Marc Marquez Tak Ucapkan Perpisahan ke Valentino Rossi di Medsos

08/08/2021

Event - Promosi

3 menit

Share this post:
Valentino Rossi memutuskan untuk mengakhiri karirnya sebagai pebalap MotoGP. Pebalap lain pun ucapkan perpisahan di media sosial kecuali Marc Marquez.

Melalui konferensi pers resmi pada Kamis (5/8), Valentino Rossi mengumumkan bahwa musim balap MotoGP 2021 menjadi tahun terakhirnya sebagai pebalap. Seiring dengan keputusan tersebut, pebalap lain pun mengucapkan perpisahan melalui berbagai medsos mereka.

Mayoritas dari pebalap tersebut menyebut bahwa The Doctor telah menjadi inspirasi bagi mereka, tak terkecuali para rival yang pernah besaing dengan Rossi untuk memperebutkan gelar juara MotoGP.

Sayangnya, Marc Marquez yang sempat menjadi saingan berat dari Rossi justru tidak mengucapkan sepatah kata pun di media sosial mengenai sang pebalap legendaris dari Italia itu.

>>> Sejarah Julukan The Doctor untuk Valentino Rossi

Marquez Belum Berdamai Dengan Valentino Rossi?

Gambar Insiden Sepang 2015

Insiden di Sirkuit Sepang pada 2015 disebut sebagai penyebab keretakan hubungan kedua pebalap

Tak bisa dipungkiri, hubungan kedua pebalap ini memang tidak bagus selama beberapa tahun terakhir. Di luar insiden Sepang pada musim balap MotoGP 2015, Rossi dan Marquez beberapa kali terlibat dalam konflik dan tidak berakhir dengan baik.

Meski tidak ikut mengucapkan perpisahan di media sosial, Marquez mengakui bahwa lawan terberatnya itu mempunyai peran yang sangat besar pada dunia motorsport, terutama MotoGP.

"Karier seseorang atlet dinilai dari keseluruhan periode kariernya. Sudah 25 tahun (karier Rossi) dan yang dilakukannya ke dunia balap motor sangat melegenda. Dia punya sesuatu yang prerogatif sebagai pembalap, menang, membawa banyak orang ke trek, itu indah," ungkap Marquez dalam sebuah wawancara.

The Baby Alien menyebut bahwa pensiunnya Rossi akan sama seperti atlet olahraga legendaris lain yang sudah mendahuluinya pensiun.

>>> Asyik! Greysia Polii dan Apriani Rahayu Dapat Honda City Hatchback RS

"Di sepakbola ada Pele, kemudian Maradona, lalu Messi, bukan berarti seseorang lebih baik dari yang lain tapi semua punya eranya masing-masing. Era Rossi sudah sangat panjang," ujar Marquez.

Gambar Marquez vs Rossi

Marquez menilai bahwa era Rossi sudah habis

Kalimat tersebut seakan menyiratkan bahwa masa Valentino Rossi sudah habis, dan ini sudah waktunya bagi pebalap muda seperti dirinya untuk menjadi wajah dari MotoGP hari ini. Ia bahkan menyebut bahwa kepergian sang legenda tak akan berdampak besar pada MotoGP.

"Semua tahu hubungan kami tak bagus, tapi aku tak masalah menyebut bahwa kami akan kehilangan seseorang yang besar. Tapi, MotoGP akan tetap sama, orang-orang yang suka motor akan tetap mencintai olahraga ini," tegas Marc Marquez.

Marquez Berpeluang Besar Untuk Melewati Pencapaian The Doctor

Ketika Valentino Rossi sedang berada di puncak kariernya, banyak yang menilai bahwa pencapaian tersebut tidak akan bisa direplikasi oleh pebalap lain. Namun, sama seperti Michael Schumacher yang kini sudah dilewati oleh Lewis Hamilton, Marc Marquez juga berpeluang untuk melewati pencapaian Rossi.

Gambar Marquez dan Rossi

Marquez berpeluang untuk melewati pencapaian The Doctor

>>> Performa Marc Marquez Bikin Pol Espargaro Tertekan

Marquez sudah melewati sebagian rekor yang sebelumnya dipegang Valentino Rossi. Kini ia sedang mengincar rekor jumlah kejuaraan dunia MotoGP milik Rossi. Saat ini, ia sudah mengoleksi 6 gelar MotoGP. Jika berhasil juara 2 kali lagi, Marquez akan melewati pencapaian gelar juara The Doctor.

Apakah The Baby Alien bisa melakukannya? Yang pasti, Valentino Rossi bisa menyabet gelar tersebut dengan dua tim yang berbeda. Sedangkan Marquez selama ini baru memperkuat Honda yang memang dinilai sangat dominan.

Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif di tahun 2017, Taufan mengisi berbagai posisi mulai dari reporter, test driver, dan host untuk salah satu portal berita otomotif nasional. Kini, Ia bergabung sebagai content writer di Cintamobil.com.

Taufan merupakan lulusan Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya. Lulus di tahun 2017, ia langsung mengejar passion dan ketertarikannya sebagai seorang jurnalis otomotif.

Tak butuh waktu lama, Taufan diterima bekerja di GridOto.com. GridOto.com merupakan kanal berita yang mengulas berbagai hal yang berkaitan dengan otomotif, dari mulai review dan test, berita dalam dan luar negeri, serta tips & trick sebagai panduan bagi para pengguna kendaraan bermotor.

Selama dua tahun bekerja di GridOto.com, Taufan diplot untuk menjadi jurnalis yang serba bisa. Dari mulai mengisi artikel news, tips & trick, test drive & review, menjadi host untuk kanal YouTube GridOto.com, hingga menjadi editor pengganti.

Mengunjungi berbagai pameran otomotif nasional dan internasional, menemui narasumber ATPM, dealer mobil bekas, hingga ke bengkel-bengkel spesialis sudah pernah ia jabani. Taufan pun kerap dipercaya menghadiri ajang media test drive untuk mencoba mobil-mobil baru. Dari LCGC seperti Datsun Go, hingga ke Supercar seperti McLaren 720S.

Di sela-sela pekerjaannya, Taufan adalah petrolhead tulen yang gemar mengoleksi mobil (baik dalam bentuk die cast atau mobil asli) dan mengikuti dunia motorsport roda empat. Hobi membacanya juga membuat Taufan memiliki pengetahuan yang cukup dalam terhadap sejarah dan perkembangan mobil di dunia.

Setelah dua tahun berkarya di GridOto.com, Taufan pun memutuskan untuk rehat di tahun 2019. Selama vakum menjadi jurnalis, ia sempat membuka bisnis detailing dan cuci mobil bersama dengan sahabatnya. Selama berbisnis, ia pun memperdalam pengetahuannya terhadap perawatan mobil.

Di tahun 2021, ia memutuskan untuk kembali ke industri yang ia cintai dengan bergabung di Cintamobil.com sebagai Content Writer. Anda akan banyak menemukan tulisan Taufan mengenai berita otomotif dalam dan luar negeri, tips & trick, ulasan teknis mengenai mobil, serta hal-hal yang berkaitan dengan dunia motorsport di website ini.

 
back to top