Valentino Rossi Salahkan Ban Setelah Tampil Buruk di MotoGP Inggris

31/08/2021

Event - Promosi

3 menit

Pebalap Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi tampil cukup buruk pada seri balap MotoGP Inggris 2021. Ia pun menyebut ban yang ia pakai sebagai alasannya.

Valentino Rossi lagi-lagi gagal tampil maksimal di atas YZR-M1, ia hanya mampu finis di urutan ke-18. Padahal, pebalap yang dijuluki The Doctor ini start dari urutan ke-8 setelah menjalani kualifikasi yang cukup baik.

Musim balap MotoGP 2021 tinggal menyisakan 5 seri saja, dan nampaknya impian Rossi untuk bisa naik ke podium untuk terakhir kalinya sebelum pensiun semakin sulit untuk diraih.

Performa Ban Michelin Mengecewakan

Gambar Ban Michelin

Performa Michelin di musim 2021 memang menuai banyak kritik

Sebenarnya Valentino Rossi mengawali balapan dengan baik. Pada lap pertama, ia mampu menyalip 2 rider di depannya untuk mengamankan posisi ke-6.

>>> Valentino Rossi Punya 1 Keinginan Sebelum Pensiun MotoGP, Apa Itu?

Namun, seiring berjalanannya waktu ritme balapnya semakin melambat dan akhirnya harus merosot ke barisan pebalap paling belakang dan finis di urutan ke-18. Bahkan, Cal Crutchlow yang baru saja bergabung menjadi rekan setim Rossi bisa finis di depannya.

"Setelah lima atau enam lap, performa ban Michelin yang saya gunakan di bagian belakang motor saya malah menurun drastis," ungkap Rossi saat ditanya mengenai performa buruknya.

Ia juga menambahkan bahwa sisi kanan yang digunakan oleh YZR-M1 yang ia tunggangi tidak memiliiki cengkraman yang kuat pada aspal. Karena hal tersebut, waktu lap yang ia catatkan lebih lambat 1 hingga 3 detik. Selisih 1 detik dalam sebuah balapan bukan sesuatu yang kecil.

Gambar Valentino Rossi

Valentino Rossi mengaku sedih karena balap terakhirnya di Silverstone berakhir mengecewakan

Pada akhirnya, Valentino Rossi hanya bisa pasrah dan berusaha semaksimal mungkin meski hasilnya masih jauh dari kata memuaskan.

Kejadian Yang Sama Dialami Pebalap Lain

Rupanya, performa buruk ban Michelin ini juga dialami oleh pebalap lain, salah satunya Joan Mir dari tim Suzuki Ecstar. Tak heran Mir yang biasanya mampu bersaing di baris terdepan hanya mampu finis di urutan kesembilan.

>>> Akal-Akalan Jenius Pabrik Ban dalam Sejarah Michelin Star

Joan Mir mengaku ada yang aneh dengan ban Michelin yang ia gunakan saat seri balapan di Sirkuit Silverstone itu.  Ban motornya seperti terlalu cepat aus, sehingga cengkeramannya semakin berkurang seiring berjalannya balapan.

Lebih parahnya, hal ini terjadi ketika Mir baru menyelesaikan 10 dari total 20 lap. Berbeda dengan F1, tentu pebalap MotoGP tak bisa masuk ke pit untuk mengganti ban yang mereka gunakan kecuali saat hujan.

Gambar Joan Mir

Joan Mir mengeluhkan hal yang serupa

"Saya sudah menyelesaikan 10 lap dan bannya justru aus lebih cepat. Gara-gara itu catatan waktu saya memburuk," ujar Mir.

Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif di tahun 2017, Taufan mengisi berbagai posisi mulai dari reporter, test driver, dan host untuk salah satu portal berita otomotif nasional. Kini, Ia bergabung sebagai content writer di Cintamobil.com.

Taufan merupakan lulusan Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya. Lulus di tahun 2017, ia langsung mengejar passion dan ketertarikannya sebagai seorang jurnalis otomotif.

Tak butuh waktu lama, Taufan diterima bekerja di GridOto.com. GridOto.com merupakan kanal berita yang mengulas berbagai hal yang berkaitan dengan otomotif, dari mulai review dan test, berita dalam dan luar negeri, serta tips & trick sebagai panduan bagi para pengguna kendaraan bermotor.

Selama dua tahun bekerja di GridOto.com, Taufan diplot untuk menjadi jurnalis yang serba bisa. Dari mulai mengisi artikel news, tips & trick, test drive & review, menjadi host untuk kanal YouTube GridOto.com, hingga menjadi editor pengganti.

Mengunjungi berbagai pameran otomotif nasional dan internasional, menemui narasumber ATPM, dealer mobil bekas, hingga ke bengkel-bengkel spesialis sudah pernah ia jabani. Taufan pun kerap dipercaya menghadiri ajang media test drive untuk mencoba mobil-mobil baru. Dari LCGC seperti Datsun Go, hingga ke Supercar seperti McLaren 720S.

Di sela-sela pekerjaannya, Taufan adalah petrolhead tulen yang gemar mengoleksi mobil (baik dalam bentuk die cast atau mobil asli) dan mengikuti dunia motorsport roda empat. Hobi membacanya juga membuat Taufan memiliki pengetahuan yang cukup dalam terhadap sejarah dan perkembangan mobil di dunia.

Setelah dua tahun berkarya di GridOto.com, Taufan pun memutuskan untuk rehat di tahun 2019. Selama vakum menjadi jurnalis, ia sempat membuka bisnis detailing dan cuci mobil bersama dengan sahabatnya. Selama berbisnis, ia pun memperdalam pengetahuannya terhadap perawatan mobil.

Di tahun 2021, ia memutuskan untuk kembali ke industri yang ia cintai dengan bergabung di Cintamobil.com sebagai Content Writer. Anda akan banyak menemukan tulisan Taufan mengenai berita otomotif dalam dan luar negeri, tips & trick, ulasan teknis mengenai mobil, serta hal-hal yang berkaitan dengan dunia motorsport di website ini.

 
back to top