Wow! Jam tangan RNR Arkonik Terbuat Dari Pintu Land Rover 110 1984  

16/07/2021

Event - Promosi

3 menit

Share this post:
Jam tangan RNR Arkonik menjadi edisi istimewa karena hanya diproduksi secara terbatas dan terbuat dari panel pintu Land Rover 110 1984 yang menjadi maskot  

Rasanya tidak ada hal yang istimewa dari sebuah jam tangan yang terbuat dari sebongkah baja atau titanium berkualitas terbaik. Ya karena memang sudah lazim untuk membuat jam tangan dari bahan-bahan tersebut. Tapi jam tangan yang satu ini layak menyandang predikat istimewa dan luar biasa. Lalu, apanya dari jam tangan ini yang istimewa dan luar biasa? 

>>> Land Rover Defender Startech, SUV Penjelajah Hutan Beton

Land Rover 110 1984

gambar arkonik

Dari pintu Land Rover menjadil sebuah jam tangan edisi terbatas 

Jam tangan ini adalah kreasi terbaru REC Watches yang dibuat khusus untuk Arkonik, sebuah rumah modifikasi spesialis Land Rover yang bermarkas di Somerset, Inggris. Nah, yang membuat jam tangan ini menjadi istimewa dan luar biasa adalah bahan bakunya....pintu kanan  Land Rover 110 1984 milik Arkonik.   

gambar land rover

Maskot merangkap modal dasar membangun bisnis 

Bukan sekadar Land Rover biasa karena Land Rover 110 1984 berwarna “Stratos Blue” ini adalah maskot Arkonik. SUV bermesin Rover V8 3,5 liter tersebut sekaligus menjadi mobil pertama yang dibeli Andy Hayes pada tahun 2006 sebagai modal dasar untuk mendirikan rumah modifikasi Arkonik yang kini telah melebarkan sayap ke Amerika Serikat.  

Identitas Sejati    

 gambar arkonik

Tampil dengan banyak kemiripan  

Proses pembuatan jam tangan yang masuk dalam koleksi RNR Arkonik ini mengharuskan lapisan cat dan primer dikupas dari pintu aluminium Land Rover 110 1984. Lalu sejumlah kecil lempengan aluminium pintu tersebut dijadikan angka (dial) jam tangan.

gambar arkonik

Panel penutup belakang terinspirasi model velg  

Selanjutnya semua elemen arloji didesain menyerupai setiap panel Land Rover 110 1984. Contohnya, crown protector yang mirip grill depan, case back serupa model velg dan engraving a la motif rangka (frame). .  

Jam Otomatis  

gambar arloji

Hanya dibuat 302 unit sehingga menjadi incaran para kolektor   

Karena dibuat oleh pabrikan asal Swiss, mudah ditebak spesifikasinya. Jam otomatis  dengan mesin  Sellita SW290-1, Elaboré grade, dan power reserve 38 jam. Tali pengikat jam terbuat dari bahan karet berwarna biru sesuai dengan sosok dan warna Land Rover 110 1984. Sedangkan Sapphire Crystal dengan lapisan anti silau melindungi bagian depan jam.  

Jam tangan RNR Arkonik ini hanya dibuat terbatas sebanyak 302 unit saja dan setiap jam tangan memiliki keunikan karena tampil sesuai kondisi asli pintu. Dipasarkan dengan harga US$ 1.395, jam tangan RNR Arkonik limited-edition ini layak  dimiliki oleh para kolektor arloji dan penggemar Land Rover.  

>>> Jam Tangan Aston Martin Girard-Perregaux, Hanya Ada 18 unit Saja

Sudah makan asam garam jadi wartawan, mulai dari wartawan kampus sejak 1988, dan jadi wartawan bidang otomotif sejak 1995. Pernah menulis untuk beberapa media top mulai dari koran, majalah dan tabloid. Tahun 2021 ia menulis untuk Cintamobil.com.

Sejak usia 3 tahun sering diajak ayah untuk membantu mengurus mobil dinas semisal membawakan alat kerja, minyak, fluida dan suku cadang. Akhirnya otomotif menjadi bagian hidup. 
Selepas kuliah dan sebelum wisuda, bergabung menjadi reporter tabloid Otomotif yang berada dalam naungan Kelompok Kompas Gramedia dengan bidang utama penulisan roda empat. Kemudian pindah ke Liputan6 dan mengisi berita untuk desk internasional. Lalu tahun 1998 bergabung dengan majalah Mobil Motor, majalah otomotif tertua di Indonesia (terbit sejak tahun 1970). 
Kemudian tahun 2003, pindah ke majalah Motor Trend (edisi Indonesia). Tahun 2009 kembali ke majalah Mobil Motor dan tahun 2014 mudik ke majalan Motor Trend. Pada tahun 2020 mengisi Otoblitz.net dan mulai tahun 2021 menulis untuk Cintamobil.com. 

Awards

  • 2003: Juara 1, Lomba Menulis General Motors Indonesia (Review Produk) 
  • 2007:  Juara 1, Lomba Menulis General Motors Indonesia (Review Teknologi)
 
back to top