Komunitas Daihatsu Jawa Timur Dapatkan Edukasi Keselamatan Berkendara Seru Dari SDCI

08/11/2019
Sebagai bentuk edukasi kesadaran berkendara, Daihatsu mengajak lebih dari 50 member komunitas Daihatsu di Jawa Timur mengikuti program coaching clinic keselamatan berkendara.

Sedikitnya 50 member komunitas Daihatsu di Jawa Timur berkumpul di Outlet Astra Daihatsu cabang Surabaya Waru untuk menghadiri ‘Auto Clinic 2019: Anticipated Driving Program’ yang diselenggarakan oleh Daihatsu bersama GT Radial, 3 November lalu.

>>> Baru rilis, Daihatsu sudah siapkan bodykit Daihatsu Rocky

Dalam acara coaching clinic keselamatan berkendara Daihatsu yang menjadi batch terakhir dari tujuh tempat yang diagendakan sepanjang tahun 2019 ini, antusiasme peserta bisa dibilang cukup tinggi. Bukan hanya dari Surabaya, peserta juga datang dari beberapa wilayah Jawa Timur lainnya seperti Sidoarjo, Pasuruan, Gresik, Mojokerto, Blitar, Malang, dan Madiun.

Suasana Daihatsu Auto Clinic Surabaya saat narasumb

Peserta mendapatkan arahan dari praktisi Safety Defensive Consultant Indonesia

Seperti acara di tempat lain seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Bekasi, dan Tangerang, Sony Susmana, yang merupakan praktisi keselamatan berkendara dari Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) kembali dipercaya sebagai trainer dalam acara ini, di mana ia memberikan banyak tips keselamatan serta additional skill berkendara untuk para peserta.

>>> Temukan mobil pilihan dengan harga terbaik di sini

Salah satu materi menarik dalam coaching clinic keselamatan berkendara adalah fakta tingginya angka kecelakaan yang diakibatkan pecah ban dan kelelahan/mengantuk. Pecah ban biasanya disebabkan kondisi ban yang sudah tidak layak pakai dan kurang angin, sementara kelelahan (fatigue) terjadi karena pengemudi mengabaikan sinyal dari tubuh untuk beristirahat, dan memaksakan diri untuk cepat sampai.

Menurut Sonny, sebaiknya tubuh diistirahatkan jika sudah berkendara lebih dari 3 jam. Jika mengantuk, boleh minum kopi namun kemudian harus tetap tidur, ini dikarenakan efek kafein baru dirasakan satu jam setelah diminum. Selain teori, coaching clinic keselamatan berkendara Daihatsu ini ada juga sesi praktek judgement ability test menggunakan New Astra Daihatsu Sigra.

Meriahnya Daihatsu Auto Clinic Surabaya

Selain materi, peserta juga mendapatkan ilmu berupa praktik

Di sini, peserta diajarkan dan menerapkan teknik pengereman yang baik, melatih fokus berkendara, serta bagaimana mengambil keputusan jika mengalami kondisi yang tidak diinginkan saat berkendara di jalan raya.

>>> Event otomotif terbaru bisa Anda lihat di sini

Sesi ini juga berlangsung ramai karena jika ada peserta yang melakukan kesalahan semisal menabrak cone, maka peserta lain akan menyoraki. Jika sebaliknya dapat melewati rintangan, peserta lain akan memberikan apresiasi berupa tepuk tangan.

“Acara cukup menarik dan banyak memberikan pengalaman serta pengetahuan baru, bukan hanya teori tapi ada sesi praktek yang membuat saya deg-degan.” Ujar Hanif Ashari, anggota Avanza Xenia Club Indonesia Club (AXIC).

Di akhir acara, Om Sonny menegaskan bahwa seharusnya pengemudi yang mengendalikan mobil, bukan dikendalikan oleh mobil. Kuncinya adalah dengan mengikuti aturan lalu lintas dan selalu menggunakan akal sehat saat berkendara.

>>> Berita otomotif terlengkap bisa Anda temukan di sini

Derry Munikartono

Ulasan anda

Apakah artikel ini bermanfaat untuk Anda?
0

berita lain