Punya Surat Tugas Belum Tentu Lolos Check Point Larangan Mudik Lebaran

18/05/2020

Event - Promosi

5 menit

Share this post:
Banyak cara dilakukan masyarakat untuk bisa lolos dari pos pemeriksaan larangan mudik Lebaran, diantaranya dengan membawa surat tugas asli tapi palsu.

Pemerintah telah melarang masyarakat untuk mudik pada libur Lebaran kali ini. Namun, semakin mendekati Hari Raya Idul Fitri jumlah calon pemudik justru tidak menurun. Bahkan berbagai cara dilakukan oleh mayasrakat untuk bisa mudik ke kampung halamannya masing-masing. Modus yang dipakai pun beragam, mulai dari bersembunyi di balik bak truk, menggunakan jasa travel gelap, hingga mencoba mengelabui polisi dengan surat tugas untuk mudik yang aspal alias asli tapi palsu.

>>> Mudik Pakai Surat Keterangan Bebas Covid-19 Palsu Bisa Dipidana

Menghadapi fenomena ini Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Mabes Polri Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi Istiono menekankan, maysarakat yang hendak melakukan mudik tetap akan diminta putar balik jika terbukti melanggar aturan larangan mudik Lebaran.

Jumlah Pemudik Mulai Meningkat

Situasi mudik lebaran

Volume kendaraan pemudik mulai meningkat sejak akhir pekan kemarin

>>> Pilihan promo dan diskon mobil baru semua merk ada disini

Ia menjelaskan, hingga akhir pekan kemarin sejak awal peraturan larangan mudik Lebaran diberlakukan, sudah ada 45.000 lebih kendaraan yang diminta putar balik. Bahkan pada Sabtu-Minggu (16-17 Mei 2020), ada peningkatan jumlah pemudik.

"Ada peningkatan sedikit untuk yang ingin mudik, tapi tidak signifikan," katanya seperti dikutip Cintamobil.com dari laman NTMC Polri, Senin (18/05/2020). Diakuinya, banyak cara dilakukan masyarakat untuk bisa melintasi pos-pos penjagaan larangan mudik. "Mulai dari mencari jalan tikus hingga alih-alih membawa surat tugas. Tetapi polisi tetap meminta mereka untuk berputar balik," tambahnya.

Perketat Penjagaan Diseluruh Wilayah

Pos penjagaan larangan mudik

Polisi yakin, sanksi dipaksa putar balik sudah memberikan efek jera buat pemudik

Menjelang Hari Raya Idul Fitri kata Istiono, pihaknya akan menambah penjagaan di check point-check point larangan mudik Lebaran. Semuanya akan dilakukan di seluruh jajaran kepolisian daerah (Polda).

>>> Ada pilihan mobil bekas berkualitas paling lengkap disini

"Kita akan pertebal di check-check point ini untuk melakukan pengecekan bagi masyarakat yang akan mudik. Semuanya, di masing-masing polda. Polda Metro Jaya, Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten pun demikian," ungka dia.

Dalam menghadapi pemudik yang masih nekat melanggar peraturan larangan mudik Leabaran ini, menurut Istiono petugas di lapangan tetap akan memberlakukan cara humanis dan persuasif. Ia meyakini dengan meminta calon pemudik berbalik arah dirasa cukup efektif untuk mencegah masyarakat pulang ke kampung halaman.

"Putar balik itu sudah efektif. Mereka akan berpikir dua kali karena ancang-ancang yang mau mudik itu kan sudah direncana, mulai penumpang, kendaraan, bensinnya, kan rugi kalau disuruh putar balik. Jadi, sudah cukup itu," tutupnya.

>>> Berita otomotif yang menarik dan bermanfaat lainnya ada disini

Sudah menulis di media online sejak 2009, Pras sangat berpengalaman di bidang otomotif. Pria penggemar mobil modifikasi ini sudah mencicipi berbagai jenis mobil, mulai LCGC hingga Hypercar. Pras menjadi anggota tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.
 
back to top