Pemprov DKI Targetkan Formula E Jakarta Digelar Juni 2022

10/08/2021

Event - Promosi

3 menit

Share this post:
Pemprov DKI Targetkan Formula E Jakarta Digelar Juni 2022
Setelah tertunda akibat pandemi COVID-19, pelaksanaan Formula E di Indonesia mendapatkan angin segar. Gubernur Jakarta menyebut tahun 2022 menjadi target.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan berkeinginan untuk menggelar ajang balap Formula E (Electric) di Jakarta. Namun, pandemi COVID-19 yang melanda dunia membuat rencana orang nomor 1 di Jakarta tersebut harus ditunda.

Namun, ia tidak patah arang dan baru-baru ini, Anies Baswedan menandatangani Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 49 Tahun 2021 tentang Penyelesaian Isu Prioritas Daerah Tahun 2021-2022.

Ada 28 isu strategis yang dibahas Anies melalui Ingub yang ditetapkan pada 4 Agustus 2021 lalu, salah satunya adalah penyelenggaraan ajang balap Formula E.

>>> Mulai 2021, Mobil Pribadi di Jakarta Wajib Lakukan Uji Emisi

Gambar Anies Baswedan Formula E

Gubernur Anies saat melakukan survey pelaksanaan ajang balap mobil listrik

Awalnya Direncanakan Pada Juni 2020

Awalnya, turnamen balap mobil listrik ini akan diadakan bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Jakarta ke 493. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah menyiapkan aspal baru di Monumen Nasional (Monas). Kini, Anies menargetkan 2022 menjadi tahun penyelenggaraan seri perdana di Indonesia.

"Isu Formula E target keluaran terselenggaranya lomba Formula E, Juni 2022," tulis Anies yang dikutip dalam Ingub tersebut.

Penundaan ajang balap itu diputuskan setelah Pemprov DKI Jakarta bernegosiasi dengan pemegang lisensi, yaitu Formula E Operations (FEO). Kini, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria optimis bahwa ajang balap ini dapat terlaksana tahun depan.

Gambar Ahmad Riza Patria

Wagub DKI Jakarta optimis penyelenggaraan lomba dapat dilaksanakan tahun depan

"Mudah-mudahan bisa dilaksanakan di tahun 2022 sebagaimana yang diagendakan," ungkap pria yang akrab dipanggil Ariza ini.

Ia juga menyebutkan bahwa pemerintah daerah telah menunjuk BUMD PT Jakarta Propertindo (Jakpro) sebagai pelaksana proyek. Sementara, Dinas Pemuda dan Olahraga DKI akan membantu mensosialisasikan ajang balap tersebut.

"Dalam prosesnya nanti Dinas Pemuda dan Olahraga bersama Jakpro yang menangani, mereka terus berproses dengan perwakilan Formula E. Jadi kita tunggu saja hasilnya," ujar Ariza.

>>> Ketahui Lebih Dalam Soal Regulasi Baru F1 2022

Pelaksanaannya Memakan Dana Triliunan

Seperti yang sudah diketahui, Pemprov DKI Jakarta melalui PT Jakpro dan Dinas Pemuda dan Olahraga DKI telah melakukan penyetoran biaya penyelenggaraan kepada FEO.

Gambar Formula E Monaco

Penyelenggaraan balap mobil listrik di tengah kota ini tidak memakan biaya yang sedikit

Biaya yang harus disetorkan mencapai 53 juta Poundsterling atau setara Rp 1,056 triliun. Rinciannya, 20 juta Poundsterling dibayarkan pada tahun 2019, kemudian 11 juta Poundsterling atau Rp 219,6 miliar dibayar tahun 2020.

Uang tersebut dibayarkan melalui Dispora kepada FEO, sedangkan bank garansi 22 juta Poundsterling atau Rp 439,21 miliar dibayar melalui PT Jakpro.

Sesuai rencana awal, ePrix Jakarta akan diselenggarakan pada Sirkuit Jalan Raya Monumen Nasional. Kini, kita tinggal menunggu apakah Jean-Eric Vergne dan kawan-kawan dapat memacu mobil listriknya di Jakarta tahun depan atau tidak.

Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif di tahun 2017, Taufan mengisi berbagai posisi mulai dari reporter, test driver, dan host untuk salah satu portal berita otomotif nasional. Kini, Ia bergabung sebagai content writer di Cintamobil.com. Taufan merupakan lulusan Hubungan Internasional Fakultas
 
back to top