Begini Cara Mendeteksi Mobil Bekas Nabrak

25/03/2019

Jual beli
Share this post:
Begini Cara Mendeteksi Mobil Bekas Nabrak
Mendapatkan mobil bekas idaman dalam kondisi baik adalah impian semua pemburu mobil bekas. Namun, tak jarang, ada beberapa para penjual 'nakal' yang merekayasa informasi mengenai mobil bekas tersebut, Mobil bekas nabrak alias accident dibilangnya tidak pernah nabrak. Maka dari itu, untuk membantu Anda, begini cara mendeteksi mobil bekas nabrak.

Sebenarnya kalau boleh jujur, menyerempet, terserempet, menabrak atau bahkan tertabrak adalah hal lumrah dan dapat terjadi di jalan. Karena, sehati-hatinya orang mengendarai mobil di jalan raya faktor resiko itu tidak dapat dihilangkan, namun dapat dikurangi. Mendapatkan mobil bekas idaman dalam kondisi baik adalah impian semua pemburu mobil bekas. Namun, tak jarang, ada beberapa penjual 'nakal' yang berusaha untuk merekayasa informasi mengenai mobil bekas yang hendak Anda incar tersebut. Mobil bekas nabrak eh dibilangnya aman dari tabrakan, lha piye?

Tampak toyota Avanza bekas nabrak

Kalau hasil pengerjaan bengkel body repair kelas wahid begini, Anda akan makin sulit menerka mobil ini bekas nabrak bukan?

Terlebih, membeli mobil bekas yang sudah pernah nabrak atau bahkan ditabrak sebaiknya dihindari, apalagi jika mobil bekas yang hendak Anda pinang tidak direparasi dengan benar dan menggunakan alat yang mumpuni. Memang tidak semua bengkel body repair tidak mampu melakukan perbaikan dengan benar.  Tentunya, mobil bekas nabrak akan berdampak pada kestabilan yang menurun, durabilitas berkurang, bahkan 'gangguan' kesenyapan kabin. So, begini cara mendeteksi mobil yang sudah pernah tabrakan atau mobil bekas nabrak.

1. Perhatikan Area Kap Mesin Dan Tulangan Mesin

Tampak Kap Mesin Honda All New Brio

Perhatikan area dibawah kap mesin, Anda dapat menemukan tanda-tanda mobil bekas nabrak disini

Hal pertama yang dapat Anda lakukan untuk mendeteksi mobil bekas nabrak adalah Anda dapat memperhatikan area kap mesin. Kap mesin adalah part yang dirancang untuk mudah melipat serta ringsek. Hal ini dikarenakan untuk mobil modern yang sudah mengusung konsep crumple zone, pasti ringsek atau rusak ketika terkena impact, hal ini terjadi guna menyerap benturan. Maka, Anda dapat memperhatikan dengan seksama area kap mesin dan tulangan mesin. Serapih-rapihnya bengkel reparasi bodi atau body repair melakukan rekondisi mobil bekas, pasti akan terlihat 'tanda' mobil pernah tabrakan.

>>> Baca juga: Bisa Jadi Pilihan! 3 Mobil Teraman Berdasarkan Kelasnya dalam Euro NCAP 2018

Tampak Kap mesin All New Honda Brio Satya

Pastikan tulangan tidak ada bekas ketokan, tidak bekas cat ulang, dan juga tidak ada klip-klip penjepit yang hilang

Ambil contoh, adanya sisi yang terlalu bersih pada lipatan 'tulangan' kap mesin, atau malah hal-hal tidak wajar seperti bekas cipratan cat ulang yang tidak 'dirapihkan' oleh bengkel reparasi bodi, bahkan ada klip-klip penjepit yang tidak lengkap. Jika Anda menemukan salah satu dari tanda-tanda yang telah kami sebutkan tersebut, maka Anda harus waspada, bisa saja mobil bekas incaran Anda tersebut pernah menabrak atau bahkan ditabrak. Oh ya, Anda perlu tahu juga, tidak banyak bengkel body repair mampu 'menyembunyikan' kecacatan tersebut. 

2. Lihat Seksama Sambungan Bodi Dan Dudukan Mesin

Mitsubishi Xpander GLS Crashed Test

Saat tabrakan parah dan high impact seperti ini, secara otomatis engine mounting 'melepaskan diri' agar mesin jatuh

Salah satu cara untuk mendeteksi mobil bekas nabrak lainnya adalah Anda dapat melihat seksama dan dudukan mesin. Pada mobil modern, dudukan mesin atau engine mounting cukup berperan penting dalam hal safety. Ketika tabrakan parah atau mengalami impact yang keras, secara otomatis engine mounting 'melepas' mesin agar jatuh ke aspal. Hal ini dilakukan oleh para insinyur perancang teknis mobil, agar gaya dorong ke kabin berkurang. Sehingga, seisi kabin dapat utuh dan pada akhirnya menjadi mobil menjadi aman.

>>> Temukan mobil idaman dengan harga bersaing di sini

Tampak Engine Mounting All New Honda Brio Satya E CVT

Engine mounting yang masih 'sehat' dan standar pabrik umumnya memiliki ciri-ciri khusus

Namun, cara ini memiliki efek negatif tersendiri, karena engine mounting menjadi mudah rusak, dan ketika sudah diganti, pemasangannya tidak akan serapih pihak pabrikan. Ada beberapa ciri-ciri khusus yang dapat diamati secara visual dengan mata Anda. Salah satu diantaranya adalah baut pada engine mounting tidak lagi memiliki 'tanda' khusus berupa cat atau bahkan terlalu bersih. Juga jangan lupa, lihat seksama sambungan antara bodi dan mengecek kancing pengaitnya. Pastikan tidak ada yang hilang satupun dan celah antar panel bodinya presisi. Jika tidak, Anda perlu mencurigai mobil bekas incaran Anda itu pernah menabrak.

>>> Simak Artikel Menarik Seputar Jual Beli Mobil Bekas Lainnya

3. Amati Cat Mobil Bekas Incaran Anda

Tampak Toyota Kijang Innova 2.4 Q AT 2016

Amati cat mobil bekas incaran Anda, jika terlalu kinclong dan pantulannya terlalu meng-efek kaca Anda patut curiga

Hal terakhir yang dapat dilakukan untuk mendeteksi mobil bekas nabrak adalah dengan cara mengamati cat mobil bekas incaran Anda. Anda perlu tahu, umumnya cat yang digunakan pabrikan mobil di bumi itu memiliki kontur bergelombang atau wave. Enggak percaya? Coba Anda 'jemur' dibawah terik matahari mobil baru sekalipun lalu Anda amati catnya, Anda akan menemukan gelombang atau istilahnya 'basah' pada cat mobil tersebut. Jika Anda menemui mobil yang catnya kincolong banget, bahkan refleksi atau pantulannya bisa buat Anda ngaca, Anda perlu curiga mobil bekas incaran Anda tersebut sudah pernah di cat ulang bahkan pernah nabrak.

>>> Kumpulan tips dan trik otomotif terlengkap bisa Anda temukan disini

Share this post:
Penulis
Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif pada 2014, setahun kemudian Arfian menjadi test driver di sebuah tabloid otomotif nasional. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2018, Kini ia menjadi Managing Editor Cintamobil.com
 
back to top