Jadilah Pengendara Bijak, Jalanan Sepi Bukan Buat Ngebut

04/05/2020

Event - Promosi

3 menit

Share this post:
Saat berada di jalan jadilah pengendara bijak yang mematuhi aturan lalu lintas. Misalnya saat Anda melintas di jalanan sepi bukan berarti bisa bebas ngebut.

Penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) serta imbauan kepada masyarakat untuk tetap berada di rumah aja rupanya masih diabaikan oleh sebagian orang. 

Aktivitas di luar rumah yang berkurang praktis membuat jalanan kosong. Momen itu lah yang dimanfaatkan oleh sebagian pengendara untuk ngebut menggeber mobilnya di jalan. Semenjak aturan PSBB ditetapkan, tercatat sudah ada tiga kecelakaan tunggal akibat pengemudi kebut-kebutan di jalan.

Jalan Sepi Bukan Berarti Bebas Ngebut

Pertama adalah mobil BMW, kemudian Nissan GT-R yang dikendarai Wakil Jaksa Agung, dan terbaru McLaren alami slip di Tol Jagorawi hingga kondisinya ringsek. 

>>> Mengapa Mobil Bisa Terbakar usai Menabrak seperti Nissan GT-R di Cibubur?

"Setiba di Tol Jagorawi Km. 43.00 jalur B, diduga pengemudi kurang hati-hati sehingga kemudian kendaraan mengalami slip, kemudian keluar ke bahu jalan tol," ujar Kasat Lantas Polres Bogor Kota Kompol Fajar Hari Kuncoro dalam keterangannya. 

McLaren ringsek

McLaren alami kecelakaan di Tol Jagorawi

Padahal saat masa PSBB harusnya masyarakat lebih baik berada di rumah. Dan bila ingin keluar tujuannya adalah untuk memenuhi kebutuhan pokok. 

Jalanan kosong memang menggiurkan bagi para pengemudi untuk ngebut. Apalagi yang punya hobi menggeber mobilnya dengan kecepatan tinggi. Apalagi didukung dengan mobil yang juga memiliki tenaga besar. 

>>> Jalan Sepi Malah Dipakai Ngebut, Suzuki Swift Ini Terbang Setinggi 7 Meter

"Kalau dia punya SIM harusnya dia sudah tahu peraturan yang dikeluarkan oleh pemerintah dalam hal ini polisi ya. Jadi ketika dia ngebut dia pikir itu sepi, justru di situlah bahayanya tinggi," ungkap Senior Instructor Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana dalam kesempatan video conference, Jumat malam (1/5/2020). 

Bahaya Mengintai Kapanpun

Kecelakaan memang bisa terjadi kapan saja. Disebutkan Sony, di jalanan yang sepi kendaraan potensi kecelakaan pun mungkin saja terjadi. 

"Ketika sepi, jangan pernah merasa aman lah. Kalau kita bicara fatality, pas lagi kosong, bukan pas lagi macet. Terbukti banyak fatality, kemarin BMW, kemudian Wakil Jaksa Agung segala macem terus ada juga yang nggak masuk di media di tol Jelupang mobil sports konvoi tabrakan beruntun," terang Sony. 

Jalanan Jakarta sepi

Jalanan sepi memang menggiurkan untuk ngebut

>>> Alasan Aneh, Pengemudi di Inggris Ini Ngebut Untuk Menghindari Virus Corona

Jalanan yang sepi selama masa PSBB harusnya bukan dijadikan ajang untuk pengemudi ngebut hingga menggeber mobilnya pada kecepatan tinggi. Sebaiknya Anda tetap waspada dan lebih bijaksana saat harus berkendara keluar rumah selama masa PSBB. 

Selama masa PSBB, memang ada sejumlah aturan yang wajib dipatuhi pengendara. Selain mengenakan masker, tempat duduk di dalam mobil pun tak bisa sembarangan dan hanya diizinkan mengangkut 50% dari kapasitas seharusnya.

Untuk mobil sedan berkapasitas lima orang maksimal diisi oleh tiga orang. Sementara untuk mobil jenis MPV yang berkapasitas tujuh orang, paling banyak diperbolehkan mengangkut empat orang. 

>>> Berita otomotif yang menarik lainnya ada di sini

Menjadi jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016 dan telah memiliki ragam pengalaman menguji mobil hingga mengunjungi pameran otomotif tingkat dunia. Bergabung sebagai Editor di Cintamobil sejak tahun 2020.

Lulusan Universitas Trisakti ini mengawali karir sebagai jurnalis di kanal ekonomi di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2015. Kemudian pada tahun 2016, dipercaya untuk mengisi kanal otomotif. Sebagai jurnalis di bidang otomotif, tentu dituntut untuk mengetahui ragam informasi yang berkaitan dengan mobil, motor, hingga lalu lintas kendaraan. Pun demikian dengan aturan lalu lintas yang berlaku saat ini. 

Tidak cuma memiliki pengetahuan soal industri otomotif Tanah Air, bekerja di media mainstream artinya dituntut juga untuk menyajikan berita secara cepat dan akurat. 

Dengan kemampuan yang dimiliki, sejak saat itu pula mulai dipercaya untuk mengetes ragam mobil baru di Indonesia maupun luar negeri. Adapun ragam mobil yang pernah dicoba antara lain di kelas LCGC, Low MPV, SUV, mobil listrik murni hingga Supercar sekelas Ferrari.

Tak cuma itu, aneka pameran otomotif berskala nasional dan internasional di berbagai negara juga telah dihadirinya. Pada tahun 2020, memutuskan untuk bergabung dengan Cintamobil.com sebagai Editor.

Experience

  • Tokyo Auto Salon 2019
  • Geneva International Motor Show 2017
  • GIIAS 2016, 2017, 2018, 2019
  • IIMS 2017, 2018, 2019
  • IMOS 2016, 2018
 
back to top