Bakal Ada Syarat Baru Kredit Mobil Harus Bebas Denda Tilang

15/01/2019

Jual beli
Share this post:
Bakal Ada Syarat Baru Kredit Mobil Harus Bebas Denda Tilang
Surat atau denda tilang yang tak diurus tak hanya bakal berbuah pemblokiran dokumen kendaraan, tapi bakal menimbulkan kesulitan lain. Si pelanggar bakal kesulitan saat mengajukan kredit mobil di perbankan dan dealer.

Upaya polisi melakukan tindakan keras terhadap pelanggar lalu lintas belum sepenuhnya diperhatikan. Banyak pelanggar yang tidak mengindahkan bukti tilang sehingga menumpuk di beberapa kantor Kejaksaan Negeri. Dengan berbagai alasan, pelanggar yang dokumennya disita semacam SIM memilih membuat SIM baru dibanding membayar denda tilang. Atau yang STNK-nya disita memilih mengendarai mobil tanpa STNK.

Foto Bukti tilang menumpuk di Kejaksaan Negeri

Bukti tilang tak diurus bakal mendatangkan masalah bagi pelanggar

>>> Ini Yang Terjadi Pada Mobil (Dan Pengemudi) Ketika Anda Melanggar Lampu Merah

Tindakan yang dilakukan para pelanggar semacam ini bukan tindakan yang baik. Bagaimanapun juga namanya bakal terus terdaftar sebagai pelanggar membandel dan sampai kapan pun dia wajib menyelesaikan perkaranya. Tindakan preventif dilakukan polisi guna memberikan efek jera seperti memblokir STNK sehingga tidak bisa diperpanjang.

"Saat ini memang kita lakukan pemblokiran, tidak bisa memperpanjang STNK, melakukan pergantian warna, balik nama kendaraan, jadi mereka pelanggar lalu lintas wajib menyelesaikan perkaranya terlebih dahulu, nanti kalau sudah bayar baru dibuka lagi," tutur Kasubdit Gakkum Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Herman Ruswandi sebagaimana dikutip dari detikOto, (12/01/2018).

Upaya lain yang sedang diwacanakan kepolisian adalah memasukkan nama pelanggar di Black List BI Checking. Ini bakal merepotkan sebab pelanggar dipastikan bakal sulit mendapatkan kredit mobil dan yang lain di bank manapun. Runtutan Black List BI Checking-nya sebagai berikut:

Saat pengguna kendaraan terbukti melakukan pelanggaran sistem elektronik yakni terekam kamera CCTV, pelanggar bakal mendapatkan kiriman surat tilang yang harus dikonfirmasi dan semua denda yang dikenakan harus diselesaikan lewat bank. Bila sudah diselesaikan, perkara secara otomatis selesai dan pelanggar tidak perlu mengurus dokumen SIM atau STNK sebab tak ada yang disita. Namun kalau kewajiban membayar denda tilang ini diabaikan, namanya bakal dimasukkan daftar orang yang punya hutang dan tidak membayar.

>>> Kredit Kendaraan Bermotor DP 0% Resmi Diperbolehkan

Ilustrasi kredit mobil ditolak oleh perbankan

Diwacanakan, pelanggar lalu lintas yang tak menyelesaikan perkaranya tak bisa mendapatkan kredit di bank

"Ke depan kita akan bekerja sama dan terintegrasi dengan sistem perbankan, artinya pelanggar yang belum menyelesaikan kewajibannya (perkara tilang), tidak bisa melakukan kredit dan semacamnya, karena nama mereka cacat," ujar Herman.

Sekali lagi bila wacana ini direalisasikan diharapkan bakal ada efek jera yang sangat terasa buat pelanggar lalu lintas karena permohonan kredit mobil yang diajukan di bank manapun sulit diapprove. 

>>> Tips terlengkap seputar mobil bisa ditemukan di Cintamobil

Share this post:
Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top