Pasar SUV dan MPV berkembang lebih pesat dibandingkan dengan model lainnya di pasaran saat ini. Terlebih di Indonesia dimana penduduknya mementingkan kapasitas ruang kabin yang lapang serta kenyamanan selama berkendara. Tapi tahukah Anda dengan bentuknya yang hampir mirip, apa beda SUV dan MPV terlihat jelas dari kegunaan serta tampilan dalam mobil ini.
1. Perbedaan SUV dan MPV dari sejarah
SUV adalah akronim dari Sport Utility Vehicle, dikenal juga sebagai “Kendaraan Utilitas Pinggiran Kota”. Ide dibalik penemuan SUV adalah menggabungkan kapasitas penarik (towing) dari truk pikap, kenyamanan dari mobil penumpang, hingga kapasitas ruang dari minivan. Beberapa SUV termasuk memiliki kapasitas derek seperti truk pikap dengan ruang penumpang seperti minivan.
Chevrolet Suburban Carryall yang pernah diproduksi pada 1935
SUV pertama kali disebut pada tahun 1935 setelah Chevrolet memperkenalkan Suburban Carryall, kendaraan delapan penumpang yang dibangun di atas sasis truk setengah ton. SUV seperti Land Rover Discovery atau Jeep Grand Cherokee awalnya digunakan sebagai kendaraan militer, meskipun banyak juga digunakan sebagai kendaraan keluarga.
Sedangkan istilah MPV adalah singkatan dari Multi-Purpose Vehicle (MPV), jenis kendaraan yang dirancang untuk mengangkut sejumlah penumpang. Banyak pula yang menyebut kendaraan ini sebagai Minivan, atau Multi Utility Vehicle (MUV).

Stout Scarab 1936 yang disebut sebagai MPV pertama di dunia
Ditemukan pada tahun 1935 oleh William Stout, disebut sebagai Scarab. Konsep mobil yang hanya diproduksi sebanyak 9 unit bertema ‘kantor keliling” dimana penumpangnya bisa bepergian dan bekerja di waktu yang sama. Baru pada tahun 1950 bentuk Volkswagen Type 2 (disebut juga sebagai mikro-bus) populer dikenal sebagai minivan pertama.
2. Tujuan penggunaan
Perbedaan mobil SUV dan MPV pada awalnya berdasarkan tujuan mobil tersebut dikembangkan. SUV dirancang untuk dikendarai di luar jalan raya dan biasanya digunakan di jalanan yang tak rata. SUV biasanya memiliki sasis yang kuat dan menggunakan bodi yang dibangun di atas sasis truk. Fitur lainnya dari sebuah SUV adalah mesin yang kuat untuk mengimbangi kemampuannya di jalanan yang mendaki.
MPV biasanya digunakan untuk keluarga di daerah perkotaan
MPV modern dirancang terutama untuk mengangkut sejumlah besar penumpang dengan menghadirkan kenyamanan dan keselamatan yang lebih baik. MPV biasanya akan lebih tinggi dibandingkan model sedan untuk keluarga. Dalam hal bentuk tubuh, MPV relatif memiliki kap depan yang lebih pendek. Tapi ada pula MPV dengan berbagai ukuran, seperti bodi lebih besar, semisal Honda Odyssey maupun Mercedes-Benz V-Class.
>>> Profil Honda Odyssey 2010, High MPV Yang Di-’Sedan’-kan
3. Jumlah Penumpang
Sesuai dengan tujuannya, MPV memiliki jumlah kursi yang lebih banyak dibandingkan SUV. Dengan tiga baris kursi, MPV mampu menampung hingga 7 penumpang dengan nyaman. Tapi demi menghadirkan kendaraan bergaya sporty dengan penumpang yang lebih banyak, beberapa SUV pun mendapatkan tiga baris tempat duduk.

Tak jarang ada SUV dengan 7 tempat duduk, meskipun tak terlalu lapang
Tapi di dalam kabin, MPV memang menawarkan akomodasi dan ruang yang lebih lapang bagi penumpang dibandingkan SUV. SUV tak jarang memiliki atap yang melengkung di bagian belakang untuk menghadirkan kesan yang lebih sporty, sehingga membuat ruang kepala di baris ketiga terpangkas.
>>> Awas, Jangan Tertipu Modus Mobil Bekas dengan Dokumen Mobil Palsu
4. Tipe Bodi
SUV dikembangkan menggunakan sasis truk ringan. Karena itu, SUV dirakit dengan struktur body-on-frame, atau dimana bodi mobil diposisikan berada di atas sasis. Hal ini dilakukan agar mobil bisa lebih mudah melewati jalanan kasar. Tapi penggunaan struktur ini membuat mobil menjadi lebih berat, sehingga berpengaruh pada penggunaan bahan bakar yang lebih tinggi.
SUV dikembangkan dengan struktur body-on-frame seperti truk pikap
Sementara MPV dibangun di atas platform mobil unibody yang bertujuan untuk memberikan kenyamanan. Biasanya memiliki desain kotak dan kargo bersama di belakang yang kemungkinkan konfigurasi mendukung ruang penumpang hingga volume kargo.
>>> Dapatkan berbagai informasi tips jual beli lainnya hanya di sini
5. Mesin
SUV yang diminta untuk mampu berjalan di permukaan yang tak rata memang membutuhkan kapasitas mesin yang lebih besar dibandingkan MPV. Rata-rata SUV mendapatkan mesin berkapasitas 1.500 cc untuk menghasilkan tenaga yang lebih besar. Dipadukan dengan sistem penggerak 4-wheel-drive, sayangnya harus mengurangi efisiensi bahan bakar.

Ada MPV yang mendapatkan mesin 1.5L, contohnya Mitsubishi Xpander
Sedangkan MPV rata-rata hanya memiliki mesin dengan kapasitas di bawah 1.500 cc, seperti 1.200 cc maupun 1.000 cc. Hanya saja beberapa pabrikan tak ketinggalan melakukan inovasi untuk menawarkan MPV yang lebih bertenaga. Seperti contohnya Mitsubishi Xpander yang sudah mendapatkan mesin berkapasitas 1.5L.
6. Ground Clearance
Tinggi mobil dari permukaan tanah (dikenal juga dengan istilah ground clearance) pada MPV dan SUV sangat berbeda. Ground clearance SUV biasanya dirancang lebih tinggi agar memudahkan pengemudi ketika berkendara di medan off-road atau jalanan yang bergelombang. Namun MPV yang didedikasikan sebagai kendaraan jalan raya umumnya memiliki desain ground clearance yang rendah.
Beda SUV dan MPV juga terlihat dari ground clearance-nya
Beberapa MPV memiliki ground clearance yang terbilang tinggi, hingga mencapai 200 mm untuk memberikan kesan sporty. Namun yang paling membedakan kedua jenis mobil ini adalah desain kaki-kaki MPV memang tak dibuat sekokoh SUV yang memang diperuntukkan bagi jalanan yang bergelombang atau medan off-road.
7. Profil Ban
Perbedaan keduanya bahkan bisa dilihat dari ban yang digunakan. Untuk profil ban, sedikit beda SUV dan MPV yang bisa terlihat. Kebanyakan SUV menggunakan pelek dan ban dengan profil besar menempuh medan off-road dengan baik. Dimensi ban yang lebih lebar akan membuatnya tak mudah tergelincir. Biasanya, SUV minimal memiliki pelek 15 inci.
Ban SUV dibuat lebih lebar untuk membantunya dalam pengendaraan off-road
Tapi untuk memberikan kesan tangguh, MPV terkadang juga memiliki pelek yang besar. Tak jarang beberapa merek mobil menggunakan pelek 15 inci untuk SUV mereka. Tapi meskipun sama-sama menggunakan pelek 15 inci atau 16 inci, SUV biasanya memakai ban yang lebih tebal dan gemuk. Sedangkan MPV biasanya memiliki ban berukuran standar.
Hingga saat ini, beda SUV dan MPV masing-masing semakin berkurang dengan bertambahnya inovasi serta sasaran pabrikan. Karena itu, tak jarang jika ada MPV yang dibuat semakin sporty, seperti Xpander Cross yang lebih pantas disebut SUV, atau SUV yang dijadikan lebih ‘halus’ dengan nama crossover.
>>> Tips dan trik dunia otomotif bisa Anda dapatkan di Cintamobil.com