Pemudik Balik ke Jakarta Bakal Dicegat di Tol dan 20 Titik Jalan

26/05/2020

Event - Promosi

3 menit

Share this post:
Pemerintah provinsi DKI Jakarta bakal mempersulit pemudik yang akan kembali ke Ibu Kota. Langkah itu dilakukan demi menekan angka penyebaran virus corona.

Pemerintah memang sudah melarang masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman. Nyatanya, tak sedikit pemudik yang masih bisa lolos ke kampung halaman. 

Meski begitu, pemudik yang lolos dan berniat kembali ke Jakarta akan dipersulit. Langkah ini sengaja ditempuh oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta supaya penyebaran virus corona tak lagi menyebar luas.

Pihak kepolisian melakukan pengecekan

Pihak kepolisian melakukan pengecekan terhadap kendaraan pribadi di jalan tol

>>> Aturan Ganjil Genap di Jakarta Masih Ditiadakan Hingga PSBB Usai

Pihak kepolisian sendiri telah menyiapkan skenario bagi pengemudi kendaraan pribadi maupun angkutan umum yang mengangkut penumpang dengan tujuan Ibu Kota. Tak semulus biasanya, perjalanan menuju Ibu Kota dari kampung halaman harus melalui berbagai proses. 

"Karena keluar-masuk Jakarta harus punya SIKM, jadi kalau dia masuk Jakarta tanpa SIKM mereka akan diputar balikkan. Atau nanti kalau dia udah lolos ke Jakarta, tapi ditemukan dia tidak punya SIKM maka nanti akan dilakukan karantina selama 14 hari," ungkap Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda AKBP Fahri Siregar beberapa hari lalu. 

>>> Pengemudi Mobil Pribadi Langgar PSBB Jakarta: Denda Rp 1 Juta sampai Diderek

Fahri juga menuturkan, ada sejumlah titik disiapkan untuk melakukan pengecekan terhadap pemudik yang berniat melakukan perjalanan ke Jakarta bersama dengan Dinas Perhubungan dan juga Satpol PP. Setidaknya ada 21 titik pengecekan yang telah disiapkan. 

"20 itu di wilayah DKI jakarta, sedangkan 1-nya itu ada di km 47, berarti masuknya wilayah Karawang. Mereka melakukan pemeriksaan surat izin keluar masuk. Karena surat izin keluar-masuk ini dianggap perlu oleh Pemprov DKI," lanjut Fahri. 

>>> 5 Mobil MPV Terbaik untuk Keluarga di Bawah Rp500 Juta

Adapun SIKM atau kepanjangan dari Surat Izin Keluar Masuk Jakarta bisa diperoleh dengan cara online melalui situs corona.jakarta.go.id. 

Dalam situs itu juga disebutkan beberapa syarat yang harus dipenuhi sebagai berikut. 

Surat Izin Keluar Masuk Jakarta

SIKM dibutuhkan untuk kembali ke Ibu Kota

Domisili Jakarta:

1. Surat pengantar dari Ketua RT yang diketahui Ketua RW tempat tinggalnya
2. Surat pernyataan sehat bermeterai
3. Surat keterangan:
-perjalanan dinas keluar Jabodetabek (untuk perjalanan sekali);
-surat keterangan bekerja bagi pekerja yang tempat kerjanya berada di luar Jabodetabek (untuk perjalanan berulang); atau
-surat keterangan memiliki usaha di luar Jabodetabek yang diketahui oleh pejabat berwenang (untuk perjalanan berulang)
4. Pas foto berwarna
5. Pindaian KTP

>>> Rendering Toyota Yaris Facelift, Tampak Segar Dengan Wajah Baru

Domisili Non-Jabodetabek: 

1. Surat keterangan dari kelurahan/desa asal
2. Surat pernyataan sehat bermeterai
3. Surat Keterangan Bekerja di DKI Jakarta dari tempat kerja (untuk perjalanan berulang)
4. Surat Tugas/Undangan dari instansi/perusahaan tempat bekerja di Jakarta
5. Surat jaminan bermeterai dari keluarga atau tempat kerja yang berada di Provinsi DKI Jakarta yang diketahui oleh Ketua RT setempat (untuk perjalanan sekali)
6. Surat keterangan domisili tempat tinggal dari kelurahan di Jakarta untuk pemohon dengan alasan darurat
7. Pas foto berwarna
8. Pindaian KTP

Nantinya pihak kepolisian tak mengecek kelengkapan surat-surat. Kelengkapan surat akan dicek langsung oleh Satpol PP. 

"Masalah arus balik ini tidak mudah, sampai saat ini walaupun masyarakat yang mengakses SIKM tapi saya dengar banyak yang ditolak karena nggak memenuhi persyaratan," tukas Fahri. 

>>> Selalu update kabar seputar mobil baru di sini 

Menjadi jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016 dan telah memiliki ragam pengalaman menguji mobil hingga mengunjungi pameran otomotif tingkat dunia. Bergabung sebagai Editor di Cintamobil sejak tahun 2020.

Lulusan Universitas Trisakti ini mengawali karir sebagai jurnalis di kanal ekonomi di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2015. Kemudian pada tahun 2016, dipercaya untuk mengisi kanal otomotif. Sebagai jurnalis di bidang otomotif, tentu dituntut untuk mengetahui ragam informasi yang berkaitan dengan mobil, motor, hingga lalu lintas kendaraan. Pun demikian dengan aturan lalu lintas yang berlaku saat ini. 

Tidak cuma memiliki pengetahuan soal industri otomotif Tanah Air, bekerja di media mainstream artinya dituntut juga untuk menyajikan berita secara cepat dan akurat. 

Dengan kemampuan yang dimiliki, sejak saat itu pula mulai dipercaya untuk mengetes ragam mobil baru di Indonesia maupun luar negeri. Adapun ragam mobil yang pernah dicoba antara lain di kelas LCGC, Low MPV, SUV, mobil listrik murni hingga Supercar sekelas Ferrari.

Tak cuma itu, aneka pameran otomotif berskala nasional dan internasional di berbagai negara juga telah dihadirinya. Pada tahun 2020, memutuskan untuk bergabung dengan Cintamobil.com sebagai Editor.

Experience

  • Tokyo Auto Salon 2019
  • Geneva International Motor Show 2017
  • GIIAS 2016, 2017, 2018, 2019
  • IIMS 2017, 2018, 2019
  • IMOS 2016, 2018
 
back to top