Kapan Pelanggar PSBB dan Mudik Dikenakan Denda Rp 100 Juta?

08/05/2020

Event - Promosi

5 menit

Share this post:
Kapan Pelanggar PSBB dan Mudik Dikenakan Denda Rp 100 Juta?
Ada ancaman hukuman kurungan satu tahun penjara dan denda Rp 100 juta bagi para pelanggar PSBB dan mudik. Kapan para pelanggar tersebut dikenakan denda?

Pembatasan Sosial Berskala Besar telah diterapkan di sejumlah wilayah. Menyusul setelahnya, pemerintah melakukan pelarangan mudik bagi seluruh masyarakat. Semua hal itu dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona di seluruh wilayah Tanah Air. 

Ada sejumlah aturan yang wajib dipatuhi masyarakat selama masa PSBB dan larangan mudik diterapkan. 

Dari sisi berkendara mobil misalnya, selama masa PSBB masyarakat hanya diizinkan untuk mengangkut 50% dari kapasitas angkutnya. Artinya, bila mobil sejenis MPV yang mampu memuat tujuh orang, masih boleh diisi oleh empat orang di dalamnya. 

Denda Rp 100 Juta Menanti Pelanggar PSBB dan Mudik

>>> Pengendara yang Melanggar PSBB Tak Langsung Ditilang, Tapi Dapat Teguran

Posisi duduk di dalam mobil selama masa PSBB pun diatur, yakni sopir berada di depan, dua penumpang di baris kedua, dan satu penumpang sisanya di baris paling belakang. Di dalam mobil, para pengendara dan penumpang juga wajib menggunakan masker. 

Motor pun demikian. Selama masa PSBB, motor hanya boleh dikendarai sendiri dan bila ingin berboncengan maka pengendara dan penumpang harus memiliki alamat yang sama di kartu identitas. 

Pengawasan PSBB

Pengawasan saat PSBB di Jakarta

Bagi yang melanggar, sudah tentu ada hukuman menanti. Pihak kepolisian akan memberikan blangko teguran agar tak mengulangi perbuatannya. 

>>> Ini Syarat yang Boleh Pergi ke Luar Daerah di Tengah Larangan Mudik

Namun bila masih kekeuh, tak menutup kemungkinan akan dikenakan hukuman sesuai dengan UU Nomor 6 tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan dimana ada sanksi berupa hukuman hukuman kurungan satu tahun dan denda terbesar Rp 100 juta. 

Sedangkan terkait larangan mudik, masyarakat sama sekali tak diizinkan untuk pulang ke kampung halaman pada libur Lebaran tahun 2020. Sejauh ini, bila ada masyarakat yang terjaring razia akan mudik maka akan diminta putar balik dan kembali ke rumah masing-masing.

larangan mudik

Mudik resmi dilarang

Para pelanggar mudik juga diancam dengan denda Rp 100 juta bila tetap nekat pulang ke kampung halaman. 

>>> Yuk Kenali, Perbedaan PSBB Penuh dan Parsial

"Setelah tanggal 7 Mei-31 Mei itu sudah mulai dikenakan sanksi sesuai peraturan perundang-undangaan mengacu pada UU kekarantinaan di situ sudah disebutkan UU 6/2018 pasal 93 bahwa sanksi yang terberat itu adalah denda 100 juta dan hukuman kurungan 1 tahun. Itu ancaman hukuman yang perlu diingat," jelas Staf Ahli Bidang Hukum Kemenhub Umar Aris beberapa waktu lalu. 

Kapan Denda Rp 100 Juta Diterapkan?

Tapi tampaknya sejauh ini, belum ada masyarakat yang dikenakan denda Rp 100 juta lantaran melanggar PSBB maupun tak mengindahkan larangan mudik. 

Denda sebesar Rp 100 juta akan diberikan bila masyarakat benar-benar tak mengikuti instruksi dari petugas di lapangan dalam hal ini kepolisian. 

Polisi soal penegakan hukum larangan mudik dan PSBB

Brigjen Pol.Argo Yuwono saat menjelaskan soal hukuman larangan mudik

>>> Mungkinkah Toyota Yaris Cross Diboyong ke Indonesia?

"Memang ada beberapa kegiatan yang dilakukan berkaitan dengan PSBB yaitu adalah pengecekan fisik langsung kepada masyarakat yang menggunakan moda transportasi, itu kita cek, kita berikan edukasi, kita berikan imbauan bahwa memang nanti ada sanksi yang kita lakukan yaitu ada di UU Karantina kesehatan udah ditentukan di sana di KUHP juga ada di sana. Tapi itu semua adalah kegiatan tindakan yang paling akhir dilakukan oleh kepolisian di situ," tegas Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Argo Yuwono dalam konferensi pers terkait Penegakan Hukum Larangan Mudik, Rabu (6/5/2020). 

Disampaikan Argo, pihaknya dengan bantuan dari TNI terus memberikan edukasi juga contoh kepada masyarakat terkait penerapan PSBB maupun saat mencegat mudik di beberapa check point. 

>>> Berita menarik lainnya seputar mudik Lebaran ada disini

Share this post:
Penulis
Berpengalaman sebagai jurnalis otomotif sejak 2016 di media mainstream ternama di Indonesia, Dina juga pernah menguji beragam jenis mobil dan mengunjungi pameran otomotif dunia. Saat ini Ia dipercaya sebagai Editor redaksi Cintamobil sejak awal 2020

Berita lain

Jokowi soal PSBB: Jalanan Sepi tapi di Kampung Ramai

08/05/2020

Event - Promosi

4 menit

Presiden Joko Widodo menyebut aturan PSBB membuat sejumlah jalanan sepi tetapi justru keramaian ditemukan di perkampungan sekitar tempat tinggal warga.

Lihat juga

PSBB Dimana-Mana, Lalu Lintas di Jalan Tol Turun Hingga 60 Persen

05/05/2020

Pasar mobil

3 menit

Pembatasan akses jalan di DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat karena pemberlakuan PSBB berdampak pada turunnya volume kendaraan di jalan tol hingga 60 persen.

Lihat juga

Saat PSBB Truk Juga Dicek Untuk Memastikan Tidak Ada Penumpang Gelap

29/04/2020

Pasar mobil

3 menit

Polisi serius melakukan pengawasan larangan mudik lebaran, bahkan kendaraan pengangkut barang harus diperiksa untuk memastikan tidak ada penumpang gelap.

Lihat juga

Lagi di Rumah Aja, Yuk Coba Sendiri Cek Kondisi Mobil Selama PSBB

23/04/2020

Perawatan dan service

3 menit

Aturan PSSB yang resmi diberlakukan pemerintah daerah membuat mobil Anda menjadi jarang digunakan. Iseng-iseng, yuk coba sendiri cek kondisi mobil selama PSBB.

Lihat juga

Bagaimana Nasib Pengiriman Mobil ke Pelanggan Selama PSBB?

19/04/2020

Pasar mobil

3 menit

Pemerintah Pusat dan Daerah telah memberlakukan aturan PSBB guna memutus penyebaran Covid-19. Lalu bagaimana nasib pengiriman mobil ke pelanggan selama PSBB?

Lihat juga
 
back to top