Ingat, Ada Surat Keterangan dari RT/RW Bukan Alasan Boleh Mudik Lebaran!

01/05/2020

Event - Promosi

5 menit

Share this post:
Ingat, Ada Surat Keterangan dari RT/RW Bukan Alasan Boleh Mudik Lebaran!
Polisi memberikan kelonggaran mereka yang boleh mudik Lebaran dengan catatan ada surat keterangan dari RT/RW. Tapi bukan cuma surat keterangan, ada penilaian lain yang akan dilakukan polisi.

Peraturan mengenai larangan mudik Lebaran sudah diumumkan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) dan resmi diberlakukan sejak 24 April 2020. Semua jenis kendaraan yang terindikasi akan melakukan perjalanan mudik pun dipaksa untuk putar balik kembali ke kediamannya masing-masing.

Peraturan ini pun tertuang dalam Permenhub No.25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Idul Fitri 1441 Hijriah dalam rangka Pencegahan Penyebaran Corona Virus Diseases 2019 (Covid-19).

>>> Dengan Syarat Ini Kendaraan Masih Diizinkan Mudik

Namun pihak kepolisan memberikan sedikit kelonggaran jika ada masyarakat yang akan pergi meninggalkan kotanya. Yaitu dengan cara menyertai surat keterangan dari RT/RW setempat mengenai alasan mengapa ia akan melakukan perjalanan ke luar kota dan boleh mudik Lebaran. Misalnya karena ada keluarga yang sakit atau meninggal.

Bukan Berarti Bebas Mudik

Kendaraan pemudik diperiksa polisi

Di pos penyekatan akan ada penilaian lagi apakah seseorang boleh mudik atau tidak

>>> Temukan promo mobil baru dengan diskon menarik menjelang Lebaran cukup klik disini aja

Meski ada pengecualian, namun Kepala Korp Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Istiono menegaskan, pengecualian tersebut harus atas penilaian diskresi kepolisian saat calon pemudik melintasi pos penyekatan atau pemeriksaan petugas Operasi Ketupat Covid-19 2020.

“Ada beberapa media yang mengutip masalah boleh mudik Lebaran tapi ada syarat keterangan RT/RW, itu tidak benar. Jadi mereka yang mengunjungi keluarga karena ada yang meninggal dunia, itu tentunya polisi punya pertimbangan diskresi di lapangan," katanya seperti dikutip Cintamobil.com dari laman NTMC Polri, Jumat (01/05/2020).

Pemudik Tetap Harus Dikarantina 14 Hari

Pemudik menggunakan bus

Setelah sampai kampung halaman, semua pemudik berstatus ODP yang harus dikarantina

Lebih lanjut Kakorlantas Polri menjelaskan, surat keterangan dari RT/RW tempat tinggal calon pemudik itu bukan berarti dijadikan alasan untuk boleh mudik Lebaran. Namun surat tersebut untuk mengetahui dari mana tempat tinggal si pemudik dan akan ke daerah mana ia berpergian.

>>> Pilihan mobil bekas berkualitas dengan harga termurah paling lengkap ada disini

"Nah ini yang perlu diketahui RT/RW setempat. Bukan sah atau tidaknya mereka mudik dari ijin RT/RW. Sekali lagi surat keterangan dari RT/RW itu hanya untuk kepentingan status dia diketahui, dimana daerah asal dia berangkat dan kemana, sehingga bisa dilakukan pengawasan,” terang Istiono.

Selain tidak sembarangan boleh mudik Lebaran berbekal surat keterangan RT/RW, setelah si pemudik sampai di kampung halamannya, Istiono juga menegaskan pemudik tersebut tetap berstatus ODP (Orang Dalam Pemantauan). Sehingga mereka harus dikarantina 14 hari di kampung halamannya sebagai standar protokol kesehatan dalam penanganan Covid-19.

Pesan Kakorlantas, masyarakat jangan mencari kesempatan untuk meninggalkan daerahnya. Karena beberapa kota besar seperti Jakarta masih dalam zona merah penyebaran Covid-19. Dengan kesadaran tidak melakukan mudik, maka tindakan ini bisa mengurangi penyebaran virus corona di Indonesia.

>>> Berita mengenai perkembangan virus corona yang berefek ada otomotif bisa Anda baca disini

Share this post:
Penulis
Sudah menulis di media online sejak 2009, Pras sangat berpengalaman di bidang otomotif. Pria penggemar mobil modifikasi ini sudah mencicipi berbagai jenis mobil, mulai LCGC hingga Hypercar. Ia menjadi anggota tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.

Berita lain

Sudah 15.239 Kendaraan Disuruh Putar Balik karena Larangan Mudik Lebaran

01/05/2020

Event - Promosi

5 menit

Senam hari pasca munculnya larangan mudik Lebaran, polisi mencatat sudah berhasil memaksa putar balik 15 ribu lebih kendaraan, baik di jalan tol maupun non tol.

Lihat juga

Mobil Barang Bawa Penumpang Saat Larangan Mudik, Sanksi Bisa Berlipat

29/04/2020

Pengemudian

3 menit

Mobil barang dilarang membawa penumpang untuk bebas melintas saat larangan mudik. Awas, jika melanggar sanksinya bisa lebih berat dari pelanggaran biasa!

Lihat juga

Selain Angkutan Logistik, Deretan Kendaraan Ini 'Kebal' Aturan Larangan Mudik

26/04/2020

Event - Promosi

3 menit

Angkutan logistik termasuk dalam pengecualian kendaraan yang tak dikenai larangan mudik. Tapi selain itu ada juga deretan kendaraan yang 'kebal' aturan mudik.

Lihat juga

Review Mitsubishi Xpander GLS AT 2018

13/08/2018

Editor rate:

Di antara semua keluarga Mitsubishi Xpander, varian GLS bisa dibilang varian ekonomis. Sekalipun masih 1 tingkat di atas GLX yang menjadi varian termurah, namun secara fitur ia bisa dibilang masih cukup relevan dan manusiawi. Apalagi sekarang sudah tersedia opsi transmisi otomatis, yang tentu saja semakin menambah daya tarik varian yang satu ini.

Lihat juga

Daftar Harga Nissan Terra & Promo terbaru November 2020

01/11/2020

Nissan

Nissan tawarkan promo menarik untuk Nissan Terra yang diluncurkan pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 lalu. Berapa Harga Nissan Terra saat ini dan apa saja promo yang disediakan untuk Nissan Terra terbaru?

Lihat juga
 
back to top