Sebastian Vettel 'Hobi' Punguti Sampah di Sirkuit

28/07/2021

Event - Promosi

3 menit

Pebalap F1 asal Jerman, Sebastian Vettel memiliki kebiasan unik setelah mengakhiri Grand Prix. Ia selalu memunguti sampah di sekitar sirkuit bersama timnya.

Nama Sebastian Vettel di dunia motorsport sudah tak perlu diragukan lagi. Selama berkiprah di Formula 1, pebalap ini sudah mengemas 4 gelar juara dunia bersama Red Bull Racing.

Kini, Vettel sudah memasuki usia veteran dan karirnya sudah tak secemeralang dahulu, namun ia akan tetap dikenal sebagai pebalap F1 yang berkarakter dan peduli lingkungan. Salah satu usahanya dalam menyelamatkan lingkungan adalah memunguti sampah para penonton balapan di tribun.

Mengapa Vettel Melakukan Hal Tersebut?

Gambar Sebastian Vettel

Sebastian Vettel saat memunguti sampah di Sirkuit Silverstone

Ia melakukan hal ini bukan sebagai sebuah aksi publisitas belaka, ia memang sangat memerhatikan lingkungan hidup, terlebih balapan yang membesarkan namanya menyumbang jejak karbon yang cukup besar tiap tahunnya.

>>> Drama Lewis Hamilton vs Max Verstappen Memanas di F1 Inggris 2021

"Jika bicara soal lingkungan, kita membakar bahan bakar yang merupakan jumlah yang sangat kecil dari total jejak karbon dunia. Tetapi kita masih harus mulai bertindak lebih dan memberikan contoh yang benar, tidak hanya pada jejak karbon, tetapi pada hal-hal lain," ungkap Sebastian Vettel.

Pebalap F1 ini pun menyebut bahwa hal lain itu termasuk contoh kecil seperti sampah botol minuman atau plastik yang dikonsumsi selama pekan balap. Ia pun meyakini bahwa ada solusi yang baik untuk masalah tersebut dan ia memberikan contoh nyata bagi para penggemarnya.

Gambar Vettel

Sebastian Vettel memang dikenal peduli lingkungan, terutama menyangkut sampah

Kebiasaan Vettel ini pun terekam pada kamera para wartawan yang meliput Grand Prix Inggris di Silverstone beberapa minggu yang lalu. Ia dibantu dengan beberapa kru termasuk manajer dan pelatih fisiknya.

Usaha F1 Mengurangi Jejak Karbon

Formula 1 memang sedang berusaha keras untuk mengurangi jejak karbonnya. Audit yang dilakukan oleh FIA menemukan bahwa aktivitas mengemudi F1 menghasilkan sekitar 256.000 ton karbon dioksida per tahun, setara dengan memberi daya pada sekitar 30.000 rumah sekaligus.

>>> Ini Mobil yang Diparkir NASA di Bulan 50 Tahun Lalu

Selama beberapa dekade, para penggemar telah menyerukan FIA untuk memainkan peran yang lebih besar dalam memerangi dampak perubahan iklim. Namun, ketika beberapa pebalap F1 secara terbuka menyatakan keprihatinannya tentang masalah ini, mereka mulai bergerak untuk mencari solusi.

Gambar Pebalap F1

Regulasi F1 2022 menjadi salah satu usaha mengurangi jejak karbon

Pada bulan November tahun itu, FIA mengumumkan niatnya untuk menjadikan F1 netral karbon pada tahun 2030 dan memiliki balapan yang berfokus pada kelanjutan lingkungan pada tahun 2025.

Usaha ini terlihat pada perubahan regulasi F1 2022 yang membuat mobil jet darat ini menjadi lebih efisien. Teknologi baru pun terus dikembangkan demi mencapai tujuan tersebut di tahun 2025 dan 2030.

Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif di tahun 2017, Taufan mengisi berbagai posisi mulai dari reporter, test driver, dan host untuk salah satu portal berita otomotif nasional. Kini, Ia bergabung sebagai content writer di Cintamobil.com.

 
back to top