Jokowi soal PSBB: Jalanan Sepi tapi di Kampung Ramai

08/05/2020

Event - Promosi

4 menit

Share this post:
Presiden Joko Widodo menyebut aturan PSBB membuat sejumlah jalanan sepi tetapi justru keramaian ditemukan di perkampungan sekitar tempat tinggal warga.

Sejumlah wilayah telah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) guna mencegah penyebaran wabah virus corona supaya tak makin meluas. 

Dengan penerapan PSBB, masyarakat diminta untuk mengurangi aktivitas di luar rumah. Praktis hal tersebut membuat kepadatan lalu lintas berkurang drastis. Lalu lintas boleh sepi, namun Presiden Joko Widodo justru menyebut warga justru berkumpul di daerah sekitar tempat tinggalnya. 

Meski Ada PSBB, Masih Banyak Warga Bergerumul

>>> Jadilah Pengendara Bijak, Jalanan Sepi Bukan Buat Ngebut

"Saya melihat di beberapa deaerah dari informasi yang saya terima di jalan sepi tapi di kampung berkerumun ramai, kampungnya masih banyak yang bergerumul," ungkap Jokowi di Istana Negara dalam tayangan Youtube milik akun Sekretariat Presiden, Kamis (7/5/2020). 

Presiden Jokowi

Tanggapan Jokowi soal PSBB

Menurut orang nomor satu di Indonesia itu banyaknya orang berkerumun seolah tak mengindahkan aturan PSBB dimana setiap orang wajib menjaga jarak, mengurangi interaksi fisik, mengenakan masker, dan juga rajin mencuci tangan. 

"Saya sering menjumpai masyarakat yang tidak bermasker, masih bergerombol hindari itu," kata Jokowi. 

>>> PSBB Dimana-Mana, Lalu Lintas di Jalan Tol Turun Hingga 60 Persen

Penerapan PSBB di sejumlah wilayah juga membuat lalu lintas di jalan tol di tiga provinsi turun drastis yakni berkisar 42 persen hingga 60 persen. Sementara sisanya yaitu kendaraan yang masih melintas didominasi oleh warga lokal di kawasan megapolitan Jabodetabek dan kendaraan angkutan barang atau logistik.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi juga menjelaskan mengapa pemerintah lebih memilih untuk menerapkan PSBB ketimbang Lockdown. PSBB dipilih agar masyarakat masih bisa menjalankan aktivitasnya seperti biasa namun dengan mengikuti sederet aturan yang telah ditetapkan. 

Aktivitas Boleh tapi Ikuti Protokol Kesehatan

Meski diimbau untuk tetap berada di rumah, masyarakat masih boleh diizinkan untuk keluar rumah demi membeli kebutuhan pokok. Bahkan tak sedikit juga masyarakat yang masih harus bekerja. Berkendara pun juga masih boleh asalkan menuruti protokol kesehatan yang ada. 

>>> Temukan beragam pilihan mobil bekas berkualitas yang terlengkap disini

Misalnya untuk pengendara mobil di Ibu Kota Jakarta. Merujuk pada Surat Keputusan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta No.71 tahun 2020 kendaraan pribadi harus dibatasi jumlah penumpangnya yakni 50% dari kapasitas angkut. 

Jalanan sepi saat PSBB

PSBB membuat jalanan sepi

Mbil yang memiliki dua baris seperti sedan, city car, dan juga hatchback hanya boleh mengangkut 3 orang di dalam dengan rincian 1 pengemudi di depan dan 2 penumpang di belakang. 

Sementara itu untuk mobil yang memiliki 3 baris seperti MPV, SUV 7-seater maksimal diizinkan untuk mengangkut 4 orang dengan rincian 1 pengemudi di depan, 2 di tengah, dan 1 di belakang. Perlu diingat, meski menggunakan mobil para pengendara dan penumpang tetap diwajibkan untuk menggunakan masker.

Sementara untuk pengendara motor pribadi diizinkan berboncengan asalkan memiliki identitas yang sama antara pengendara dan penumpang. 

"Ingin saya tegaskan, ikuti displin protokol kesehatan, silahkan beraktivitas secara terbatas tapi ikuti protokol kesehatan secara ketat, semua ini membutuhkan kedisiplinan kita, serta peran aparat," pungkas Jokowi. 

>>> Berita otomotif terbaru dan terlengkap cuma ada di Cintamobil.com

Menjadi jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016 dan telah memiliki ragam pengalaman menguji mobil hingga mengunjungi pameran otomotif tingkat dunia. Bergabung sebagai Editor di Cintamobil sejak tahun 2020.

Lulusan Universitas Trisakti ini mengawali karir sebagai jurnalis di kanal ekonomi di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2015. Kemudian pada tahun 2016, dipercaya untuk mengisi kanal otomotif. Sebagai jurnalis di bidang otomotif, tentu dituntut untuk mengetahui ragam informasi yang berkaitan dengan mobil, motor, hingga lalu lintas kendaraan. Pun demikian dengan aturan lalu lintas yang berlaku saat ini. 

Tidak cuma memiliki pengetahuan soal industri otomotif Tanah Air, bekerja di media mainstream artinya dituntut juga untuk menyajikan berita secara cepat dan akurat. 

Dengan kemampuan yang dimiliki, sejak saat itu pula mulai dipercaya untuk mengetes ragam mobil baru di Indonesia maupun luar negeri. Adapun ragam mobil yang pernah dicoba antara lain di kelas LCGC, Low MPV, SUV, mobil listrik murni hingga Supercar sekelas Ferrari.

Tak cuma itu, aneka pameran otomotif berskala nasional dan internasional di berbagai negara juga telah dihadirinya. Pada tahun 2020, memutuskan untuk bergabung dengan Cintamobil.com sebagai Editor.

Experience

  • Tokyo Auto Salon 2019
  • Geneva International Motor Show 2017
  • GIIAS 2016, 2017, 2018, 2019
  • IIMS 2017, 2018, 2019
  • IMOS 2016, 2018
 
back to top