Ketahui Lebih Dalam Soal Regulasi Baru F1 2022

16/07/2021

Event - Promosi

4 menit

Formula 1 akan menerapkan regulasi baru F1 di tahun 2022 setelah harus tertunda satu tahun akibat pandemi. Ini penjelasan mengenai perubahan regulasi tersebut.

Mobil baru untuk musim balap F1 2022 resmi diperkenalkan pada Kamis (15/7) melalui siaran livestream akun YouTube resmi Formula 1. Dengan ini, regulasi baru F1 pun akan diberlakukan pada musim depan menyusul penundaannya akibat pandemi COVID-19.

Sebelum Anda menyusuri Google dan membaca tiap lembar dari aturan-aturan baru yang akan ditetapkan, Cintamobil.com telah merangkum poin-poin penting yang menjelaskan mengenai perubahan regulasi baru F1 ini secara sederhana.

Mobil Baru Dengan Desain Radikal

Gambar Mobil F1 2022

Salah satu poin utama regulasi baru F1 ini adalah penggunaan mobil baru dengan perubahan desain dan elemen yang cukup radikal

Mobil F1 2022 memiliki bodywork yang luas dengan desain menyapu, konstruksi sayap depan yang disederhanakan, sayap belakang lebih besar, peningkatan aerodinamis di bagian bawah bodi mobil, perangkat kontrol wheel wake, suspensi yang disederhanakan, dan ban berprofil rendah dengan velg 18 inci.

Kabarnya, bagian velg dan body mobil akan dilengkapi dengan LED yang dapat menampilkan berbagai informasi mobil agar bisa dilihat oleh para penonton secara langsung.

>>> Begini Tampang Mobil Balap F1 2022

Balapan Yang Lebih Dekat

Perubahan pada mobil membuat para pembalap akan bersaing lebih ketat selama balapan. Hal ini disebebkan oleh komplain dari para penggemar setia F1 yang menyebut bahwa balap ini menjadi membosankan dengan overtake atau aksi salip-menyalip yang terlalu minim.

Gambar Verstappen vs Hamilton

Hal tersebut dicapai dengan mengurangi downforce yang dimiliki mobil F1 saat berjalan di belakang mobil lain.

Berjalan di 'udara kotor' saat di belakang mobil lain, mobil saat ini bisa kehilangan lebih dari 40% downforce. Tetapi dengan desain mobil tahun 2021, ini turun menjadi sekitar 5-10%.

Dengan aliran udara lebih bersih dan diarahkan lebih tinggi, dampaknya cukup signifikan terhadap pengemudi yang mengikuti. Ini memberi mereka kesempatan tidak hanya untuk menyalip, tetapi akan ada pertarungan dalam memperebutkan posisi.

Keungan Lebih Adil

Untuk pertama kalinya, Formula 1 akan memperkenalkan pembatasan pengeluaran untuk membuat balapan lebih adil dan berkelanjutan. Batas biaya akan ditetapkan pada $175 juta per tim, per tahun, dan berlaku untuk apa pun yang mencakup kinerja di trek. Pengeluaran tersebut  tidak termasuk biaya pemasaran dan gaji pengemudi.

>>> Tim Mercedes F1 Siap Bangkit di GP Inggris

Gambar Racing Point F1 Team

Mendorong tim kecil untuk lebih kompetitif

Batas biaya ini akan mengakhiri kesenjangan pengeluaran yang semakin besar antara tim-tim besar di F1 dengan tim yang memiliki sumber daya lebih sedikit, hal ini tentu akan berimbas pada performa di lintasan.

Peningkatan Mobil Lebih Sedikit

Selain peraturan keuangan baru, ada beberapa perubahan besar pada peraturan teknis dan balapan. Aturan tersebut membatasi peningkatan mobil dan aerodinamika selama musim balap bergulir. Hal ini mengurangi perang pengembangan yang mahal dan menghasilkan posisi grid yang kurang kompetitif.

Juga akan ada pengenalan komponen standar tertentu (seperti pompa bahan bakar), komponen yang harus memiliki desain yang ditentukan (seperti penutup roda), dan pembatasan terhadap jumlah penggantian komponen seperti kampas rem.

Mesin yang digunakan akan tetap sama seperti sekarang, tetapi sistem pembuangan telah ditambahkan ke daftar komponen PU yang jumlahnya terbatas per musim, dengan masing-masing pengemudi dapat menggunakan enam sebelum penalti.

Gambar Wind Tunnel Test F1

Pengembangan dan peningkatan mobil selama musim bergulir akan dibatasi

Mobil akan lebih berat 25kg akibat dari velg dan ban baru, perubahan sasis dan bahan PU untuk menghemat biaya, regulasi keamanan lebih lanjut, dan pengenalan komponen standar dan yang diresepkan.

Desain gearbox akan lebih dibatasi, dengan konfigurasi yang dibekukan untuk menghemat biaya penelitian dan pengembangan. Selimut ban, sementara itu, tidak akan dihapus seperti yang pernah diusulkan.

Tak hanya itu, regulasi baru F1 juga membatasi jumlah pengetesan di terowongan angin. Tiap tim harus mengandalkan CF (Computational Fluid Dynamics) dalam mendesain mobil mereka.

>>> Mau Jajal Daihatsu Rocky 1.2L? Sabar, Unitnya Masih 'Langka'

Revisi Pekan Balap

Akan ada perubahan kecil namun signifikan pada struktur pekan balap yang akan diringkas untuk meningkatkan pengalaman penggemar saat menonton dan membantu tim menangani kalender yang diperluas, dengan jumlah maksimum balapan dalam satu musim menjadi 25.

Konferensi pers sebelum balapan akan beralih dari Kamis ke Jumat, menjelang sesi latihan pertama dan kedua, sementara mobil sekarang akan berada dalam kondisi parc ferme dari awal FP3.

Gambar Balap F1

Format pekan balap juga terkena revisi

FP3 juga menandai titik di mana tim harus mengembalikan mobil mereka ke 'spesifikasi referensi' yang disajikan untuk scrutineering sebelum FP1, jadi bodywork yang diuji coba dalam praktik harus dihilangkan.

Selanjutnya, semua tim harus menjalankan setidaknya dua sesi latihan sepanjang tahun dengan menggunakan pembalap yang telah menyelesaikan dua Grand Prix atau kurang, memberikan lebih banyak kesempatan bagi pembalap generasi berikutnya untuk bersinar.

Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif di tahun 2017, Taufan mengisi berbagai posisi mulai dari reporter, test driver, dan host untuk salah satu portal berita otomotif nasional. Kini, Ia bergabung sebagai content writer di Cintamobil.com.

Taufan merupakan lulusan Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya. Lulus di tahun 2017, ia langsung mengejar passion dan ketertarikannya sebagai seorang jurnalis otomotif.

Tak butuh waktu lama, Taufan diterima bekerja di GridOto.com. GridOto.com merupakan kanal berita yang mengulas berbagai hal yang berkaitan dengan otomotif, dari mulai review dan test, berita dalam dan luar negeri, serta tips & trick sebagai panduan bagi para pengguna kendaraan bermotor.

Selama dua tahun bekerja di GridOto.com, Taufan diplot untuk menjadi jurnalis yang serba bisa. Dari mulai mengisi artikel news, tips & trick, test drive & review, menjadi host untuk kanal YouTube GridOto.com, hingga menjadi editor pengganti.

Mengunjungi berbagai pameran otomotif nasional dan internasional, menemui narasumber ATPM, dealer mobil bekas, hingga ke bengkel-bengkel spesialis sudah pernah ia jabani. Taufan pun kerap dipercaya menghadiri ajang media test drive untuk mencoba mobil-mobil baru. Dari LCGC seperti Datsun Go, hingga ke Supercar seperti McLaren 720S.

Di sela-sela pekerjaannya, Taufan adalah petrolhead tulen yang gemar mengoleksi mobil (baik dalam bentuk die cast atau mobil asli) dan mengikuti dunia motorsport roda empat. Hobi membacanya juga membuat Taufan memiliki pengetahuan yang cukup dalam terhadap sejarah dan perkembangan mobil di dunia.

Setelah dua tahun berkarya di GridOto.com, Taufan pun memutuskan untuk rehat di tahun 2019. Selama vakum menjadi jurnalis, ia sempat membuka bisnis detailing dan cuci mobil bersama dengan sahabatnya. Selama berbisnis, ia pun memperdalam pengetahuannya terhadap perawatan mobil.

Di tahun 2021, ia memutuskan untuk kembali ke industri yang ia cintai dengan bergabung di Cintamobil.com sebagai Content Writer. Anda akan banyak menemukan tulisan Taufan mengenai berita otomotif dalam dan luar negeri, tips & trick, ulasan teknis mengenai mobil, serta hal-hal yang berkaitan dengan dunia motorsport di website ini.

 
back to top