Beda Kelas SUV Wuling Almaz vs Glory 560, Siapa Paling Layak Dibeli?

11/04/2019

Jual beli

10 menit

Share this post:
Beda Kelas SUV Wuling Almaz vs Glory 560, Siapa Paling Layak Dibeli?
Dua pabrikan China, Wuling dan DFSK bersaing melahirkan model baru untuk konsumen di Indonesia, Almaz dan Glory 560. Sama-sama menarik mengingat keduanya sama-sama SUV meski pada hakikatnya beda kelas. Lalu apa yang ditawarkan oleh masing-masing produsennya pada dua mobil tersebut, dan siapa yang paling layak dibeli?

Berbicara tren global di industri otomotif roda empat, Sport Utility Vehicle (SUV) adalah raja. Data penjualan global menempatkan posisi SUV sebagai yang tertinggi sebanding dengan penjualan sedan. Sayang, di Indonesia dua segment tersebut harus terima berada di bawah segmen MPV. Mobil keluarga yang dijuluki mobil sejuta umat itu selalu menjadi yang terbaik dengan penjualan paling banyak.

Meski demikian, bukan berarti SUV kehilangan pasar. Data di Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) mencatat mobil-mobil SUV masih terjual dalam jumlah yang cukup besar mencapai puluhan ribu unit tiap tahun. Tren bahkan cenderung meningkat yang membuat pemain-pemain baru mencoba peruntungan dengan menghadirkan model bergenre SUV.

>>> Baca juga: 5 Mobil Langka Di Bawah 100 Juta

Foto Wuling Almaz saat diluncurkan di The Tribrata Jakarta pada Januari 2019, tampak gagah dari depan

Foto DFSK Glory 560 dari arah samping depan saat diluncurkan pertama kali di Indonesia

Mengikuti tren SUV yang makin meningkat di level global, dua model merek China diluncurkan di awal 2019

Yang terbaru, dua pabrikan asal China, Wuling Motors dan Dongfeng Sokon (DFSK) sama-sama nyemplung di segmen SUV tanah air dan sama-sama menghadirkan model terbaru di awal 2019 ini. Wuling meluncurkan Wuling Almaz dan DFSK menghadirkan Glory 560. Keduanya sama-sama SUV dan sama-sama dibekali mesin Turbo 1.500 cc. Hanya saja secara segmen sasaran keduanya berbeda.

Wuling Almaz adalah medium SUV, sementara DFSK Glory 560 adalah low SUV seperti halnya Toyota Rush dan Honda BR-V. Sudah pasti karena segmentasinya berbeda, kedua mobil ini juga berbeda dalam banyak hal. Siapa yang terbaik dan paling layak Anda beli, itu relatif. Semua tergantung dari apa yang lebih Anda butuhkan. Silahkan simak perbandingannya berikut:

Komparasi SUV Wuling Almaz vs Glory 560

1. Eksterior

Perbedaan nyata langsung terlihat di bagian eksterior. Dari dimensinya bodi Wuling Almaz lebih besar dari Glory 560. Almaz berukuran 4.655 x 1.835 x 1.760 mm. Sedangkan Glory 560 berukuran 4.515 mm x 1.815 mm x 1.735 mm.

  • Eksterior Wuling Almaz

Tampilan Eksterior Wuling Almaz terlihat sangat dinamis dengan minimnya sudut-sudut tajam

Penampilan gagah Wuling Almaz bisa dilihat dari berbagai sisi

Eksterior Wuling Almaz nampak lebih dinamis dengan minimnya bagian yang menyudut. Boleh dibilang dari arah samping dan belakang mobil ini lebih bulat. Yang terlihat sangat menonjol dari bagian eksterior Almaz adalah tampilan mukanya yang lain dari yang lain. Headlamp dan DRL mata sipit mengapit grill berukuran jumbo membuat tampilannya nampak futuristik, gagah namun juga kejam. Yang sering kali dikritik banyak orang, dengan dimensi yang besar Wuling Almaz hanya dibekali pelek 17 inchi sehingga terlihat agak kurang besar.

>>> Review Wuling Almaz 7-Seater 2019: Tambahan WIND, Voice Command Berbahasa Indonesia Pertama

  • Eksterior Glory 560

Foto DFSK Glory 560 tampak dari arah samping depan saat diluncurkan di Jakarta

Desain DFSK Glory 560 lebih ramping selayaknya mobil kompak

Berbeda dengan Glory 560, dengan ukuran dimensi yang lebih kecil dan ramping Glory 560 memang layak disebut kompak SUV. Bentuk lampu belakang yang kotak simetris serta desain pintu bagasi yang juga mengotak membuat mobil ini terlihat lebih kotak jika dipandang dari belakang. Namun desain belakang ini serasi dengan tampilan mukanya yang juga mengotak. Meski sama-sama memiliki grill berukuran besar, grill Glory 560 tidak terlalu menonjol sebab dipisah dengan garis warna chrome dan logo besar di bagian tengah. Mobil ini juga dibekali roda dengan ukuran pelek 17 inchi, cukup serasi dengan ukuran bodinya yang tidak sebesar Almaz.

>>> Review Wuling Almaz 2019 : SUV Pertama Dari Wuling Yang Diluar Ekspektasi

2. Interior

Sekali masuk ke bagian dalam kedua SUV merek China ini, langsung bisa dibedakan siapa yang lebih unggul dan modern. Hanya saja tetap ada hal-hal yang mungkin tidak sesuai ekspektasi Anda.

  • Interior Wuling Almaz

Foto Interior Wuling Almaz, konfigurasi 5 seater membuatnya tampak lapang dan lega

Interior Wuling Almaz penuh dengan kemewahan layaknya mobil premium

Interior Wuling Almaz akan membuat Anda terkagum-kagum saat pertama Anda memasukinya. Anda akan disambut ruangan yang begitu lapang dan lega. Maklum dengan dimensi yang besar, Almaz hanya punya konfigurasi 5 tempat duduk alias hanya untuk 5 penumpang saja. Anda bisa memaju mundurkan kursi baris pertama atau baris kedua tanpa khawatir mengganggu kenyamanan penumpang lain. Headroom dan legroomnya juga sangat lega memungkinkan Anda selonjoran dengan senyaman mungkin.

Kemewahan lain tampak dengan adanya head unit layar sentuh berukuran jumbo 10,4 inchi yang ditata secara vertikal di tengah dashboard. Ini adalah fitur unggulan dari Almaz dimana didalamnya terdapat 9 fungsi utama yaitu Radio (FM, AM), Bluetooth, USB, AUX, Vehicle Setting, Tire Pressure Monitoring System (TPMS), Kamera 360 derajat, AC dan Wuling Link. Menghadap ke atas, Anda dimanjakan dengan pemandangan langit yang cerah di siang hari atau pemandangan bintang di malam hari melalui panoramic sunroof berukuran besar.

Kelebihan lain dari interior Wuling Almaz adalah bagasinya yang sangat besar. Lagi-lagi ini juga dimaklum mengingat tidak adanya kursi baris ketiga untuk SUV ini. Anda bisa menampung barang bawaan dalam jumlah yang besar tanpa khawatir kenyamanan terganggu.

  • Interior Glory 560

Foto Interior DFSK Glory 560, ada head unit dengan tatanan floating berukuran 8 inchi

Floating Head Unit Glory 560, pengemudi tak perlu mengalihkan pandangan terlalu ke bawah untuk mengatur fungsi head unit

Salah satu yang ditawarkan DFSK buat konsumen dengan Glory 560 adalah mobil ini punya konfigurasi 7 tempat duduk. Sama dengan kesukaan orang Indonesia. Tapi, kalau boleh jujur settingan ini agak 'dipaksakan' sebab kursi baris ketiga ternyata tak terlalu cocok buat orang dewasa. Anda yang memiliki postur tubuh 170 cm dipastikan bakal tersiksa jika duduk di kursi paling belakang ini. Selain headroom tidak punya ruangan, paha Anda juga tidak tertopang sempurna di tempat duduk alias menggantung. Lebih cocok jika mobil ini dikatakan sebagai 5-seater+, bagian belakang buat penumpang anak-anak.

Terlepas dari kontroversi kursi baris belakang, Anda bisa menemukan kenyamanan di kursi baris depan dan di balik kemudi. Salah satu keunggulan yang bisa dikatakan cukup istimewa adalah head unit dengan tatanan floating. Meski hanya sebesar 8 inchi atau tak sebesar milik Wuling Almaz, head unit Glory 560 ini sangat membantu kenyamanan. Pengemudi tak perlu mengalihkan pandangan terlalu ke bawah hanya sekadar mengganti lagu atau mengatur fungsi head unit, artinya pandangan pengemudi tak terlalu teralihkan dari jalan raya.

>>> Review DFSK Glory 560 2019 lebih lengkap bisa Anda baca di sini!

3. Mesin

Tak lengkap rasanya jika mobil yang bergenre SUV tidak dibekali mesin yang handal. Baik Wuling Almaz maupun Glory 560 keduanya sama-sama menawarkan embel-embel Turbo sebagai sumber performa kendaraan yang dipadu dengan transmisi Continuously Variable Transmission (CVT).

  • Mesin Wuling Almaz

Foto Mesin Wuling Almaz 1.500 cc Turbocharged menghadirkan performa handal pada kendaraan

Mesin Turbo pada Wuling Almaz, pertama pada model Wuling di Indonesia

Almaz diperkuat dengan mesin bensin 4 silinder segaris berkapasitas 1.500 cc Turbocharged keluaran Honeywell yang bertenaga 140 HP dengan torsi 250 Nm yang merupakan torsi tertinggi di kelasnya. Performa tersebut didistribusikan ke roda depan melalui CVT dari Bosch yang menghasilkan perpindahan transmisi yang halus dan responsif dengan opsi manual 8-percepatan. Selain itu, tersedia juga dua mode berkendara yakni Eco (E) serta Sport (S).

>>> Temukan tips jual beli mobil lainnya di sini

  • Mesin Glory 560

Foto Mesin DFSK Glory 560 berkapasitas 1.500 cc Turbocharged menghasilkan tenaga yang mumpuni pada kendaraan

Dua model DFSK di Indonesia semua menggunakan mesin turbo

Performa DFSK Glory 560 juga tidak perlu diragukan karena didukung oleh mesin 1.500 cc berteknologi Turbocharger dengan tenaga 150 PS di putaran 5.600 rpm dan torsi 230 nm di rentang putaran 1.800 - 4.000 rpm. Anda tidak perlu risau dengan mesin berukuran kecil ini karena tenaga yang ditawarkan setara dengan mesin di atas 2.000 cc naturally aspirated namun tetap memberikan efisiensi bahan bakar. Agar kenyamanan penumpang tetap terjaga selama perjalanan, tenaga berlimpah yang dihasilkan mesin 1.500 cc berteknologi Turbocharger akan disalurkan ke roda melalui transmisi Continuously Variable Transmission (CVT) ke roda depan dengan halus tanpa ada sendatan berarti.

>>> Jarang Diketahui, Mengapa Tenaga Kuda Jadi Patokan Dari Performa Mesin?

4. Harga

Penilaian mahal atau murah harga Wuling Almaz maupun Glory 560 adalah relatif. Namun jika membandingkan dengan mobil-mobil merek Jepang, kedua mobil merek China tersebut adalah yang termurah di kelasnya. Harga-harga berikut adalah harga OTR Jakarta saat ini (April 2019). Untuk wilayah lain atau pada bulan-bulan berikutnya, harga bisa saja berbeda. Anda bisa mengeceknya di laman resmi masing-masing merek.

  • Harga Wuling Almaz

Hingga saat komparasi ini ditulis, Wuling Almaz hanya tersedia satu tipe saja yaitu Almaz 1.5 LT LUX CVT AT yang dijual dengan harga Rp 318.800.000.

Foto saat Harga Wuling Almaz di tetapkan di Jakarta pada Januari 2019 lalu, harga Rp 318.800.000

Harga Wuling Almaz ditetapkan sebesar Rp 318.800.000

  • Harga Glory 560

DFSK memastikan mobil ini tersedia dalam tiga tipe, dua bertransmisi otomatis dan satu bertransmisi manual. Belum diperinci berapa harga masing-masing, namun DFSK memastikan Glory 560 dijual dengan harga termurah Rp 210.000.000 dan termahal Rp 270.000.000.

>>> Harga mobil yang lain silahkan cek di sini!

5. Kesimpulan

Kembali ke pembahasan awal terkait siapa yang terbaik dan layak untuk dibeli. Kami tidak bisa membuat kesimpulan untuk hal itu. Selain mobil ini memang beda kelas, kami juga tidak mengetahui apa yang paling Anda butuhkan saat ini.

Sedikit gambaran, kalau Anda memiliki keluarga besar lebih dari 5 orang. Anda kurang cocok membeli Wuling Almaz sebab akan ada yang tertinggal saat Anda bepergian menggunakan mobil ini. Sebaliknya buat Anda yang mendambakan kenyamanan lebih tanpa mempertimbangkan jumlah anggota keluarga, Almaz lebih layak untuk dibeli.

Gambaran lain jika Anda hanya memiliki dana terbatas dan tak ingin terbebani angsuran kredit, Anda bisa memilih DFSK Glory 560 yang harganya lebih murah. Kalaupun ada kekuranglapangan di kursi baris belakang, Anda bisa menyiasatinya di kemudian hari. Faktanya, meski memiliki keluarga besar, kursi baris belakang adalah yang paling jarang digunakan. Anda bisa melipatnya untuk mendapatkan spasi bagasi yang lebih luas.

Jadi, silahkan pertimbangkan baik-baik sebelum memutuskan untuk membeli dan selamat memilih!

>>> Tips terlengkap seputar mobil bisa ditemukan di Cintamobil

Share this post:
Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.

Berita lain

Toyota Fortuner Dan Avanza Paling Banyak Diekspor Oleh TMMIN

03/02/2019

Pasar mobil

Sepanjang tahun 2018, PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) mengirimkan 206.000 unit kendaraan utuh (Complete Build Up/CBU).Toyota Fortuner dan Avanza menjadi model paling banyak dieskpor dengan total kontribusi 24%.

Lihat juga

Pilih Mobil Bekas LCGC: Toyota Agya vs Honda Brio Satya

02/04/2019

Jual beli

2 menit

Toyota Agya vs Honda Brio Satya manakah dari dua mobil kecil yang masuk dalam kategori LCGC ini yang layak untuk Anda miliki dalam keadaan bekasnya. Apalagi jika dana Anda untuk membeli mobil hanya maksimal Rp150 juta.

Lihat juga

Toyota Pimpin Pasar, Agya Beri Kontribusi Besar Di Segmen Hatchback

25/10/2018

Pasar mobil

Mengalami sedikit penurunan, Toyota masih sangat berbahagia dengan pencapaian bulan September 2018. Terlebih salah satu model unggulannya, Toyota Agya mendapatkan hasil sangat positif dengan jumlah penjualan sebanyak 2.437 unit dan menguasai pasar hatchback Toyota hingga 87,4 persen.

Lihat juga

Harga Rp 162,5 Juta, Brio Satya Kalahkan Toyota Agya Sebagai Mobil Murah Termahal

13/09/2018

Pasar mobil

Harga All New Honda Brio yang dirilis PT Honda Prospect Motor (HPM) pada Rabu, (12/9/2018) di XXI Ballroom Djakarta Theater dengan varian paling murah seharga Rp 139 juta dan paling mahal Rp 190 juta membuat All New Honda Brio Satya jadi mobil murah termahal di Indonesia.

Lihat juga

Alasan Toyota Agya Terbaru Tanpa Head Unit Audio Layar Sentuh

16/08/2017

Mobil baru

Ternyata bagian kabin Toyota New Agya belum menerapkan sistem hiburan layar sentuh, baik itu untuk tipe Agya 1.0 liter hingga 1.2 liter TRD.

Lihat juga
 
back to top