Pengemudi Mobil Pribadi Langgar PSBB Jakarta: Denda Rp 1 Juta sampai Diderek

12/05/2020

Event - Promosi

3 menit

Share this post:
Pengemudi Mobil Pribadi Langgar PSBB Jakarta: Denda Rp 1 Juta sampai Diderek
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerbitkan Pergub soal sanksi terhadap pelanggar PSBB. Pengendara mobil pribadi yang melanggar akan didenda dan diderek.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sejak 10 April 2020 untuk mencegah penyebaran virus corona. 

Namun, angka penyebaran virus corona yang belum mereda, membuat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan untuk memperpanjang masa PSBB hingga akhir Mei 2020. 

Supaya PSBB efektif, Anies juga menerbitkan Pergub  No 41 Tahun 2020 tentang Pengenaan Sanksi Terhadap Pelanggaran Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalam Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Provinsi DKI Jakarta. 

>>> Jokowi soal PSBB: Jalanan Sepi tapi di Kampung Ramai

Harus Mematuhi Aturan soal Penggunaan Kendaraan Pribadi

Ada sejumlah hal yang wajib dipatuhi dalam aturan tersebut. Termasuk soal berkendara dalam mobil pribadi. Seperti tertuang dalam Bagian Ketujuh soal Pembatasan Penggunaan Moda Transportasi untuk Pergerakan Orang dan Barang. Dalam pasal 13 tertulis bahwa pengendara mobil pribadi yang melanggar akan dikenakan sanksi. 

Pengendara mobil pribadi memang diwajibkan untuk menggunakan masker. Mobil juga tak boleh diisi penuh melainkan hanya 50% dari kapasitas angkut selama PSBB ini masih berlaku. 

Aturan berkendara selama masa PSBB

Aturan Transportasi yang wajib dipatuhi selama masa penerapan PSBB di Jakarta

Untuk mobil dua baris maksimal dapat diisi tiga orang dengan konfigurasi satu orang pengendara di depan dan dua penumpang di belakang. Sedangkan untuk mobil berkapasitas tujuh orang dapat ditumpangi maksimal empat orang dengan rincian satu orang di depan, dua orang di tengah, dan satu orang di belakang. 

>>> SIM-STNK Habis Selama Masa PSBB, Bisakah Klaim Asuransi Mobil?

Bagi yang melanggar PSBB, tentu ada sanksi yang bakal dikenakan. Sanksinya pun beragam mulai dari denda hingga mobilnya akan diderek oleh Pemprov DKI Jakarta, berikut pasalnya. 

Sanksi untuk Pengendara Mobil Pribadi selama Masa PSBB

Pasal 13

(1) Setiap pengemudi mobil penumpang pribadi yang melanggar pembatasan jumlah orang maksimal 50% (lima puluh persen) dari kapasitas kendaraan dan/ atau tidak menggunakan masker dalam kendaraan dikenakan sanksi:
a. denda administratif paling sedikit Rp500.000,00 (lima ratus ribu rupiah) dan paling banyak Rp1.000.000,00 (satu juta rupiah);
b. kerja sosial berupa membersihkan sarana fasilitas umum dengan mengenakan rompi; atau
c. tindakan penderekan ke tempat penyimpanan kendaraan bermotor yang disediakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

>>> Jangan lewatkan kabar paling update seputar mobil baru di sini 

Pengawasan PSBB

Pihak kepolisian melakukan pengawasan selama masa PSBB

(2) Pemberian sanksi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dengan pendampingan dari Dinas Perhubungan dan Kepolisian.

(3) Tempat penyimpanan kendaraan bermotor sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c dapat bertempat di kantor Kelurahan atau kantor Kecamatan.

(4) Dalam melakukan tindakan penderekan, Satuan Polisi Pamong Praja tidak bertanggung jawab atas kelengkapan dan keutuhan kendaraan mobil penumpang pribadi beserta muatannya.

(5) Setelah dilakukan penderekan kendaraan, Satuan Polisi Pamong Praja menyampaikan pemberitahuan secara tertulis kepada pemilik/pengemudi mobil penumpang pribadi dalam waktu 1 x 24 (satu kali dua puluh empat) jam untuk mengambil kendaraannya.

(6) Dalam hal setelah disampaikan pemberitahuan secara tertulis sebagaimana dimaksud pada ayat (5), pemilik/pengemudi kendaraan tidak mengambil mobil penumpang pribadi dalam jangka waktu 3 (tiga) hari, kendaraan akan dipindahkan ke tempat penyimpanan kendaraan bermotor Dinas Perhubungan yang prosesnya dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

>>> Berita otomotif terbaru serta pilihan mobil berkualitas bisa Anda temukan semua di Cintamobil.com

Share this post:
Penulis
Berpengalaman sebagai jurnalis otomotif sejak 2016 di media mainstream ternama di Indonesia, Dina juga pernah menguji beragam jenis mobil dan mengunjungi pameran otomotif dunia. Saat ini Ia dipercaya sebagai Editor redaksi Cintamobil sejak awal 2020

Berita lain

Kapan Pelanggar PSBB dan Mudik Dikenakan Denda Rp 100 Juta?

08/05/2020

Event - Promosi

5 menit

Ada ancaman hukuman kurungan satu tahun penjara dan denda Rp 100 juta bagi para pelanggar PSBB dan mudik. Kapan para pelanggar tersebut dikenakan denda?

Lihat juga

SIM-STNK Habis Selama Masa PSBB, Bisakah Klaim Asuransi Mobil?

27/04/2020

Event - Promosi

3 menit

SIM dan STNK merupakan syarat mengajukan klaim asuransi. Lantas bisakah pengendara mengajukan klaim asuransi mobil jika SIM dan STNK habis selama masa PSBB?

Lihat juga

Ada PSBB, Klaim Asuransi Mobil Diterima tapi Dibetulkannya Nanti

28/04/2020

Event - Promosi

3 menit

Aturan PSBB membuat sejumlah aktivitas ikut tertunda. Salah satunya pengerjaan bengkel. Klaim asuransi mobil masih diterima namun dikerjakan saat bengkel buka.

Lihat juga

PSBB di Jakarta Resmi Diperpanjang Hingga 22 Mei 2020

23/04/2020

Pasar mobil

3 menit

Pemerintah DKI Jakarta resmi memperpanjang pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) selama 28 hari mulai 24 April hingga 22 Mei 2020.

Lihat juga
 
back to top