Ini Penyebab Lewis Hamilton Gagal Podium di GP Austria

06/07/2021

Event - Promosi

3 menit

Sang juara bertahan F1, Lewis Hamilton mengalami pekan yang buruk di GP Austria setelah gagal mendapatkan podium. Padahal, ia sempat menduduki posisi 2.

Lewis Hamilton melakukan start dari posisi keempat setelah tampil kurang impresif pada sesi kualifikasi GP Austria 2021. Pembalap tim Mercedes-AMG Petronas ini tampil cukup baik saat race day dan sempat berada di belakang pemimpin klasemen, Max Verstappen.

Namun, Lewis Hamilton tiba-tiba kehilangan pace dan harus rela dilewati oleh Valtteri Bottas dan Lando Norris dengan mudah sehingga hanya mampu finish di urutan keempat.

Pit Stop Untuk Memperbaiki Pace

Tahu bahwa ia tidak mampu untuk mengejar Max Verstappen, Lewis Hamilton melakukan pit stop kedua untuk mencoba mengejar poin fastest lap. Sayangnya mobil W12 Hamilton masih tidak cukup cepat.

>>> Keren! Ini Truk Pemadam Kebakaran Listrik Canggih Seharga Supercar

Mercedes-Benz memberi tahu sang juara bertahan bahwa mobilnya mengalami kerusakan di bagian belakang sebelah kiri yang membuatnya kehilangan downforce. Pit stop kedua dari Hamilton berupaya untuk merubah pengaturan keseimbangan mobil, namun tidak menghasilkan banyak peningkatan.

Gambar Pit Stop Mercedes

Mercedes melakukan pit stop untuk memperbaiki pace Lewis Hamilton

Bos Mercedes-AMG Petronas F1 Team, Toto Wolf menjelaskan bahwa kerusakan tersebut disebabkan oleh tikungan terakhir pada Red Bull Ring di mana pembalap biasanya menggunakan exit kerb.

"Kupikir sekitar lap 30 di tikungan 10, ada kerb yang sangat tinggi. Aku tak merasa Lewis melaju kasar di kerb itu, tapi tampaknya ada bagian yang meruncing dan kami harus memahami lagi apa yang terjadi," kata Toto Wolff, seperti dilansir dari F1.com.

Wolff tidak melihat adanya kesalahan dalam cara berkendara Lewis, namun ia menyebut adanya beban yang terlalu berat menjadi penyebab kerusakan. Hal tersebut membuat mobil W12 yang dikemudikan Hamilton kehilangan downforce hingga 30 poin.

>>> Lewis Hamilton Perpanjang Kontrak, Bakal Mengakhiri Karir di Mercedes?

Mercedes Sempat Melarang Bottas Untuk Menyalip

Sayangnya fokus akan masalah tersebut terhalangi oleh ban yang sudah mulai aus dan kehilangan grip-nya. Setelah pit stop kedua, kecepatan Hamilton tidak seperti yang diharapkan Mercedes bahkan masalah tersebut bertambah parah.

Gambar Bottas pass Hamilton

Karena mobil Hamilton tak kunjung membaik, Mercedes memperbolehkan Bottas untuk menyalip

Meski dengan mata telanjang, bagian belakang mobil terlihat kekurangan downforce dan mudah terangkat saat menikung.

"Jadi downforce tersebut membuat kami kehilangan 0,6 sampai 0,7 detik dan itu semua dari sisi belakang, keseimbangan mobil bermasalah dan kami membuat ban belakang cepat rusak karena banyak sliding," ungkap Chief Race Engineer Mercedes, Andrew Shovlin.

Mercedes masih optimis bahwa Hamilton dapat mempertahankan posisi dan mendapat podium, sehingga mereka sempat melarang Valtteri Bottas untuk menyalip. Sayangnya kecepatan Hamilton tidak cukup cepat sehingga Bottas akhirnya diperbolehkan menyalip sebelum Lando Norris datang.

>>> Harus Bepergian Saat PPKM Darurat? Begini Cara Unduh Sertifikat Vaksinasi

Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif di tahun 2017, Taufan mengisi berbagai posisi mulai dari reporter, test driver, dan host untuk salah satu portal berita otomotif nasional. Kini, Ia bergabung sebagai content writer di Cintamobil.com.

Taufan merupakan lulusan Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya. Lulus di tahun 2017, ia langsung mengejar passion dan ketertarikannya sebagai seorang jurnalis otomotif.

Tak butuh waktu lama, Taufan diterima bekerja di GridOto.com. GridOto.com merupakan kanal berita yang mengulas berbagai hal yang berkaitan dengan otomotif, dari mulai review dan test, berita dalam dan luar negeri, serta tips & trick sebagai panduan bagi para pengguna kendaraan bermotor.

Selama dua tahun bekerja di GridOto.com, Taufan diplot untuk menjadi jurnalis yang serba bisa. Dari mulai mengisi artikel news, tips & trick, test drive & review, menjadi host untuk kanal YouTube GridOto.com, hingga menjadi editor pengganti.

Mengunjungi berbagai pameran otomotif nasional dan internasional, menemui narasumber ATPM, dealer mobil bekas, hingga ke bengkel-bengkel spesialis sudah pernah ia jabani. Taufan pun kerap dipercaya menghadiri ajang media test drive untuk mencoba mobil-mobil baru. Dari LCGC seperti Datsun Go, hingga ke Supercar seperti McLaren 720S.

Di sela-sela pekerjaannya, Taufan adalah petrolhead tulen yang gemar mengoleksi mobil (baik dalam bentuk die cast atau mobil asli) dan mengikuti dunia motorsport roda empat. Hobi membacanya juga membuat Taufan memiliki pengetahuan yang cukup dalam terhadap sejarah dan perkembangan mobil di dunia.

Setelah dua tahun berkarya di GridOto.com, Taufan pun memutuskan untuk rehat di tahun 2019. Selama vakum menjadi jurnalis, ia sempat membuka bisnis detailing dan cuci mobil bersama dengan sahabatnya. Selama berbisnis, ia pun memperdalam pengetahuannya terhadap perawatan mobil.

Di tahun 2021, ia memutuskan untuk kembali ke industri yang ia cintai dengan bergabung di Cintamobil.com sebagai Content Writer. Anda akan banyak menemukan tulisan Taufan mengenai berita otomotif dalam dan luar negeri, tips & trick, ulasan teknis mengenai mobil, serta hal-hal yang berkaitan dengan dunia motorsport di website ini.

 
back to top