi di odometer itu enggak masalah, asalkan spare part yang sudah waktunya diganti, sudah dilakukan penggantian oleh pemilik sebelumnya, apalagi rasa berkendara mobil bekas akan tetap sama saja, mobil bekas dengan kilometer rendah maupun kilometer tinggi namun dengan kondisi yang terawat dan enggak alpha untuk mengganti oli.

>>> Mungkin Anda tertarik: Harga Toyota Veloz Februari 2019: DP Hanya 15% Saja Sudah Bisa Bawa Pulang Mobil Baru

Tampak Ilustrasi Form Servis Per 10 ribu Kilometer Suzuki

Jika jarak pada odometer sesuai dengan bukti servis berkala, maka belilah mobil tersebut

Lalu kesimpulannya bagaimana? Apakah masih berlaku beli mobil bekas berbasis jarak tempuh odometer masih layak? Jawabannya adalah sangat tergantung dari riwayat perawatan si mobil itu sendiri. Ya, apabila jarak tempuh odometer masih rendah, dan sesuai  dengan riwayat bukti perawatan berkala mobil, bisa juga Tidak apabila indikator jarak tempuh odometer rendah namun tidak ada bukti yang menunjukkan riwayat perawatan berkala pada mobil yang Anda incar. So, jangan terpaku pada jarak tempuh odometer ya dalam mengincar mobil bekas.

>>> Ingin membeli mobil baru? Dapatkan berbagai daftarnya hanya di sini

Tampak All New Honda Brio Media Test Drive 2018

Mobil semakin sering digunakan maka celah (clearence) mesin-nya akan semakin baik

>>> Kenali banyak hal dalam dunia otomotif lewat artikel-artikel kami hanya di situs Cintamobil.com

Share this post:
Penulis
Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif pada 2014, setahun kemudian Arfian menjadi test driver di sebuah tabloid otomotif. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2018, Ia menjadi salah satu andalan Cintamobil dalam menguji mobil baru di Indonesia

Berita lain

Bukan Hanya Odometer, Inilah Tips Memeriksa Usia Dan Kondisi Pakai Mobil Bekas

01/10/2018

Jual beli

Untuk mengetahui usia mobil bekas umumnya melalui odometer. Semakin jauh jaraknya, artinya mobil ini sudah berusia semakin tua. Namun tidak hanya odometer, ada cara lain memeriksa usia pakai mobil bekas.

Lihat juga

Mengetahui Apakah Odometer Mobil Bekas Sudah Dimundurkan atau Diatur

18/04/2018

Jual beli

10 menit

Jarak tempuh biasanya menjadi salah satu parameter umum untuk membeli mobil bekas. Tapi, penjual mobil bekas biasanya menggunakan kesempatan ini untuk memanipulasi odometer. Lalu, bagaimana cara mengetahui odometer mobil bekas sudah dimundurkan atau masih asli?

Lihat juga

Membeli Mobil Bekas Berdasarkan Odometer

26/06/2017

Jual beli

10 menit

Odometer mobil adalah sebuah alat yang menunjukkan jarak sudah ditempuh oleh mobil. Sobat sobat dengan melihat bagian odometer sudah tahu total kilometer yang sudah ditempuh mobil. Namun berapa kilometer dari angka odometer menunjukkan mobil masih dianggap baik dan bisa dibeli. Kalau Anda ingin mengetahui hal ini silahkan simak tulisan di bahwa ini.

Lihat juga

TIPS BELI MOBIL BEKAS: MPV Berkabin Luas Dan Mewah, Tips Beli Mercedes-Benz Viano Bekas

05/02/2019

Jual beli

Mempunyai MPV berkabin luas dengan nuansa mewah tentu idaman para keluarga. Salah satu mobil bekas yang bisa dilirik adalah Mercedes-Benz Viano. Agar tidak salah beli, simak tips beli Mercedes-Benz Viano bekas dari kami.

Lihat juga

Membeli Mobil Bekas, Bisakah Asuransi Berganti Nama?

02/02/2019

Jual beli

Melindungi mobil dengan asuransi memang menjadi andalan sebagian pemilik mobil. Tapi ketika membeli mobil bekas, iming-iming mobil masih dilindungi asuransi sebenarnya bukan daya tarik. Lantas bisakah asuransi berganti nama?

Lihat juga