Duh! Bos Mercedes F1 Diduga Terlibat Persekongkolan

25/08/2021

Event - Promosi

3 menit

Menjelang Grand Prix Belgia yang diselenggarakan akhir pekan ini (29/8), beredar kabar kurang menyenangkan yang menyeret nama Bos Mercedes F1, Toto Wolff.

Otoritas pasar saham Eropa kabarnya sedang melakukan investigasi terhadap transaksi mencurigakan yang melibatkan bos tim Mercedes-AMG Petronas F1, Toto Wolff dan Lawrence Stroll.

Lawrence Stroll merupakan ayah dari pebalap tim Aston Martin Cognizant F1, Lance Stroll sekaligus salah satu pemegang saham mayoritas Aston Martin.

Gambar Toto Wolff dan Lawrence Stroll

Toto Wolff memang dikenal menjalin hubungan yang akrab dengan Lawrence Stroll

Kedua orang penting di paddock Formula 1 ini diduga melakukan persekongkolan dalam transaksi jual-beli saham yang ilegal.

>>> Bos Mercedes F1 Cemaskan Bentrokan Lewis Hamilton dan Verstappen

Ada Kemungkinan 'Insider Trading'

Lawrence Stroll sebagai pemilik saham dan orang yang berkecimpung dalam bisnis serta balap Aston Martin dikabarkan kerap membocorkan data-data serta berita yang bersifat rahasia kepada sang bos Mercedes F1.

Praktik tersebut biasa dikenal dengan istilah 'insider trading' yang tentunya ilegal di dalam pasar modal. Dengan mendapat rahasia yang pada intinya memperlihatkan prospek Aston Martin, Toto Wolff akhirnya membeli 0,95% saham pabrikan otomotif asal Inggris tersebut pada April 2020.

Gambar Aston Martin Valkyrie dan F1

Setelah perkenalan Aston Martin Valhalla dan Valkyrie, pabrikan asal Inggris ini memang sedang naik daun

Harga yang dibayarkan untuk saham tersebut bersifat rahasia, tetapi mengingat nilai pasar dari Aston Martin, saham Wolff bernilai sekitar $36 juta atau setara Rp 518 miliar.

>>> Supercar Hybrid Aston Martin Valhalla Bertenaga 940 Hp Meluncur

Kecurigaan otoritas pasar saham semakin besar saat 6 bulan setelah transaksi yang dilakukan oleh Wolff, Daimler AG selaku perusahaan induk Mercedes-Benz berniat untuk membeli 20% dari saham Aston Martin.

Tak hanya itu, Tobias Mœrs yang sebelumnya menjadi bos dari Mercedes-AMG ditunjuk menjadi CEO untuk Aston Martin.

Apakah Bos Mercedes F1 Akan Dihukum?

Aksi-aksi yang terjadi selama 6 bulan tersebut langsung diikuti dengan peningkatan harga saham Aston Martin secara signifikan. Tak tanggung-tanggung, saham pabrikan berlambang sayap tersebut meningkat hingga 60% dari April 2020.

>>> Lemas di Podium, Lewis Hamilton Curiga Dirinya Alami Long Covid

Gambar Toto Wolff dan Lewis Hamilton

Jika bos Mercedes F1 terkena hukuman, usaha Hamilton dalam mempertahankan gelarnya tahun ini bisa terganggu

Karena peningkatan tajam tersebut, tentunya para pembeli saham Aston Martin pada periode tersebut mendapatkan keuntungan yang sangat besar. Jika Wolff berinvestasi $36 juta sebelumnya, maka nilai investasi tersebut menjadi $57,6 juta atau setara Rp 829 miliar!

Jika ini terbukti sebagai tindakan insider trading, maka Toto Wolff dan Lawrence Stroll bisa dijatuhi hukuman. Sebagai informasi, di Indonesia praktik seperti itu bisa dijatuhi pidana 10 tahun penjara sesuai dengan UU No 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal.

Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif di tahun 2017, Taufan mengisi berbagai posisi mulai dari reporter, test driver, dan host untuk salah satu portal berita otomotif nasional. Kini, Ia bergabung sebagai content writer di Cintamobil.com.

Taufan merupakan lulusan Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya. Lulus di tahun 2017, ia langsung mengejar passion dan ketertarikannya sebagai seorang jurnalis otomotif.

Tak butuh waktu lama, Taufan diterima bekerja di GridOto.com. GridOto.com merupakan kanal berita yang mengulas berbagai hal yang berkaitan dengan otomotif, dari mulai review dan test, berita dalam dan luar negeri, serta tips & trick sebagai panduan bagi para pengguna kendaraan bermotor.

Selama dua tahun bekerja di GridOto.com, Taufan diplot untuk menjadi jurnalis yang serba bisa. Dari mulai mengisi artikel news, tips & trick, test drive & review, menjadi host untuk kanal YouTube GridOto.com, hingga menjadi editor pengganti.

Mengunjungi berbagai pameran otomotif nasional dan internasional, menemui narasumber ATPM, dealer mobil bekas, hingga ke bengkel-bengkel spesialis sudah pernah ia jabani. Taufan pun kerap dipercaya menghadiri ajang media test drive untuk mencoba mobil-mobil baru. Dari LCGC seperti Datsun Go, hingga ke Supercar seperti McLaren 720S.

Di sela-sela pekerjaannya, Taufan adalah petrolhead tulen yang gemar mengoleksi mobil (baik dalam bentuk die cast atau mobil asli) dan mengikuti dunia motorsport roda empat. Hobi membacanya juga membuat Taufan memiliki pengetahuan yang cukup dalam terhadap sejarah dan perkembangan mobil di dunia.

Setelah dua tahun berkarya di GridOto.com, Taufan pun memutuskan untuk rehat di tahun 2019. Selama vakum menjadi jurnalis, ia sempat membuka bisnis detailing dan cuci mobil bersama dengan sahabatnya. Selama berbisnis, ia pun memperdalam pengetahuannya terhadap perawatan mobil.

Di tahun 2021, ia memutuskan untuk kembali ke industri yang ia cintai dengan bergabung di Cintamobil.com sebagai Content Writer. Anda akan banyak menemukan tulisan Taufan mengenai berita otomotif dalam dan luar negeri, tips & trick, ulasan teknis mengenai mobil, serta hal-hal yang berkaitan dengan dunia motorsport di website ini.

 
back to top