Keburu Pensiun, Valentino Rossi Tak Bisa Beraksi di Sirkuit Mandalika

06/08/2021

Event - Promosi

3 menit

Valentino Rossi akhirnya memutuskan untuk pensiun. Hampir dipastikan ia belum sempat cicipi Sirkuit Mandalika yang hingga kini masih dikebut pengerjaannya.

Juara dunia MotoGP sembilan kali Valentino Rossi akhirnya mengumumkan bahwa ia akan mengakhiri karir di dunia yang membesarkannya itu pada akhir 2021. Hal itu disampaikan Rossi jelang gelaran MotoGP Styria. 

Bukan hal mudah pastinya bagi pria yang telah berkecimpung di balapan Gran Prix selama 25 tahun itu. Belakangan, 'The Doctor' memang kurang kompetitif untuk bersaing di tempat terdepan. 

>>> Pembangunan Sirkuit Mandalika Capai 80%, Bisa Selesai Tepat Waktu?

Valentino Rossi Teruskan Balapan Hingga Akhir Musim 2021

Valentino Rossi

Valentino Rossi saat mengumumkan dirinya pensiun

"Saya sudah mengatakan bahwa akan mengambil keputusan usai libur musim panas dan akhirnya saya memutuskan untuk berhenti di akhir musim," ungkap Rossi dikutip laman resmi MotoGP, Kamis (5/8/2021). 

Dengan begitu, Rossi masih akan melanjutkan sisa balapan terakhirnya dengan berseragam Petronas Yamaha SRT. Di samping itu, pria berkebangsaan Italia itu juga akan berkonsentrasi dalam membesarkan tim garapannya Aramco Racing Team VR46 pada tahun 2022. 

"Tahun depan, hidup saya akan berubah. Tapi itu bagus, saya sangat menikmatinya. Ini adalah perjalanan yang amat panjang dan menyenangkan. Saya sudah mengikuti kejuaraan dunia balap selama lebih 25, 26 tahun. Saya juga punya banyak momen tak terlupakan dengan kalian semua yang bekerja untuk saya," ungkapnya. 

Mundurnya Rossi tak bisa dipungkiri menimbulkan kekecewaan banyak penggemarnya. Terlebih bagi para penggemarnya di Tanah Air yang belum sempat melihat Valentino Rossi balapan langsung di Sirkuit Mandalika. Pasalnya, gelaran MotoGP baru bisa dihelat di Sirkuit Mandalika pada tahun 2022. Sedangkan akhir musim 2021, Rossi sudah tak lagi menunggangi Yamaha YZR-M1 itu. 

Tapi lain cerita bila Rossi memutuskan menjadi pebalap penguji usai pensiun seperti halnya Dani Pedrosa. Ia masih bisa mencicipi aspal Sirkuit Mandalika. 

>>> Valentino Rossi Sebut Red Bull Ring Bukan Sirkuit Terbaik untuk Yamaha

Pengerjaan Sirkuit Mandalika Terus Dikebut

Sebelumnya disebutkan pengerjaan sirkuit sepanjang 4,32 kilometer di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) terus dikebut. Hal tersebut dilakukan agar Sirkuit Mandalika dapat memasuki tahap homologasi dalam waktu dekat.

Inspeksi Sirkuit Mandalika

Balapan MotoGP di Sirkuit Mandalika direncakan baru digelar 2022

Salah satu perwakilan Dorna bahkan sempat menyebut bahwa aspal dari sirkuit ini harus sudah siap pada akhir bulan Juli 2021.

"Permukaan aspal trek seharusnya sudah siap pada akhir Juli, tetapi yang lainnya tidak akan siap pada November," ungkap sang perwakilan Dorna yang enggan disebut namanya belum lama ini. 

Sejauh ini, para media internasional tidak yakin bahwa pengerjaan Sirkuit Mandalika dapat diselesaikan tepat waktu. Namun, pihak MGPA menyatakan bahwa sirkuit akan siap sebelum WSBK diselenggarakan tepatnya pada November 2021.

WSBK 2021 akan diikuti 24 pembalap dari berbagai negara dengan penerapan sistem bubble yang sudah terbukti sukses saat diterapkan di NBA. Semua pihak yang terlibat dalam ajang tersebut akan dibatasi kontaknya dengan pihak luar dan dimonitor secara berkala.

>>> Geber Ferrari 488 GT3, Valentino Rossi Naik Podium Gulf 12 Jam

Menjadi jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016 dan telah memiliki ragam pengalaman menguji mobil hingga mengunjungi pameran otomotif tingkat dunia. Bergabung sebagai Editor di Cintamobil sejak tahun 2020.

Lulusan Universitas Trisakti ini mengawali karir sebagai jurnalis di kanal ekonomi di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2015. Kemudian pada tahun 2016, dipercaya untuk mengisi kanal otomotif. Sebagai jurnalis di bidang otomotif, tentu dituntut untuk mengetahui ragam informasi yang berkaitan dengan mobil, motor, hingga lalu lintas kendaraan. Pun demikian dengan aturan lalu lintas yang berlaku saat ini. 

Tidak cuma memiliki pengetahuan soal industri otomotif Tanah Air, bekerja di media mainstream artinya dituntut juga untuk menyajikan berita secara cepat dan akurat. 

Dengan kemampuan yang dimiliki, sejak saat itu pula mulai dipercaya untuk mengetes ragam mobil baru di Indonesia maupun luar negeri. Adapun ragam mobil yang pernah dicoba antara lain di kelas LCGC, Low MPV, SUV, mobil listrik murni hingga Supercar sekelas Ferrari.

Tak cuma itu, aneka pameran otomotif berskala nasional dan internasional di berbagai negara juga telah dihadirinya. Pada tahun 2020, memutuskan untuk bergabung dengan Cintamobil.com sebagai Editor.

Experience

  • Tokyo Auto Salon 2019
  • Geneva International Motor Show 2017
  • GIIAS 2016, 2017, 2018, 2019
  • IIMS 2017, 2018, 2019
  • IMOS 2016, 2018
 
back to top