Museo Ferrari Ajak Tifosi Apresiasi Milestone Motorsport dan Hypercar Ferrari

12/06/2019
Museo Ferrari adakan pameran tematis “90 Years Exhibition” dan “Hypercars” selama setahun kedepan

Ferrari selalu identik akan dua hal, motorsport dan hypercar. Diawali oleh inisiasi Enzo Ferrari pada 16 November 1929 silam di Modena dengan Societa Anonima Scuderia Ferrari, Ferrari menjelma menjadi kuda jingkrak yang merajai ranah motorsport, dan berkembang menjadi salah satu brand mobil supercar yang disegani dan menjadi benchmark di seluruh dunia sampai saat ini.

Foto gedung depan Ferrari Museo untuk Scuderia Ferrari

90 Years Exhibition Scuderia Ferrari jadi tema pameran di Museo Ferrari

Bersamaan dengan momen sakral 90 tahun perjalanan Scuderia Ferrari, Museo Ferrari mengadakan showcase pameran tematis yang mengangkat historis kesuksesan Scuderia Ferrari ke dunia motorsport, sampai ke perjalanan sukses brand Ferrari di dunia otomotif lewat line-up hypercar mereka. Semua ini bisa disimak oleh para Tifosi Ferrari saat “naik haji” ke Maranello, serta menyempatkan diri berkunjung ke museum yang berlokasi di Via Alfredo Dino Ferrari, 43, Maranello, Italia, sampai akhir Mei 2020 nanti.

>>> Baca juga: [INFOGRAFIK] Selamat Jalan Niki Lauda, “The Rat” yang Pantang Menyerah

Foto Ferrari Museo dua mobil balap Scuderia Ferrari

Dua ikon mobil balap klasik dan modern yang digeluti Scuderia Ferrari selama 90 tahun terakhir

Saat berkunjung ke eksebisi 90 Years Exhibition, Museo Ferrari merefleksikan semua mimpi-mimpi Enzo Ferrari, serta komitmen, keteguhan, dan hasrat inovasi dari Scuderia Ferrari sehingga menjadi tim balap tersukses sedunia. Semua ini dimulai saat Scuderia Ferrari mencicipi getirnya dunia motorsport di tahun 1930 dengan mengikuti ajang Mille Miglia, disusul Targa Florio, Trieste-Opicina hillclimb yang menjadi kemenangan pertama pembalap Tazio Nuvolari bersama Scuderia Ferrari, serta balap klasik berturut-turut seperti misalnya balap 24 Jam di Le Mans, Daytona, Spa 12  Hours, Sebring 12 Hours, dan tentu saja ajang balap tertinggi Formula 1.

>>> Berencana membeli mobil dalam waktu dekat? Simak dulu deretan harga mobil yang dijual terjangkau berikut ini

Selama 90 tahun bergelut di dunia motorsport, Scuderia Ferrari sukses menorehkan tinta emas pencapaian 31 gelar Juara Dunia (15 Drivers’ dan 16 Constructors’) di ajang balap Formula 1 masih tak tertandingi dan terus dipertahankan oleh skuad tim Maranello dari awal adanya Formula 1 sampai saat ini. Disamping Formula 1, Scuderia Ferrari juga menorehkan tinta emas dalam berbagai ajang balap ketahanan, baik itu di 24 Hours of Le Mans, 24 Hours of Spa, Mille Miglia, Sebring 12 Hours, dan Nurburgring 1000 km.

Foto Ferrari Museo mobil balap Scuderia Ferrari Alfa Romeo 8C 2300 Spider

Alfa Romeo 8C 2300 Spider jadi mobil balap perdana Scuderia Ferrari dengan logo kuda jingkrak 

Untuk itu, deretan line-up mobil balap rancangan Enzo Ferrari dan Scuderia Ferrari yang berhasil menyumbangkan tinta emas prestasi tersebut dibawa dalam nuansa ‘reuni’ di Museo Ferrari, yang bisa dinikmati Tifosi Ferrari. Line-up sakral yang penting menjadi highlight saat berkunjung ke arena ‘90 Years Exhibition’ dimulai dari Alfa Romeo 8C 2300 Spider, dimana mobil balap ini menjadi mobil perdana yang memiliki logo Kuda Jingkrak di Le Mans tahun 1932. Dan mobil balap terakhir Formula 1 SF71H menjadi refleksi Scuderia Ferrari di masa modern, dimana Sebastian Vettel dan Kimi Raikkonen membalap di musim balap Formula 1 2018 juga tak boleh ditinggalkan.

>>> 3 Hari Jadi Drifter Profesional Di Acara Intersport Drift Academy 2019

Dalam eksebisi Museo Ferrari ini, deretan mobil balap single-seater yang mengesankan dari Scuderia Ferrari juga bisa disaksikan oleh Tifosi Ferrari. Mulai dari Ferrari 500 F2, dimana Alberto Ascari memenangkan 2 gelar berturut-turut di tahun 1952 dan 1953, serta Ferrari D50 yang dikendarai Juan Manuel Fangio untuk mengambil keempat dari lima gelar Juara Dunia Formula 1.

Foto Ferrari Museo mobil balap Scuderia Ferrari di balap Formula 1

Enam mobil balap Scuderia Ferrari yang bersejarah dan menorehkan prestasi gemilang di Formula 1

Ferrari Dino 246 F1 juga ditampilkan sebagai mobil yang membantu Mike Hawthorn mengalahkan Stirling Moss di Formula 1 musim balap 1958 dengan selisih satu poin saja. Lalu ada Ferrari 156 F1 yang mengantarkan John Surtees menuju kemenangan pertama di balap Formula 1 di GP Jerman 1963. Selain itu, pada pameran juga terdapat 1975 312 T dengan gearbox revolusioner yang membantu Niki Lauda memenangkan gelar Juara Dunia Formula 1 pertamanya, serta 312 T4 dimana Jody Scheckter meraih gelar Juara Dunia Formula 1 tahun 1979. 

Tidak tertinggal yaitu Ferrari F2004, mobil yang mengantarkan Michael Schumacher menang sebanyak 13 kali – termasuk enam kali berturut-turut – dan meraih gelar Juara Dunia di musim balap 2004. Bergulir ke list paling muda, terdapat Ferrari F2007 yang membawa Kimi Raikkonen merebut gelar Juara Dunia Formula 1 kembali ke Maranello setelah balap epik di Brazil, dimana ia menang dengan selisih 1 poin.

>>> Review All New BMW 118i Sport Line F40 2020

Foto Ferrari Museo mobil Hypercars Ferrari

Koleksi hypercar Ferrari bisa disimak di Museo Ferrari

Puas menyaksikan historikal sukses Scuderia Ferrari di ajang motorsport selama 90 tahun terakhir, Museo Ferrari di Maranello juga menghadirkan line-up ‘hypercars’ Ferrari yang didedikasikan sebagai penghormatan terhadap tonggak inovasi dan benchmark yang ditorehkan Ferrari dalam dunia otomotif. Mobil-mobil ini tersedia dalam seri terbatas dan merupakan produk dari filosofi personal Enzo Ferrari yang bermaksud untuk menjadikan setiap mobil yang diciptakan sebagai yang terbaik pada masanya. 

Foto Museo Ferrari mobil Ferrari GTO

Ferrari GTO jadi cikal bakal perjalanan hypercar Ferrari

Cikal bakal perjalanan mobil hypercar Ferrari diawali oleh Ferrari GTO (1984), yang menghidupkan kembali ‘legenda’ Gran Turismo Omologato yang diwariskan dari GTO 250, serta dikemas dalam desain agresif nan elegan.

>>> Daftar Harga BMW 8 Series : Coupe Termewah BMW Resmi Dirilis di Indonesia

Foto Museo Ferrari mobil Ferrari F40

Ferrari F40 jadi ibu dari semua hypercar Ferrari

Tiga tahun setelahnya, Ferrari memperkenalkan ibu dari semua hypercars Ferrari, Ferrari F40. Diciptakan sebagai perayaan personal Enzo Ferrari untuk ulang tahun perusahaan yang ke-40, F40 sejatinya merupakan mobil balap dengan segala tenaga dan performanya yang terkenal kehebatannya berkat mesin turbo dan penggunaan komposit F1 yang dominan pada waktu itu.

Foto Museo Ferrari mobil Ferrari F50

Ferrari F50 dikemas dengan dukungan teknologi balap Formula 1

Pada 1995, Ferrari bergerak ke era yang benar-benar baru dengan Ferrari  F50. Semua inovasi teknologi mobil balap Formula 1 dikemas secara apik di F50, serta didukung tampilan GT, dan sensasi balap otentik. Untuk pertama kalinya juga, mobil yang dikembangkan berdasarkan hasil uji dan riset lebih dari 2.000 jam ini menggunakan mesin yang merupakan turunan langsung mobil F1 tahun 1990, serta disejajarkan secara langsung dengan sasis monokok sebagai elemen struktural yang aktif.  

>>> Berita event dan pameran terbaru hanya ada di sini

Foto Museo Ferrari mobil Ferrari Enzo

Mobil Ferrari Enzo dikembangkan secara khusus oleh Michael Schumacher selaku pebalap dan juara dunia Formula 1 saat bersama Scuderia Ferrari

 Era millenium menandai pergerakan hypercar Ferrari modern melalui Ferrari Enzo di tahun 2002. Dikembangkan secara khusus oleh Michael Schumacher, mobil yang didedikasikan untuk Enzo Ferrari ini menjadi puncak pencapaian pada masanya. Ferrari Enzo tahun 2002, menampilkan human-machine interface yang sangat inovatif, mulai dari penggunaan kontrol pengaturan mobil disematkan di setir, layaknya mobil balap Formula 1 modern. Inovasi ini termasuk penggunaan tombol Manettino legendaris, yang di masa kini sudah bisa ditemukan di semua line-up Ferrari.

Foto Museo Ferrari mobil LaFerrari dan FXX K

Hypercar LaFerrari (kiri) jadi inspirasi dan benchmark mobil Ferrari masa kini

Diluncurkan kepada dunia pada tahun 2013 sesuai namanya, LaFerrari adalah intisari dari mobil yang diproduksi oleh skuad istal kuda Maranello. Mobil ini juga merupakan Ferrari pertama yang menggunakan unit daya hybrid HY-KERS yang terinspirasi oleh mobil-mobil Formula 1 generasi baru, yang menghasilkan 1.000 tenaga kuda. Versi targa-top, LaFerrari Aperta, diluncurkan pada tahun 2016 dan merupakan hasil evolusi dalam hal aerodinamika yang luar biasa, dimana tingkat aerodinamika LaFerrari Aperta sama efisiennya dengan sang saudara ketika atapnya tertutup.

>>> Mungkin Anda tertarik: Review Ferrari SF90 Stradale 2019

Foto Museo Ferrari mobil Ferrari P80/C

Ferrari P80/C jadi model one-off Ferrari yang khusus digunakan di trek balap

Di pameran juga terdapat, model statis desain Ferrari P80/C, produk terbaru dari program Ferrari One-Off yang memungkinkan pemilik untuk membuat versi yang benar-benar unik dari model yang ada, dibentuk sesuai keinginan pribadi mereka. Diluncurkan April 2019 setelah empat tahun R&D, P80/C adalah satu-satunya One-Off dalam sejarah Maranello yang dihomologasikan semata-mata untuk penggunaan trek dan menggunakan basis pada Ferrari 488 GT3.

Untuk memperkuat experience Ferrari di dalam menyaksikan line-up mobil balap Scuderia Ferrari dan hypercars Ferrari, Museo Ferrari juga menghadirkan replika area Ferrari Style Centre, dimana klien Ferrari bisa mempersonalisasi kendaraan mereka eunik kepribadian dan selera mereka. Tak lupa program Tailor Made bisa dirasakan sebagai bagian dari perjalanan eksklusivitas khas Ferrari.

>>> Dapatkan informasi terbaru tentang pasar otomotif Indonesia dan dunia di sini

Hafizh Fauzan

Ulasan anda

Apakah artikel ini bermanfaat untuk Anda?
0

berita lain