Jakarta Masuk Masa Transisi, Kendaraan Pribadi Boleh Diisi Penuh Lagi

04/06/2020

Event - Promosi

3 menit

Jakarta Masuk Masa Transisi, Kendaraan Pribadi Boleh Diisi Penuh Lagi
Ibu Kota DKI Jakarta kini mulai memasuki masa transisi namun PSBB juga masih berlaku. Pada masa ini kendaraan pribadi boleh terisi penuh asal satu keluarga.

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Ibu Kota Jakarta belum berakhir. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, baru saja mengumumkan bahwa status PSBB belum dicabut namun sudah mulai masuk ke masa transisi. 

Masa transisi ini adalah masa percobaan, dimana masyarakat Jakarta kembali diizinkan beraktivitas dengan persyaratan tertentu sesuai dengan protokol kesehatan. 

Kendaraan Pribadi Boleh Diisi Penuh Asal 1 Keluarga

>>> Mau Beli Mobil Bekas usai PSSB Berakhir? Hindari yang Bekas Banjir

"Jangan anggap Jakarta sudah selesai, belum, ini baru transisi, saat sudah aman sehat produktif saat itu lah kita sudah sampai perjuangan itu ini masih membutuhkan perjuangan itu," ungkap Anies dalam konferensi pers di Balai Kota, Kamis (4/6/2020). 

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Anies Baswedan saat menyampaikan keterangannya soal masa transisi

Aktivitas perkantoran dan kegiatan lainnya akan dimulai kembali pada 8 Juni 2020. Tak cuma itu, pada masa transisi ini mulai ada kelonggaran dari sisi berkendara baik pribadi maupun umum. 

>>> Mengenal Ragam Istilah Pembatasan Aktivitas di Tengah Pandemi COVID-19

Kendaraan pribadi yang semula diatur jumlah kapasitas penumpangnya, saat ini boleh diisi penuh lagi asalkan seluruh penumpangnya berasal dari satu keluarga. 

"Kendaraan pribadi sudah bisa sekarang digunakan secara full, kendaraan sepeda motor ataupun mobil itu beroperasi 50 persen kecuali bila digunakan 1 keluarga, mobil dengan 1 keluarga bisa digunakan 100 persen kapasitas," jelas Anies. 

>>> Aturan Berkendara New Normal di Filipina, Mirip dengan PSBB Indonesia

Sepeda motor pun demikian. Bila pada masa PSBB dilarang berboncengan, saat ini sudah kembali diizinkan asalkan yang penumpang masih satu keluarga. 

"Motor boleh digunakan berboncengan bila 1 keluarga, bapak dan ibu, bapak dan anak, anak dan ibu, nggak ada masalah," tegas Anies lagi. 

Akan Dievaluasi

Sementara untuk kendaraan umum juga akan berangsur-angsur beroperasi secara normal termasuk taksi dengan mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19. 

Aturan PSBB

Aturan berkendara selama masa PSBB ini masih berlaku bila penumpang bukan satu keluarga

Sedangkan untuk Transjakarta dan juga MRT akan kembali beroperasi di jam normal dengan headway singkat. Namun kapasitas di dalamnya hanya boleh 50 persen. Nantinya di stasiun maupun halte akan ada pembatasan jarak antar penumpang ketika mengantre. 

"Ini semua adalah masa transisi di fase 1 nanti di akhir Juni kita melakukan evaluasi apakah indikator tadi menunjukan aman, bila aman kita akan melanjutkan fase 2 tapi bila merah gugus tugas bisa menghentikan masa transisi artinya kembali seperti semula dan tutup semua," katanya. 

>>> Berita otomotif terbaru dan terlengkap ada disini 

Penulis
Berpengalaman sebagai jurnalis otomotif sejak 2016 di media mainstream ternama di Indonesia, Dina juga pernah menguji beragam jenis mobil dan mengunjungi pameran otomotif dunia. Saat ini Ia dipercaya sebagai Editor redaksi Cintamobil sejak awal 2020
 
back to top